Bondowoso, radar96.com – Bupati Bondowoso, KH Abdul Hamid Wahid (Gus Hamid), melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kantor Konsulat Jenderal Republik Rakyat China (RRC) di Surabaya untuk menjajaki kerja sama.
“Kami datang ke kantor Konsulat Jenderal RRC di Surabaya pada Jumat (14/3) lalu, sekaligus kami mengundang untuk Konsul untuk mengunjungi Bondowoso,” kata Gus Hamid dalam keterangannya di Bondowoso, Sabtu.
Pada hari yang sama (14/3), Konsul Jenderal RRC di Surabaya Xu Yong juga menemui Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur di Gedung PWNU Jatim, Surabaya, juga untuk menjalin kerja sama.
Saat bersilaturrahmi ke Konjen RRC di Surabaya itu, Gus Hamid didampingi Penjabat (PJ) Sekda Bondowoso, Fathur Rozi, dan Ketua TP PKK Kabupaten Bondowoso, Khodijatul Qodriyah, namun saat di PWNU, Konsul RRC Xu Yong diterima langsung oleh Ketua PWNU Jatim KH Abdul Hakim Mahfudz bersama Wakil Rais Syuriah PWNU KHA Matin Djawahir.
Dalam pertemuan antara Bupati KHA Hamid Wahid dengan Konsul Jenderal RRC, Xu Yong, dalam suasana akrab itu, Gus Hamid menjelaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari silaturahmi biasa.
Konsul RRC Xu Yong menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya Gus Hamid sebagai Bupati Bondowoso dan dirinya berminat untuk mengetahui lebih dalam tentang potensi yang dimiliki oleh Kota Tape.
“Di akhir pertemuan, Konjen RRC ini mengatakan suatu saat akan mengunjungi Bondowoso untuk melihat dari dekat potensi yang dimiliki kota yang pemerintahannya awal kali dibabat oleh Ki Ronggo,” kata Gus Hamid, mengutip Konsul RRC, Xu Yong.
Ia berharap kunjungan Xu Yong ke Bondowoso itu dapat membuka peluang kerja sama antara Bondowoso dan RRC, terutama dalam bidang ekonomi, budaya, dan pariwisata.
“Ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan hubungan internasional dan memperkenalkan potensi daerah kepada dunia luar, sekaligus menjadi momentum bagi masyarakat Bondowoso untuk lebih mengenal budaya dan peluang yang ditawarkan oleh RRC,” katanya.
Dengan adanya pertukaran budaya dan informasi, diharapkan dapat memperkaya khasanah pengetahuan serta membuka peluang baru bagi perkembangan daerah, termasuk dengan RRC, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program kerja sama yang saling menguntungkan.
Dalam dialog dengan PWNU Jatim, Konsul Xu Yong menjelaskan Pemerintah Tiongkok saat ini membangun modernisasi dan globalisasi, tapi modernisasi dan globalisasi ala Tiongkok itu peradaban yang menjaga keseimbangan antara material dan spiritual, serta peradaban yang menjamin kesetaraan dan kemanfaatan bersama.
“Tahun 2024, perekonomian di Tiongkok cukup stabil di kisaran 5 persen dan kami mencapai peringkat ke-4 ekonomi terbesar di dunia, sehingga kami mampu menyerap lapangan kerja hingga ratusan juta pekerja dan kami siap berbagi peluang dengan negara sahabat,” kata Xu Yong yang juga menyerahkan bantuan 200 paket sembako menyambut Ramadhan 1446 H melalui PWNU Jatim.
Dalam kesempatan itu, Ketua PWNU Jatim KH Abdul Hakim Mahfudz menyampaikan terima kasih atas kunjungan Konsul Jenderal RRC ke PWNU dan juga atas sumbangan kepada masyarakat melalui PWNU Jatim. Pihaknya siap menjalin kerja sama dengan pihak RRC, baik dengan kepengurusan NU di seluruh Jatim maupun dengan pesantren di Jatim. (*/emy)



