By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Sambut Harlah 102 NU, MWC Jatirejo-Mojokerto Kunjungi Museum NU
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Sambut Harlah 102 NU, MWC Jatirejo-Mojokerto Kunjungi Museum NU
Nahdliyyin

Sambut Harlah 102 NU, MWC Jatirejo-Mojokerto Kunjungi Museum NU

29/01/2025 Nahdliyyin
SHARE

Surabaya, radar96.com/duta.co – Sedikitnya 150 warga nahdliyin, baik kultural maupun strultural dari Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, mengunjungi Museum NU, Rabu (29/1/25).

Dalam kunjungan itu, peserta didampingi Ketua MWCNU Drs H A Mansur, Drs H Sholeh (Syuriah MWCNU) serta Katib MWCNU KH Pitoyo. Tampak pula Bu Nyai Hj Uswatun Hasanah (Muslimat NU), Anik MK (Fatayat NU) dan Zaenal Farid (GP Ansor Jatirejo).

“Marhaban, selamat datang. Mungkin pertama kali, segenap pimpinan dan warga NU dari Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto bertamu ke Museum NU di Surabaya. Ikut bangga, panjenengan masih ada waktu untuk tadabbur mencari pengetahuan dan pemahaman lebih dalam tentang NU,” kata penjaga Museum NU, Ilham Maulana.

Mereka disambut langsung oleh Ketua Yayasan Museum NU, Mokhammad Kaiyis. Ia menjelaskan prosesi pembangunan gedung bundar Museum NU merupakan amanah Gus Dur yang dikerjakan oleh Cak Anam (Drs Choirul Anam), lalu diresmikan KH Sahal Mahfudz (Rais Aam PBNU) dan dipantau langsung oleh KH Yusuf Hasyim (Pak Ud) yang putra KHM Hasyim Asy’ari.

“Sekarang, kita berada di Gedung Bundar Museum NU. Di depannya, ada Astranawa (Bintang 9), di belakangnya ada guest house Kiai, dan di atas Museum NU rencananya ada menara rukyat. Di Museum NU kita bisa mempelajari dasar pemikiran para muassis NU dalam mendirikan organisasi ini,” jelas Kaiyis.

Menurut Kaiyis yang sehari-hari sebagai Pemred koran Duta Masyarakat itu, setidaknya ada tiga hal penting yang harus dipahami tentang NU.

Pertama, bahwa organisasi ini berdiri atas sokongan umat kepada ulama atau kiai kita. Pengorbanan umat dipatri dalam ianah syahriah (iuran bulanan) yang hari ini dikenal dengan koin (jumputan) nahdliyin. “Sekarang ada LazisNU. Tempat kita menyisihkan sebagian harta untuk perjuangan dan sosial,” jelas anggota Dewan Kehormatan PWI Jatim ini.

Kedua, pemahaman keagamaan (Islam) NU yang moderat menjadi pondasi kuat untuk membangun keutuhan NKRI. “Kita bisa saksikan naskah Resolusi Jihad. Semangat juang demi Indonesia ini, tidak bisa dinafikan. Adalah kiai-kiai NU yang berjibaku menyelamatkan kemerdekaan RI. Karena itu, jangan heran, kalau kemudian bagi nahdliyin: NKRI Harga Mati,” tegasnya.

Ketiga, adalah kiai-kiai NU yang berani mengirim utusan menghadap Raja Saud (tahun 1926) yang kemudian kita kenal dengan Komite Hijaz. Hasilnya, praktek kegamaan dengan diperbolehkannya penganut imam empat (madzahibil arbaah) di Arab Saudi, adalah jerih payah kiai-kiai kita.

“Kelompok Wahabi tidak boleh memonopoli tanah haram, Wahabi tidak boleh menguasai tanah haram (haromain) Makkah dan Madinah. Dan, sekarang kita bisa umroh serta haji dengan khusyuk di tanah suci. Kebijakan Arab Saudi ini bisa dinikmati umat Islam se-dunia,” tegasnya.

Tak kalah menarik adalah ‘ijazah’ khusus dari Gus Muhammad Nasrullah, instruktur PKPNU Jawa Timur, yang menjadi pembicara sebelum rombongan bertandang ke Sunan Ampel, Surabaya. “Mumpung masih di Museum NU, panjenengan bisa tawashul melalui para muassis NU agar seluruh keinginan mendapat ridho Allah Swt,” tegas Gus Nasrul. (*/duta.co)

Sumber: https://duta.co/pertama-sambut-halah-102-nu-mwc-jatirejo-kelilingi-museum-nu-1-gus-nasrul-beri-ijazah-ziarah-muassis

Iklan.

You Might Also Like

Santri Nurul Qarnain Asal Bondowoso Raih Juara 1 MQK Hari Santri Nasional 2026 Pemkab Jember

PCNU Surabaya Bantah Isu Suap dan Penyekapan pada Muktamar NU di Tambakberas

Usai Resepsi Hari Santri 2026, Gus Ipul Buka Suara Soal Laporan Riswah Cabang ke KPK

Kado Istimewa Hari Santri, S2 Pendidikan Dasar Unusa Raih Akreditasi Unggul

PWNU Jatim Sambut Pataka Resolusi Jihad dan Pasukan Napak Tilas Jombang-Surabaya

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Prof Saiful Jazil: Isra’ Mi’raj itu perjalanan penuh tamsil/hikmah
Next Article Lesbumi PWNU Jatim Ingatkan Nafas Sufistik Sambut Muktamar Kebudayaan Nusantara 2025

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Peringati Hari Santri dengan Bershalawat Penuh Semangat Cinta Nabi
Sospol
Hari Santri, SMP Khadijah Surabaya Adakan “Gema Santri Khadijah 2026” Ingatkan Tradisi Pesantren
Milenial
Hari Santri, Lapas Bondowoso dan Ponpes Walisongo Situbondo Teken PKS Pembinaan Tahfidz Al-Qur’an
Sospol
Santri Nurul Qarnain Asal Bondowoso Raih Juara 1 MQK Hari Santri Nasional 2026 Pemkab Jember
Nahdliyyin

You Might also Like

Nahdliyyin

MWCNU Sukodono Bersama Pemerintah Kecamatan Gelar Munajat Raya Sambut Hari Santri

22/10/2026
Nahdliyyin

Berkah Peringatan HSN 2026 NU Ranting Banjarwati, Omzet Pedagang UMKM Meningkat

22/10/2026
Nahdliyyin

Hari Santri 2026, PWNU Jatim dan PCNU Surabaya Ziarah ke Makam Pencipta Lambang NU

20/10/2026
Nahdliyyin

PWNU Jatim Meriahkan Hari Santri dengan “Liga HSN 2026” pada 27-31 Oktober

19/10/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?