By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Gubernur Khofifah Optimis Dokter Gigi Tersebar di Puskesmas se-Jatim
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Gubernur Khofifah Optimis Dokter Gigi Tersebar di Puskesmas se-Jatim
Sospol

Gubernur Khofifah Optimis Dokter Gigi Tersebar di Puskesmas se-Jatim

16/05/2025 Sospol
SHARE

Kota Surabaya, radar96.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa optimis ketersediaan dokter gigi akan tersebar merata di seluruh Puskesmas guna dapat melayani masyarakat Jawa Timur.

Hal itu disampaikan Gubernur Khofifah saat menghadiri pembukaan Kongres Nasional Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) XXVIII Tahun 2025 di Grand City Surabaya, Kamis (15/5).

Dalam kesempatan ini, Khofifah menjelaskan, berdasarkan data SISDMK per 30 Maret 2025, belum semua Puskesmas di Jawa Timur memiliki 9 jenis tenaga medis dan tenaga kesehatan secara lengkap, termasuk dokter gigi yang menjadi kebutuhan wajib.

Saat ini, terdapat 45 Puskesmas masih mengalami kekosongan tenaga dokter gigi. Khofifah pun berupaya dengan mengkomunikasikan hal tersebut kepada Bupati/Wali Kota yang di Puskesmasnya masih terkendala kekosongan dokter gigi.

“Dengan sebaran 8.031 dokter gigi di fasilitas pelayanan kesehatan di Jawa Timur, diharapkan kekosongan tenaga dokter gigi di Puskesmas dapat segera terpenuhi,” harapnya.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Khofifah mengajak Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) bersama pemerintah daerah memperkuat sinergi untuk menuntaskan permasalahan kesehatan khususnya gigi dan mulut bagi masyarakat Jawa Timur.

Menurut Khofifah, permasalahan kesehatan gigi tidak bisa dikesampingkan karena membutuhkan pendekatan yang komprehensif. Sehingga, peran dokter gigi dalam edukasi hingga perawatan menjadi hal yang sangat penting.

“Saya mengajak seluruh dokter gigi bersinergi, meningkatkan kinerja dengan semangat baru serta berkontribusi bagi kesehatan gigi dan mulut bagi masyarakat Jawa Timur,” ujarnya.

Pendekatan komprehensif tersebut dimulai dari peningkatan kesadaran masyarakat melalui edukasi, perbaikan perilaku hidup bersih dan sehat, hingga peningkatan akses serta kualitas layanan kesehatan gigi di semua lapisan masyarakat.

“Ini sejalan dengan transformasi kesehatan, yang menekankan pentingnya upaya promotif dan preventif, sehingga peran PDGI sangat dibutuhkan guna mendukung peningkatan kesehatan masyarakat. Semoga PDGI terus bisa memberikan layanan terbaik bagi masyarakat,” imbuhnya.

Khofifah berpesan kepada para dokter gigi peserta Kongres PDGI XXVIII agar memperkuat sinergi dan kolaborasi demi kemajuan dunia kedokteran gigi di Indonesia. Melalui gotong royong, kolaborasi dan sinergi ia yakin upaya mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera, dan generasi masa depan yang lebih unggul akan lebih mudah direalisasikan.

“Mari kita jadikan momentum ini untuk memperbarui tekad dan komitmen, dan menempatkan isu kesehatan sebagai prioritas utama dalam agenda pembangunan,” ajaknya.

Lebih lanjut disampaikan Khofifah, pemenuhan tenaga kesehatan, penguatan sistem jaminan kesehatan, dan pengembangan teknologi kesehatan terus didorong guna memastikan layanan kesehatan semakin optimal dan berdaya saing. Tantangan lain yang juga perlu diperhatikan adalah aksesibilitas, pemerataan, dan kualitas layanan kesehatan, yang masih belum sepenuhnya terjangkau oleh seluruh masyarakat.

“Masalah gizi terutama stunting yang berdampak pada masa depan anak, serta kesehatan ibu dan anak, masih menjadi pekerjaan rumah besar yang harus diselesaikan,” tegasnya.

Khofifah menyampaikan penyelesaian permasalah kesehatan tidak akan berhasil tanpa partisipasi aktif dan kolaborasi dari seluruh elemen. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, Tenaga medis dan para medis serta seluruh profesional di bidangnya, adalah garda terdepan.

“PDGI harus terus memainkan peran sentral dalam memajukan profesi kedokteran gigi, melindungi kepentingan anggotanya, menginspirasi aksi nyata, merumuskan langkah-langkah konkret terutama demi kemajuan kesehatan gigi dan mulut masyarakat, tutupnya.

Hadir dalam pembukaan Kongres Nasional PDGI XXVIII Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan RI Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, Wakil Menteri Kesehatan RI Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono, Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia Drg. Usman Sumantri serta peserta seluruh Indonesia. (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

KHR Achmad Azaim Ibrahimy: Muharram, Momentum Menata Hati dan Menguatkan Ukhuwah

Konjen China di Surabaya Panen Melon di Masjid Al-Akbar

Apatis atau Peduli? Diskusi UKSW Menguji Masa Depan Gerakan Mahasiswa

BAZNAS Bondowoso Perkuat Akses Pendidikan

PDUF MUI Jatim Gelar Doa untuk Negeri, Kobarkan Optimisme Menuju Indonesia Emas

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Gelar Karya PPG se-Jawa Timur Pertama, Unusa Raih Beberapa Juara
Next Article Gandeng ESQ Corp, Gubernur Khofifah Siapkan Pelatihan Talent DNA untuk Kepala Sekolah dan ASN

Advertisement


Iklan.

Berita Terbaru

KHR Achmad Azaim Ibrahimy: Muharram, Momentum Menata Hati dan Menguatkan Ukhuwah
Sospol
Wisuda Tahfidz Juz 30 Warnai Pelepasan siswa kelas 6 SD Al Islam Surabaya
Milenial
Konjen China di Surabaya Panen Melon di Masjid Al-Akbar
Sospol
Apatis atau Peduli? Diskusi UKSW Menguji Masa Depan Gerakan Mahasiswa
Sospol

You Might also Like

Sospol

Umaha dan YPM Gaungkan Revolusi Hijau Nusantara Melalui Karnaval Akbar 1 Muharram

16/06/2026
Sospol

Tahun Baru Islam 2026, Gubernur Khofifah Resmikan “FishTech” di Masjid Al-Akbar

16/06/2026
Sospol

Ciptakan Ekosistem Ilmiah, MUI Kota Probolinggo Buat Program Terobosan Kolaborasi dengan Unuja Terbitkan Jurnal Ilmiah Bereputasi

14/06/2026
Sospol

Gus Lilur Desak Dirjen Bea Cukai Dicopot

14/06/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?