By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Gus Yahya: Jadi Pengurus NU itu bukan soal Viral
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Gus Yahya: Jadi Pengurus NU itu bukan soal Viral
Nahdliyyin

Gus Yahya: Jadi Pengurus NU itu bukan soal Viral

25/03/2025 Nahdliyyin
SHARE

Surabaya, radar96.com – Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf menegaskan bahwa menjadi pengurus NU itu bukan soal ingin viral/terkenal atau berkuasa/kekuasaan.

“Jadi, kita ber-NU itu awalnya perlu bertanya, kita itu mau apa? Apa mau berkuasa dengan segala cara, tentu bisa saja, tapi apa ya tega,” katanya dalam Gebyar Ramadhan PWNU Jatim di Surabaya, Selasa.

Acara yang dihadiri pengurus NU se-Jatim itu juga dihadiri Sekjen PBNU dan Mensos H Syaifullah Yusuf, Gubernur Jatim Hj Khofifah Indar Parawansa dan Kepala BPN Jatim Dr Asep Heri (Panglima Wakaf PWNU).

“Kalau bukan kekuasaan, apa mau jadi pusat viral, yang juga mudah saja, tinggal pake buzzer. Terakhir, apa mau jadi orang yang manfaat. Ini soal pilihan,” kata Gus Yahya yang sempat menyerahkan sertifikasi wakaf kepada sembilan PCNU di Jatim.

Namun, Gus Yahya menyarankan agar siapapun yang menjadi pengurus NU untuk kembali ke persepsi para muassis/pendiri NU yang berikhtiar untuk kemaslahatan umat secara umum.

“Saya sendiri sudah mendedikasikan diri untuk menjadi tukang masak yang dirasakan enak bagi siapapun, meski selera beda-beda. Sebagai tukang masak, saya membangun konsolidasi yang jadi, tata kelola yang lebih baik. Yang penting, orang jam’iyah/organisasi ya berperilaku jam’iyah/prosedural,” katanya.

Pandangan senada juga diungkapkan Katib Aam PBNU KH Akhmad Said Asrori. “Ber-NU itu ya niat berkhidmat kepada umat secara Lillaahi Ta’ala dan mengharapkan ridho Allah, karena NU itu organisasi yang sudah on the track dengan tuntunan para kiai,” katanya.

Sementara itu, Ketua PWNU Jatim KH Abdul Hakim Mahfudz (Kiai Kikin) menyatakan nilai penting dari Ramadhan adalah kebersamaan dalam bentuk silaturahmi dan empati kepada sesama. “Kebersamaan itu penting untuk bangsa ini,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Kepala BPN Jatim Dr Asep Heri yang didaulat para ulama PWNU Jatim sebagai “Panglima Wakaf” sejak 25 Februari 2025 itu melaporkan hasil ikhtiar Satgas Percepatan Wakaf Tanah selama satu bulan terakhir.

“Sejak dipercaya para kiai menjadi Panglima Wakaf, satgas percepatan tanah wakaf yang saya pimpin telah bekerja dan berkolaborasi dengan 39 kantor untuk target 80.000 sertifikat selama 2025,” katanya.

Hingga kini, 59.418 berkas yang mayoritas milik organisasi NU telah teridentifikasi dalam tiga fakta yakni bukti sertifikasi yang lengkap, bukti sertifikasi yang tidak lengkap, dan bukti sertidikasi yang tidak ada.

“Sore ini sudah ada 3.705 sertifikat yang selesai. Yang maju dan paling cepat ada pada sembilan kantor BPN, yakni Tuban, Kabupaten Probolingggo, Lamongan, Pacitan, Kabupaten Kediri, Nganjuk, Jombang, Lumajang, dan Kabupaten Pasuruan,” katanya. (*/fpnu)

Iklan.

You Might Also Like

Santri Nurul Qarnain Asal Bondowoso Raih Juara 1 MQK Hari Santri Nasional 2026 Pemkab Jember

PCNU Surabaya Bantah Isu Suap dan Penyekapan pada Muktamar NU di Tambakberas

Usai Resepsi Hari Santri 2026, Gus Ipul Buka Suara Soal Laporan Riswah Cabang ke KPK

Kado Istimewa Hari Santri, S2 Pendidikan Dasar Unusa Raih Akreditasi Unggul

PWNU Jatim Sambut Pataka Resolusi Jihad dan Pasukan Napak Tilas Jombang-Surabaya

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Qiyamul Lail, puluhan ribu jamaah berburu “Lailatul Qodar” di Masjid Al-Akbar
Next Article Sembilan PCNU di Jatim Terima 3.705 Sertifikat Wakaf Tercepat

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Yabika Peringati Hari Santri dengan Bershalawat Penuh Semangat Cinta Nabi
Sospol
Hari Santri, SMP Khadijah Surabaya Adakan “Gema Santri Khadijah 2026” Ingatkan Tradisi Pesantren
Milenial
Hari Santri, Lapas Bondowoso dan Ponpes Walisongo Situbondo Teken PKS Pembinaan Tahfidz Al-Qur’an
Sospol
Santri Nurul Qarnain Asal Bondowoso Raih Juara 1 MQK Hari Santri Nasional 2026 Pemkab Jember
Nahdliyyin

You Might also Like

Nahdliyyin

MWCNU Sukodono Bersama Pemerintah Kecamatan Gelar Munajat Raya Sambut Hari Santri

22/10/2026
Nahdliyyin

Berkah Peringatan HSN 2026 NU Ranting Banjarwati, Omzet Pedagang UMKM Meningkat

22/10/2026
Nahdliyyin

Hari Santri 2026, PWNU Jatim dan PCNU Surabaya Ziarah ke Makam Pencipta Lambang NU

20/10/2026
Nahdliyyin

PWNU Jatim Meriahkan Hari Santri dengan “Liga HSN 2026” pada 27-31 Oktober

19/10/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?