By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: NU Boyolangu-Tulungagung akhiri kegiatan rutinan pada awal Sya’ban
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > NU Boyolangu-Tulungagung akhiri kegiatan rutinan pada awal Sya’ban
Nahdliyyin

NU Boyolangu-Tulungagung akhiri kegiatan rutinan pada awal Sya’ban

07/02/2025 Nahdliyyin
SHARE

Boyolangu, Tulungagung, radar96.com –
Bertepatan dengan minggu pertama bulan sya’ban, Ranting NU Desa Gedangsewu, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, menutup/akhir kegiatan rutinan silaturahmi MWC (Majelis Wakil Cabang) NU Boyolangu dan NU Ranting se wilayah kecamatan Boyolangu (4/2/2025).

Bertempat di Balai Desa Gedangsewu, kegiatan setiap bulan (jawa : selapan) sekali tersebut di ikuti ratusan jamaah yang terdiri dari seluruh jajaran Pengurus Harian MWC, pengurus lembaga, banom serta pengurus ranting NU se Kecamatan Boyolangu.

Sebelum musyawarah silaturahmi dimulai, acara diawali terlebih dahulu dengan mengumandangkan lagu Indonesia Raya serta bait lirik Ya Lal Wathon ciptaan KH. Wahab Hasbulloh.

KH. Nasihudin Alwi, selaku Rois Syuriah MWC NU Boyolangu menyampaikan beberapa hal mengenai nilai kebaikan yang terdapat dalam kemulyaan bulan sya’ban.

Menurut KH. Nasih, bulan Sya’ban adalah bulan dimana Allah SWT dengan rahmad Nya akan menjadikan manusia berbebas dari siksa api neraka, yang dikecualikan bagi 5 golongan.

Lima golongan yaitu :
Musyrik atau menyekutukan Allah,
Seseorang yang masih bermusuhan terhadap sesama lainnya, dan Seseorang yang memiliki sifat kesombongan atas segala hal yang dimiliki.

Selain itu, seseorang yang memutuskan silaturahmi, dan pemabuk yang senantiasa minum minuman keras.

KH Nasih menambahkan bahwa Sayyid Alwi Al Maliki dalam salah satu kitab karangannya menjekaskan, bulan sya’ban adalah bulan diangkatnya seluruh amal manusia secara besar besaran selama kurun waktu satu tahun.

Sebelumnya, Ketua Ranting NU Desa Gedangsewu, Miswan, menyampaikan pentingnya tali silaturahmi karena merupakan perwujudan dari menjaga keutuhan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sementara itu, dalam tausiahnya, KH. Anang Muhsin sekaligus Wakil Rois Syuriah PCNU Kabupaten Tulungagung menerangkan mengenai kebiasaan masyarakat jawa, dimana sebelum memasuki bulan ramadhan selalu melaksanakan selamatan (jawa : megengan) dan ziarah kubur.

Disampaikan oleh KH. Anang Muhsin, bahwa amalan tersebut tidak bertentangan dengan hukum agama. Karena diqiyaskan pada apa yang disampaikan Nabi Muhammad SAW dalam hadistnya “Man Fariha Biduhuni Ramadhan, Harramallahu Jasadahu ‘alan Niran”.

“Barang siapa bersuka cita atas datangnya bulan ramadhan, maka Alloh mengharamkan jasad seseorang tersebut dari api neraka”, terang KH. Anang (4/2).

Dijelaskan oleh KH. Anang, melakukan selamatan sebelum datangnya bulan ramadhan mempunyai korelasi dengan hadist Nabi Muhammad tersebut. Dimana selamatan di akhir sya’ban (sebelum ramadhan) merupakan ungkapan rasa bahagia masyarakat jawa sehingga memberikan sedekah kepada sesama dan lingkungan dengan melaksanakan selamatan. (*/mlq)

Iklan.

You Might Also Like

Hari Pertama, 300 Penggembira Sambangi Posko PCNU Sidoarjo di Lokasi Muktamar

Prabowo Minta Kartu NU

Sambut Muktamar NU ke-35, PW IKAPETE Jatim Siap Gelar Muswil dan Rumuskan Rekomendasi Strategis

Buka Pameran Ribuan Turots Muktamar, Gubernur Jatim: UINSA buka Prodi Pasca SarjanaTurots

Ribuan Siswa-Guru “Khadijah” Surabaya Semarakkan “Sholawat Merah Putih 2026”

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Tim PHBI Tarakan-Kaltara ingin tiru “konsep lingkungan” Masjid Al-Akbar
Next Article NU Jatim Harapkan ISNU Jatim jadi Barometer ISNU Nasional

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

GEGERAN DULU GERGERAN KEMUDIAN
Kolom
Muktamar NU : Pembukaan Gemilang, Jangan Sampai Pelaksanaan Kehilangan Marwah.
Kolom
Ternyata NU Rame di Luar, Solid di Dalam
Kolom
MENJAGA MUKTAMAR NU KE-35 SEBAGAI TUNTUNAN DAN HIKMAH
Kolom

You Might also Like

Nahdliyyin

Perkuat Hubungan Antar-Pesantren, Gus Kikin Silaturahim ke Pesantren Nurul Jadid, Probolinggo

23/08/2026
Nahdliyyin

Selama Muktamar 35 NU, MWCNU Mulyorejo-Surabaya Buka Posko Kesehatan Gratis di Tambakberas

23/08/2026
Nahdliyyin

PWNU Sumbar Apresiasi Gus Kikin soal Revitalisasi Qanun Asasi dan Program Pendidikan-Ekonomi

22/08/2026
Nahdliyyin

Jelang Muktamar NU di Tambakberas, Mbah Wahab Dianugerahi Gelar Bapak ISHARI

20/08/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?