By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: BP Haji Minta Masukan PWNU Jatim soal Dam dan Revisi UU Haji
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > BP Haji Minta Masukan PWNU Jatim soal Dam dan Revisi UU Haji
Nahdliyyin

BP Haji Minta Masukan PWNU Jatim soal Dam dan Revisi UU Haji

07/01/2025 Nahdliyyin
SHARE

Surabaya, radar96.com – Wakil Kepala Badan Penyelenggara (BP) Haji RI Dr Dahnial Anzar Simanjuntak SE ME meminta masukan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur terkait fatwa soal pelaksanaan dam di Tanah Air dan masukan terkait Revisi UU Haji Nomor 8 Tahun 2019.

Hal itu disampaikannya kepada Ketua Tanfidziyah PWNU Jatim KH Abdul Hakim Mahfudz dan Wakil Rais Syuriah PWNU Jatim KH Abdul Matin Djawahir serta jajaran PWNU Jatim lainnya dalam kunjungan ke Kantor PWNU Jatim di Surabaya, Selasa.

“Kami minta fatwa NU agar dam bisa dipotong di dalam negeri. Kami sudah menyampaikan kepada Pemerintah Arab Saudi dan mereka mendorong hal itu agar haji punya dampak ekonomi melalui dam,” katanya yang pada hari yang sama juga melakukan kunjungan ke PW Muhammadiyah Jatim.

Selain soal dam, pihaknya juga ingin mendengar saran PWNU Jatim terkait revisi UU Haji Nomor 8/2019 agar urusan haji tidak hanya berdampak secara ritual, namun juga peradaban atau kebangsaan, terutama ukhuwah dan nasionalisme.

“Jadi, makna mabrur itu bukan hanya ritual, tapi ada kesalehan sosial dan makna untuk peradaban kebangsaan, sehingga haji akan memiliki makna tri-sukses yakni sukses ritual, sukses ekonomi dalam penyembelihan/dam atau makanan/kampung haji, dan sukses pasca-haji yang bersifat sikap sosial atau peradaban kebangsaan,” katanya.

Menurut dia, Presiden Prabowo ingin penyelenggaraan haji itu “satu pintu” melalui BP Haji, baik bidang katering, kesehatan, maupun bidang lain. “Pemerintah Arab Saudi juga memberi apresiasi ada badan khusus untuk mengurusi haji, mereka bilang bagus,” katanya.

Menanggapi harapan BP Haji itu, Ketua Tanfidziyah PWNU Jatim KH Abdul Hakim Mahfudz menegaskan bahwa ibadah haji memang harus membawa perubahan sikap, terutama sikap sebagai bangsa dengan meningkatkan kebersamaan, ukhuwah, dan persatuan.

“Dulu, KH Hasyim Asy’ari dan KH Ahmad Dahlan itu membangun nasionalisme melalui organisasi juga sepulang haji, jadi kedua pemimpin kita itu mengajarkan pentingnya haji bisa membangkitkan semangat ukhuwah, semangat nasionalisme,” katanya.

Terkait dampak ekonomis dari haji, pengasuh Pesantren Tebuireng, Jombang menilai hal itu sangat mungkin, karena jamaah haji dari Indonesia berjumlah paling besar, bahkan pada tahun 1980-an pernah mencapai 50 persen lebih dari jamaah haji di dunia.

“Jadi, haji itu tidak sekadar ritual, tapi kualitas ibadah pasca-haji yang meningkat dalam bentuk Ukhuwah Islamiyah/keagamaan, Ukhuwah Wathoniyah/kebangsaan, dan Ukhuwah basyariyah/kemanusiaan, jadi sesama bangsa dan makhluk Tuhan itu nggak musuhan,” katanya. (*/fpnu)

Iklan.

You Might Also Like

Patahkan Framing Negatif Laporan KPK, IKAPETE Jatim Sebut Marwah Alumni Tebuireng Kini Terang Benderang

Perkuat Kaderisasi Santri, ISNUQ Gelar PDO Perdana dengan 250 Peserta

FGD “Santri Next” HSN 2026, ISNU Jatim Dorong Kiprah Santri Warnai Transformasi Jatim

Presnas IKAPETE Kutuk Framing Negatif Terkait Halaqoh Qonun Asasi NU di Gedung MPR RI

Silaturahim dengan Dubes Mesir, PBNU Dorong Kolaborasi Pendidikan dan Dakwah

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Harlah Ke-102 NU Digelar di Jakarta, Gus Yahya Sebut 2 Program Prioritas di 2025
Next Article Dua Bulan Dibuka, Akses “Reservasi Online” SPM Masjid Al-Akbar mulai “Ramai”

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Patahkan Framing Negatif Laporan KPK, IKAPETE Jatim Sebut Marwah Alumni Tebuireng Kini Terang Benderang
Nahdliyyin
Perkuat Kaderisasi Santri, ISNUQ Gelar PDO Perdana dengan 250 Peserta
Nahdliyyin
FGD “Santri Next” HSN 2026, ISNU Jatim Dorong Kiprah Santri Warnai Transformasi Jatim
Nahdliyyin
Peringati HSN 2026, SMP Khadijah dan LKKNU Surabaya Adakan Bimbingan Santri Usia Sekolah
Milenial

You Might also Like

Nahdliyyin

12 Perubahan Penting AD/ART NU Hasil Muktamar Ke-35 Disosialisasikan

09/10/2026
Nahdliyyin

NU Care-LAZISNU Jatim Buka Pelatihan Vokasi Teknisi AC Bagi Santri/Kader

09/10/2026
Nahdliyyin

Ketua SC Halaqah Kebangsaan Qanun Asasi: “Tudingan Politisasi Adalah Fitnah Besar, Sangat Tidak Etis Mencatut Nama IKAPETE!”

09/10/2026
Nahdliyyin

Soal Kondisi NU, Prof Mas’ud Said: Jangan Ada Perpecahan dan Lima Elemen Potensial Ini Harus Dirangkul

08/10/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?