By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Awal Sya’ban, Seorang Pendeta Berikrar Masuk Islam di Masjid Al Akbar Surabaya
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Awal Sya’ban, Seorang Pendeta Berikrar Masuk Islam di Masjid Al Akbar Surabaya
Sospol

Awal Sya’ban, Seorang Pendeta Berikrar Masuk Islam di Masjid Al Akbar Surabaya

23/01/2026 Sospol
SHARE

Surabaya, radar96.com – Seorang pendeta asal Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Hartono (77), mengikrarkan masuk Islam di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya (MAS), Jumat (23/1/2026), yang bertepatan 4 Sya’ban 1447 H (awal Sya’ban).

Pendeta kelahiran Jember, Jatim itu menjadi mualaf melalui ikrar dengan bimbingan imam Masjid Al Akbar Surabaya Ustadz KH Muhammad Husni Mubarak MAg, yang juga pengasuh Pesantren Al-Fitrah, Kedinding, Surabaya.

“Asyhadu alla Ilaaha illallah, wa Asyhadu anna Muhammadar Rasuulullah,” ujar Hartono yang saat itu berikrar masuk Islam bersama mualaf lain bernama S. Indra, yang keduanya mengaku sama-sama masuk Islam atas kesadaran sendiri.

Dalam ikrar itu, Ust Husni Mubarok menuntun dan memotivasi. “Dua kalimat syahadat itu bukan hanya lafadz kalimat saja, tapi ada pengetahuan yang harus dipahami dan diyakini bahwa Syahadat itu merupakan dua kesaksian, yakni kesaksian tentang ketuhanan dan kesaksian tentang kenabian. Inilah yang membedakan kesaksian dalam Islam dengan agama lain,” kata Ust. Husni Mubarok.

Ust. Husni Mubarok menjelaskan Kesaksian Ketuhanan adalah pemahaman dan keyakinan bahwa Allah dalam Islam merupakan satu-satunya tuhan. Allah adalah dzat yang ghaib (tidak terlihat), tapi dzat yang maha sempurna, karena Dia-lah yang menciptakan dan mengendalikan seluruh alam semesta. Allah pun tak serupa dengan semua mahluk.

Terkait Kesaksian Kenabian, ia menegaskan bahwa Allah mengutus para nabi dan rasul untuk menyampaikan ajarannya yang dimulai Nabi Adam dan nabi-nabi lain yang ditutup oleh Nabi Muhammad SAW.

Selanjutnya, Ust Husni Mubarok pun mendoakan para mualaf agar bisa beragama Islam secara istiqomah. “Sukses dalam Islam itu ukurannya tetap dalam iman Islam hingga wafat,” katanya. (*/mas)

Iklan.

You Might Also Like

IPNU-IPPNU dan LBH Ansor Perkuat Advokasi dan Kesadaran Hukum Pelajar

100-an Santri Ikuti “Ngaji Soccer II” di Masjid Al-Akbar

Pemuda Asal Hongkong Resmi Memeluk Islam di Kota Probolinggo

Masjid Al-Akbar Surabaya Sembelih Sapi Presiden, Gubernur, dan Puluhan Sapi-Kambing

Prof.Dr.KH. Nazaruddin Umar, Menteri Agama RI Menyerahkan Sapi Qurban kepada PWNU Jawa TImur

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article LPTNU Jatim Lakukan Penguatan Karier Dosen PTNU
Next Article Siapkan 100 Posko, PCNU Kota Malang Siap Sambut Puluhan Ribu Jamaah Mujahadah Kubro

Advertisement


Iklan.

Berita Terbaru

OPOP Jatim Hadiri Silaturahmi dan Temu NU Sedunia, Dorong Penguatan Ekonomi Warga Nahdliyin
Nahdliyyin
PBNU “Roadshow” 4 Provinsi, Gaungkan Gerakan Nasional “Pesantren Ramah Anak”
Nahdliyyin
Luncurkan GISNU, LAZISNU PCNU Sidoarjo Targetkan Manfaat Lebih Luas dan Merata
Nahdliyyin
603 Siswa Ikuti Seleksi Beasiswa PWNU Jatim bersama 17 PTN/PTS/PTNU
Nahdliyyin

You Might also Like

Sospol

Di hadapan 40.000 Jamaah Masjid Al-Akbar, Prof Halim Soebahar: Idul Adha Ajarkan Kesabaran Paling Tinggi

27/05/2026
Sospol

PWNU Jatim Terima Sapi Kurban 1,1 ton dari Gubernur Jatim

26/05/2026
Sospol

Pertajam Fokus Kerja, Departemen Media PDUF MUI Jatim Bentuk 4 Divisi

26/05/2026
Sospol

DMI Jatim Siagakan 1.000 Jagal Hewan Kurban Masjid se-Jatim

25/05/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?