Tulungagung, radar96.com – Warga Tulungagung patut bergembira, sebab di wilayah ini akan dimulai operasional 6 SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) baru. Pada 19 Agustus lusa, 6 ornag SPPI (Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia) akan mulai bertugas sebagai Kepala SPPG-SPPG tersebut.
Mereka adalah Sebrina Mahardika di SPPG di Polres Tulungagung, Sambirobyong, Sumbergempol; Nova Auliyatul Rosyid di SPPG Pakel, Sukoanyar; Nur Rahman di SPPG Karangrejo; Haris Yusuf Akbar di SPPG Rejotangan; Kiki Jaya H di SPPG Sumberdadi, Sumbergempol; Apip Hoerudin di SPPG Tanggung, Campurdarat.

Pada Ahad (17/8) para SPPI itu menggelar istighosah di Pondok Pesantren Al Azhaar Kedungwaru, Tulungagung. Menurut Korwil SPPG Kabupaten Tulungagung, Sebrina Mahardika, istighosah tersebut merupakan ikhtiar batin demi untuk kelancaran selama menjalankan tugas di dapur sehat BGN (Badan Gizi Nasional).
“Kami berkumpul atas dasar semangat kebersamaan dan spiritualitas, SPPI, para ahli gizi, dan akuntan. Kegiatan ini bertujuan untuk memohon kemudahan dan keberkahan dalam menjalankan tugas-tugas harian yang semakin kompleks dan strategis,” jelas Sebrina.
Istighosah dipimpin oleh Kiai Abidin, Wakil Kepala SMA Al Azhaar Kedungwaru. Tampak para SPPI, ahli gizi, dan akuntan mengikuti dengan penuh khusyuk.
Pengasuh Pesantren Al Azhaar Kedungwaru, KH Imam Mawardi Ridlwan pada Ahad (17/8) menyampaikan bahwa amanah yang diemban oleh para Kepala SPPG, ahli gizi, dan akuntan adalah amanah negara. “Istighosah ini sebagai upaya menguatkan spiritual tim dalam menjalankan tugas mengoperasikan SPPG,” tuturnya.
Lebih lanjut Abah Imam, yang juga Wakil Ketua Lembaga Dakwah (LD) PWNU Jawa Timur, menyampaikan bahwa berkhidmat di dapur SPPG dalam program MBG oleh BGN merupakan ibadah yang membutuhkan kesungguhan, keikhlasan, dan sinergi.
“Semoga melalui istighosah ini akan memperkuat komitmen mereka dalam melayani penerima manfaat MBG,” lanjut Abah Imam penuh harap.



