By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: PBNU Kecam Serangan terhadap Warga Sipil di Timur Tengah
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > PBNU Kecam Serangan terhadap Warga Sipil di Timur Tengah
Nahdliyyin

PBNU Kecam Serangan terhadap Warga Sipil di Timur Tengah

18/10/2026 Nahdliyyin
SHARE

Jakarta, radar96.com — Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin mengecam keras serangan terhadap warga sipil dan fasilitas sipil, termasuk bandara, menyusul meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah, khususnya antara kelompok Hutsi di Yaman dan Kerajaan Arab Saudi.

Gus Kikin menegaskan bahwa alasan politik, kekuasaan, maupun kepentingan militer tidak dapat dijadikan pembenaran untuk mengorbankan keselamatan manusia.

“Islam menempatkan keselamatan jiwa manusia sebagai nilai yang sangat luhur. Menjaga jiwa atau hifzh an-nafs merupakan salah satu tujuan utama syariat. Karena itu, tidak ada kepentingan politik atau kekuasaan yang boleh mengabaikan keselamatan warga sipil,” ujar Gus Kikin, Ahad (18/10/2026).

Atas nama PBNU, Gus Kikin juga menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga para korban, Pemerintah dan rakyat Arab Saudi, serta masyarakat dari berbagai negara yang menjadi korban serangan terhadap fasilitas sipil.

Ia secara khusus mengingatkan pentingnya menjaga keamanan dua kota suci, Makkah dan Madinah, termasuk menjamin keselamatan para jemaah haji dan umrah dari seluruh dunia, khususnya Indonesia.

“Tanah Suci harus dijauhkan dari segala bentuk ancaman kekerasan. Keselamatan para jemaah harus menjadi perhatian bersama. Haramain adalah amanah suci yang wajib dijaga oleh seluruh umat Islam,” kata dia.

Di sisi lain, Gus Kikin menyampaikan keprihatinan mendalam atas penderitaan rakyat Yaman yang selama ini menghadapi konflik berkepanjangan. PBNU mendesak agar akses bantuan kemanusiaan bagi masyarakat sipil dan para pengungsi dibuka seluas-luasnya tanpa hambatan.

Menurut Gus Kikin, kekerasan yang terus berbalas hanya akan memperpanjang penderitaan rakyat, memperluas kehancuran, dan semakin menjauhkan kawasan dari perdamaian.

“Perang tidak boleh menjadi jalan untuk menyelesaikan setiap perbedaan. Semua pihak harus menahan diri, menghentikan serangan, menghormati hukum humaniter internasional, dan kembali ke meja perundingan,” katanya.

PBNU mendorong Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), dan negara-negara kawasan mengambil langkah nyata untuk meredakan ketegangan dan membuka jalan penyelesaian melalui diplomasi.

PBNU juga mendukung Pemerintah Indonesia untuk terus berperan aktif dalam upaya diplomasi internasional guna mendorong perdamaian dan melindungi kepentingan kemanusiaan.

Gus Kikin juga mengingatkan agar konflik di Timur Tengah tidak ditarik menjadi pertentangan antarmazhab di tengah umat Islam, termasuk di Indonesia.

Menurutnya, konflik yang berlangsung merupakan persoalan politik dan perebutan kekuasaan, bukan pertentangan ajaran agama.

“Jangan sampai konflik politik di Timur Tengah berubah menjadi permusuhan antarumat Islam. Perbedaan mazhab tidak boleh dijadikan alasan untuk saling membenci, apalagi memecah belah persaudaraan,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh warga Nahdlatul Ulama untuk tetap menjaga ukhuwah Islamiyah, tidak mudah terprovokasi berbagai narasi sektarian, serta mengedepankan persaudaraan dan perdamaian.

Gus Kikin juga mengajak warga NU di seluruh Indonesia untuk memanjatkan doa bagi keselamatan Tanah Suci, para jemaah, serta seluruh masyarakat di kawasan Timur Tengah yang terdampak konflik.

“Di atas kepentingan politik ada nilai kemanusiaan. Di atas segala perbedaan ada persaudaraan. Dan di tengah berkecamuknya perang, tugas kita adalah terus menjaga harapan bagi lahirnya perdamaian,” kata Gus Kikin. (*/fpnu)

Iklan.

You Might Also Like

KH Zakariya Al Ansori Siap Pimpin PCNU Situbondo sebagai Amanah Pengabdian

Masyarakat Aceh Apresiasi PWNU-Lazisnu Jatim Bangun Kembali Tujuh Fasilitas Keagamaan

PW IKAPETE Jatim Apresiasi Putusan Dewan Pers, Minta Stop Penyebaran Fitnah Suap Muktamar ke-35 NU

NU Butuh Roadmap Penguatan Ekonomi Komunitas Untuk Kemandirian Organisasi

PW Muslimat NU Jatim Raih Penghargaan Gubernur atas Program Imunisasi

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) Bekerjasama Dengan Yayasan SASNU: “Islam Nusantara Pilar Peradapan Indonesia”

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) Bekerjasama Dengan Yayasan SASNU: “Islam Nusantara Pilar Peradapan Indonesia”
Sospol
Di UIN Khas Jember, Ketua LTN Bondowoso Tekankan Pentingnya Publikasi Ilmiah Berdampak
Sospol
KH Zakariya Al Ansori Siap Pimpin PCNU Situbondo sebagai Amanah Pengabdian
Nahdliyyin
Toko Sembako di Bondowoso Layani Transaksi Keuangan bagi Warga Tapen
Uncategorized

You Might also Like

Nahdliyyin

Awali HSN 2026, PWNU-LAZISNU Jatim Serahkan Bantuan Tujuh Bangunan ke PWNU Aceh

12/10/2026
Nahdliyyin

PWNU Jatim: Santri Dibutuhkan untuk Padukan Teknologi dengan Moral/Akhlak

11/10/2026
Nahdliyyin

Patahkan Framing Negatif Laporan KPK, IKAPETE Jatim Sebut Marwah Alumni Tebuireng Kini Terang Benderang

11/10/2026
Nahdliyyin

Perkuat Kaderisasi Santri, ISNUQ Gelar PDO Perdana dengan 250 Peserta

11/10/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?