By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: RMI NU Jatim Bantah Eksploitasi Santri dan Bantuan di Pesantren Al-Khoziny
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > RMI NU Jatim Bantah Eksploitasi Santri dan Bantuan di Pesantren Al-Khoziny
Nahdliyyin

RMI NU Jatim Bantah Eksploitasi Santri dan Bantuan di Pesantren Al-Khoziny

02/10/2025
SHARE

Surabaya, radar96.com – Pengurus Wilayah (PW) Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) atau Ikatan Pesantren di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Timur membantah adanya eksploitasi santri dan bantuan di Pondok Pesantren (PP) Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Jatim.

“Tidak ada eksploitasi santri di Al-Khoziny, karena tradisi roan (kerja bakti) itu ada di semua pesantren, bukan cuma Al-Khoziny,” kata Wakil Sekretaris PW RMI NU Jawa Timur, Ahmad Firdausi, dalam diskusi/pertemuan di Kantor TV9, Surabaya, Kamis.

Didampingi Sekretaris NUcare LazisNU Jawa Timur, Moch Rofi’i Boenawi, ia menjelaskan “roan” itu merupakan bukti adanya gotong royong dan semangat kebersamaan di kalangan pesantren, yang kedepan perlu melibatkan tim teknis terkait bangunan/gedung.

“Kami di pesantren mempunyai tradisi ketaatan kepada guru yang luar biasa, karena kiai dan bu nyai itu 24 jam memikirkan santri, bahkan mereka yang meninggal dunia pun masih dipikirkan dengan kiriman doa melalui tahlil dan doa bersama,” katanya.

Tidak hanya itu, RMI Jatim juga membantah informasi tentang adanya eksploitasi bantuan oleh pengasuh pesantren, karena pengasuh hanya “wasilah” (jembatan). “Tidak ada eksploitasi bantuan itu, semuanya disalurkan pengasuh kepada korban dan masyarakat serta keluarga korban, karena kami mendampingi semua proses dalam musibah ini,” katanya.

Bahkan, keluarga pengasuh pesantren juga tersebar di beberapa rumah sakit untuk membantu santri yang dirawat hingga sembuh dan dipulangkan. “Kemarin (1/10), keluarga korban yang dari Bangka Belitung juga dibantu proses kargo jenazah dan pemulangan, tapi keluarga korban menolak, karena ikhlas dan pesantren dinilai lebih membutuhkan untuk rehabilitasi/evakuasi,” katanya.

Hal yang sama juga ditegaskan Sekretaris NUcare LazisNU Jawa Timur, Moch Rofi’i Boenawi, yang juga alumni PP Al Khoziny. “Sejak Selasa (30/9), PBNU, PWNU, dan PCNU melalui Lazisnu dan RMI sudah melakukan mitigasi di lapangan untuk wali penyintas dan juga di beberapa rumah sakit, bahkan kami juga mendampingi pengasuh pesantren ke rumah sakit dan rumah korban,” katanya.

Terkait mitigasi di lapangan, pihaknya sudah membuka dapur umum untuk keluarga korban, petugas, dan pengunjung. Pihaknya juga sudah membuka posko pengaduan dan donasi. Hingga Kamis (2/10), donasi masyarakat lewat Lazisnu sudah terkumpul Rp160 juta dan didistribusikan ke korban dan proses mitigasi di lapangan.

“Hari ini (2/10) mulai ada evakuasi dengan alat berat. Kemarin (1/10) ditemukan lima korban hidup dan dua korban meninggal, anehnya mereka sholat berjamaah di tengah timbunan reruntuhan, jadi korban meninggal sekarang sudah lima orang. Kalau korban selamat dan dirawat sudah 100 santri lebih,” katanya. (*/fpnu)

Iklan.

You Might Also Like

Pertama Kali, LPTNU Award 2026 Apresiasi Ilmuwan dan Akademisi PTNU

PW Muslimat NU Jatim: Fenomena Hilangnya Cinta Butuhkan “Karakter Pecinta”

UPZIS LAZISNU Bringinbendo Gelar Santunan Anak Yatim Rutin Tahunan

LTN PWNU Jatim: Ramadhan juga Puasa Tebar Konten Tidak Saleh

LPTNU Jatim Minta Intelektual NU Kembangkan Dakwah Berbasis Riset

Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Refleksi Hari Kesakstian Pancasila: Menegaskan Kembali Hubbul Wathon Minal Iman
Next Article Mitigasi Risiko Pondok Pesantren Berbasis Kesadaran Kolektif

Advertisement



Berita Terbaru

BPP MAS Terima Sertifikat Merek “Al-Akbar Ngaji Soccer”
Sospol
Pertama Kali, LPTNU Award 2026 Apresiasi Ilmuwan dan Akademisi PTNU
Nahdliyyin
15.000-an Jamaah Qiyamul Lail Semarakkan Malam 21 Ramadhan di Masjid Al-Akbar
Sospol
Gubernur Khofifah Saksikan Final “Marbot Soccer League” di ASC Masjid Al-Akbar
Sospol

You Might also Like

Nahdliyyin

Wakil Ketua Umum PP ISNU Tekankan Pentingnya “Spiritualitas Modern”

03/03/2026
Nahdliyyin

Alim Markus Bantu 1.500 Paket Sembako Ramadhan dan LAZISNU Jatim Santuni 40 Yatim

03/03/2026
Nahdliyyin

Sahur Keliling, Nyai Sinta Nuriyah Ajak Dhuafa dan Kaum Marjinal

01/03/2026
Nahdliyyin

Ketua Lesbumi PWNU Jatim: Akun Medsos masih asal “njeplak”

01/03/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?