By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Lesbumi PWNU Jatim Gelar “Pesta Puisi Kemerdekaan di Ujung Bulan”
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Lesbumi PWNU Jatim Gelar “Pesta Puisi Kemerdekaan di Ujung Bulan”
Nahdliyyin

Lesbumi PWNU Jatim Gelar “Pesta Puisi Kemerdekaan di Ujung Bulan”

30/08/2025
SHARE

Surabaya, radar96.com – Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (LESBUMI) PWNU Jawa Timur menggelar acara “Pesta Puisi Kemerdekaan di Ujung Bulan” di Aula KH Bisri Syansuri, PWNU Jawa Timur, Surabaya, pada 31 Agustus 2025, pukul 13.00 WIB.

“Kami sengaja mengumpulkan para seniman dalam memeriahkan HUT Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia kita tercinta pada akhir bulan. Hal ini lazim bagi warga Nahdliyin, peringatan harlah misalnya, termasuk peringatan Proklamasi Kemerdekaan Bangsa kita ini,” kata Sekretaris LESBUMI PWNU Jatim, Ning Nabila Dewi Gayatri, dalam keterangannya di Surabaya, Sabtu.

Para seniman, terutama dari Lesbumi NU dari sejumlah daerah pun siap hadir, seperti dari Sidoarjo, Bangil, Jombang, Gresik, dan tentu saja dari Surabaya.

“Sengaja kami rancang untuk memeriahkan Tujuhbelasan namun tidak kehilangan hikmah dari kegiatan ini,” tutur Gus Wildan K. Amrullah, panitia kegiatan ini yang juga Bendahara Lesbumi PWNU Jawa Timur.

Acara ini juga menandai Peluncuran Buku Puisi “Pengantin Bulan Domba” karya Didik Wahyudi, yang alumni Unesa dan selama ini dikenal aktif berteater lewat Teater Institut Surabaya.

Didik Wahyudi, turut dalam produksi klips Museum Nahdlatul Ulama (NU) yang disutradarai Riadi Ngasiran (kini Ketua Lesbumi PWNU Jawa Timur), saat diresmikan KH Abdurrahman Wahid pada Desember 2004.

Sejumlah Penyair akan hadir, baik tingkat Nasional maupun Jawa Timur. Mereka adalah Mardi Luhung, Mashuri, Ribut Wijoto, Aji Ramdhan, Kiai Chalim Kohari, Muhammad Choiri, Haidar Hafiiz, dan sebagainya.

Ada juga Presiden Penyair Jawa Timur, Aming Aminoedhin dan Widodo Basuki, serta A. Muttaqien, siap hadir memeriahkan agenda terbuka untuk umum ini di Surabaya.

Penyair dan Pesan Mbah Hasyim

Para seniman Lesbumi NU, banyak berkiprah di berbagai bidang dan berprestasi secara nasional. Mardi Lulung, misalnya, tinggal di Gresik sebagai Guru, karya-karyanya dikenal dalam konstelasi Sastra Indonesia secara nasional, termasuk juga Mashuri, sebagai Penyair Nasional yang sehari-hari sebagai peneliti BRIN.

Bersama sejumlah penyair Nasional, Mardi Luhung belum lama ini tampil dalam acara di Museum Islam Indonesia KH. M. Hasyim Asy’ari, Tebuireng Jombang. Pada kesempatan itu, disaksikan pula KH Abdul Hakim Mahfudz atau Kiai Kikin (Ketua PWNU Jawa Timur yang juga Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Jombang).

“Saya memang tidak pernah nyantri di Tebuireng. Tapi, saya selalu rindu hadir di Tebuireng. Alhamdulillah, saya berkesempatan ziarah ke makam Hadlratussyaikh Muhammad Hasyim Asy’ari,” kesan Mardi Luhung.

Sebagai bagian dari Nahdliyin, Mardi Luhung mengingatkan warga NU agar masuk NU melalui pintunya, tidak lewat jendela. “Dalam Qanun Asasi NU, Risalah Mbah Hasyim mengingatkan tentang ilmu agama yang bersanad itu. Jadi, tanpa sanad kita bisa masuk NU tapi lewat jendela,” tutur Penyair “Ciuman Bibirku yang Kelabu” ini. (*/fpnu)

Iklan.

You Might Also Like

Pertama Kali, LPTNU Award 2026 Apresiasi Ilmuwan dan Akademisi PTNU

PW Muslimat NU Jatim: Fenomena Hilangnya Cinta Butuhkan “Karakter Pecinta”

UPZIS LAZISNU Bringinbendo Gelar Santunan Anak Yatim Rutin Tahunan

LTN PWNU Jatim: Ramadhan juga Puasa Tebar Konten Tidak Saleh

LPTNU Jatim Minta Intelektual NU Kembangkan Dakwah Berbasis Riset

Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Tim NU Peduli Kunjungi Keluarga Affan Kurniawan, Berikan Santunan Rp100 Juta dan Beasiswa Pendidikan
Next Article Pemdes Sambibulu Luncurkan E-LBH utuk Warga Miskin

Advertisement



Berita Terbaru

BPP MAS Terima Sertifikat Merek “Al-Akbar Ngaji Soccer”
Sospol
Pertama Kali, LPTNU Award 2026 Apresiasi Ilmuwan dan Akademisi PTNU
Nahdliyyin
15.000-an Jamaah Qiyamul Lail Semarakkan Malam 21 Ramadhan di Masjid Al-Akbar
Sospol
Gubernur Khofifah Saksikan Final “Marbot Soccer League” di ASC Masjid Al-Akbar
Sospol

You Might also Like

Nahdliyyin

Wakil Ketua Umum PP ISNU Tekankan Pentingnya “Spiritualitas Modern”

03/03/2026
Nahdliyyin

Alim Markus Bantu 1.500 Paket Sembako Ramadhan dan LAZISNU Jatim Santuni 40 Yatim

03/03/2026
Nahdliyyin

Sahur Keliling, Nyai Sinta Nuriyah Ajak Dhuafa dan Kaum Marjinal

01/03/2026
Nahdliyyin

Ketua Lesbumi PWNU Jatim: Akun Medsos masih asal “njeplak”

01/03/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?