By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Pertama Kali, LPTNU Award 2026 Apresiasi Ilmuwan dan Akademisi PTNU
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Pertama Kali, LPTNU Award 2026 Apresiasi Ilmuwan dan Akademisi PTNU
Nahdliyyin

Pertama Kali, LPTNU Award 2026 Apresiasi Ilmuwan dan Akademisi PTNU

11/03/2026
SHARE

Surabaya, radar96.com – Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) memberikan penghargaan kepada sejumlah ilmuwan, akademisi, mahasiswa, serta tokoh masyarakat. Kegiatan itu dikemas dalam Malam Penganugerahan LPTNU Award 2026 yang digelar di Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), Selasa (10/3) malam.


Acara itu diikuti oleh seluruh pimpinan perguruan tinggi NU se-Indonesia yang diawali dengan kegiatan seminar untuk merumuskan rekomendasi arah pendidikan tinggi NU dalam 15 tahun ke depan. Seminar membahas dua tema pokok yakni tentang pembaruan kurikulum dan metode pembelajaran serta membangun ekosistem riset dan inovasi.


Penghargaan ini diberikan kepada individu dan lembaga yang dinilai memberikan kontribusi penting dalam pengembangan ilmu pengetahuan, pendidikan, dan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU).


Pada kategori Ilmuwan Muslim Indonesia dengan Penemuan Berpengaruh, LPTNU memberikan penghargaan kepada tiga tokoh yang melalui riset dan inovasinya memberi dampak luas bagi masyarakat.


Di bidang kedokteran, penghargaan diberikan kepada Prof dr Adi Utarini, MSc, MPH, PhD, Guru Besar Universitas Gadjah Mada, yang memimpin riset pengendalian demam berdarah menggunakan teknologi nyamuk ber-Wolbachia. Penelitian tersebut berhasil menurunkan kasus demam berdarah hingga sekitar 77 persen di wilayah uji coba di Yogyakarta.


Di bidang sains terapan, penghargaan diberikan kepada Prof Irwandi Jaswir, MSc, PhD, ilmuwan sains pangan dari International Islamic University Malaysia yang meneliti pemanfaatan mikroalga dan senyawa bioaktif alami untuk pengembangan pangan dan produk kesehatan halal.


Sementara itu, penghargaan bidang teknologi diberikan kepada Ir Tri Mumpuni Wiyatno, pendiri Institut Bisnis dan Ekonomi Kerakyatan (Ibeka), yang dikenal melalui inovasi pengembangan pembangkit listrik mikrohidro berbasis pemberdayaan masyarakat di berbagai daerah terpencil di Indonesia.


Selain itu, LPTNU juga memberikan penghargaan kepada sejumlah akademisi PTNU yang memiliki karya ilmiah berpengaruh. Salah satunya Achmad Syafiuddin, SSi, MPhil, PhD dari Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya yang masuk dalam daftar Top 2% World’s Most Influential Scientists versi Stanford University selama lima tahun berturut-turut.


Pada kategori Tokoh Pengabdian Sepanjang Hayat, penghargaan diberikan kepada Prof Dr Ir Mohammad Nuh, DEA, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, atas kontribusinya dalam pengembangan kebijakan pendidikan nasional.
LPTNU Award juga memberikan apresiasi kepada mahasiswa berprestasi dari berbagai PTNU di Indonesia yang menorehkan prestasi akademik, olahraga, maupun dakwah di tingkat nasional dan internasional.


Ketua Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU), Prof Dr H Ainun Na’im, PhD, menyampaikan bahwa penyelenggaraan Anugerah LPTNU 2026 menjadi momentum penting untuk memberikan apresiasi kepada PTNU di seluruh Indonesia.

Ia menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan yang pertama kali diselenggarakan oleh LPTNU sebagai bentuk penghargaan kepada civitas akademika PTNU yang selama ini menunjukkan dedikasi dan prestasi dalam pengembangan pendidikan tinggi.
“Anugerah LPTNU 2026 ini merupakan yang pertama kali diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi kepada PTNU di seluruh Indonesia, khususnya kepada civitas akademika yang telah berprestasi dan mendedikasikan keilmuannya dalam bidang pendidikan tinggi, baik melalui riset maupun pengabdian kepada masyarakat,” ujar Ainun Na’im.


Menurutnya, penghargaan tersebut diharapkan dapat menjadi pemicu semangat bagi seluruh PTNU untuk terus meningkatkan kualitas dan capaian akademik di berbagai bidang.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memotivasi seluruh PTNU untuk terus berkembang dan meraih prestasi, sekaligus memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pemberdayaan masyarakat,” katanya.


Selain itu, ia menambahkan bahwa penyelenggaraan Anugerah LPTNU 2026 juga menjadi upaya untuk mendorong peningkatan kualitas intelektual di lingkungan PTNU, termasuk dalam aspek tata kelola perguruan tinggi.


“Kami juga ingin meningkatkan kualitas intelektual PTNU, termasuk dalam aspek tata kelola agar perguruan tinggi Nahdlatul Ulama semakin kuat, profesional, dan berdaya saing,” tambahnya.

Iklan.

You Might Also Like

Jelang Muktamar NU, PWNU Jatim Siapkan Muskerwil di Pesantren Sunan Bejagung, Tuban

Halalbihalal, KMNU Unair: Silaturahmi jadi Jalan Kebersamaan di Tengah Gejolak Dunia

LKK PWNU Jatim dan RS Siloam Surabaya Jalin Kerja Sama Strategis

Ketua PWNU Jatim dan Pengusaha NU sepakati Kolaborasi

Pengasuh Pesantren Salafiyah Pasuruan – Jatim Harapkan Kerukunan jadi fokus Muktamar ke-35 NU

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article 15.000-an Jamaah Qiyamul Lail Semarakkan Malam 21 Ramadhan di Masjid Al-Akbar
Next Article BPP MAS Terima Sertifikat Merek “Al-Akbar Ngaji Soccer”

Advertisement



Berita Terbaru

Halalbihalal, Majelis Alumni IPNU-IPPNU Titipkan GenZI jadi fokus binaan IPNU-IPPNU
Milenial
Menuju NU yang Profesional dan Mandiri Refleksi Muskerwil 2026 PWNU Jatim)
Kolom
Tim Perumus PWNU Jatim Tuntaskan Materi Muskerwil dan Materi Usulan Munas NU
Uncategorized
Biro Kesra Setdaprov Jatim dan DMI Siapkan UKIM 2026 untuk 9.000 Imam Masjid
Sospol

You Might also Like

Nahdliyyin

PWNU Jatim Gelar Silaturrahmi Idul Fitri ke Masyayikh/Kiai

30/03/2026
Nahdliyyin

PWNU Jatim Berangkatkan 15 armada bus Mudik Gratis

18/03/2026
Nahdliyyin

PWNU Jatim Tekankan pentingnya Ukhuwah Jam’iyah dalam Bukber Ramadhan 1447 H

15/03/2026
Nahdliyyin

ISNU Jatim: Modernisasi dan Profesi Digital jadi Solusi SDM 2045

15/03/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?