Surabaya, radar96.com – Konsultan Hukum Kesehatan dan Advokasi Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Kohkarssi) resmi melantik jajaran pengurus Koordinator Wilayah (Korwil) Jawa Timur dan Pengurus Cabang Surabaya untuk masa bakti 2026-2031. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Hotel Santika Surabaya pada Sabtu (11/7/26), dan dihadiri langsung oleh jajaran Pengurus Pusat Kohkarssi, praktisi hukum, akademisi, pimpinan rumah sakit, serta para profesional di bidang kesehatan dari berbagai daerah.
Pelantikan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat peran lembaga ini sebagai organisasi yang berkomitmen memberikan konsultasi, pendampingan, dan advokasi hukum bagi rumah sakit, tenaga kesehatan, serta masyarakat dalam menghadapi dinamika regulasi sektor kesehatan yang terus berkembang.

Berdasarkan SK Nomor 003-Skep/KOHKARSSI-Pusat/VII/2026, Ketua Kohkarssi Korwil Jawa Timur Periode 2026–2031 dr Hidayatullah, SpN, dengan sekretaris Reymon Hasudungan, SH, MH, CPHM, dan anggota Dr M Zamroni, SH, MHum.
Sedangkan Ketua Cabang Surabaya adalah Dr Fajar Rahmad Dwi Miarsa, SH, MH dengan sekretaris Dr Dheasy Herawati, SSi, MSi; dan bendahara Dr Francis Maryanne Pattynama, SH, MH.
Dalam sambutannya, Ketua Umum Kohkarssi, Adv Purwanto Kitung, SH, SE, MM, MPH, MH Kes, CLA, menyampaikan bahwa pembentukan kepengurusan di tingkat wilayah dan cabang merupakan langkah nyata organisasi dalam memperluas pelayanan konsultasi dan advokasi hukum kesehatan di Indonesia.

Ia menegaskan, tantangan dunia kesehatan saat ini semakin kompleks sehingga membutuhkan sinergi antara tenaga kesehatan, rumah sakit, akademisi, dan praktisi hukum untuk menghadirkan kepastian hukum yang berkeadilan.
“Kohkarssi hadir bukan hanya ketika terjadi sengketa hukum, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam membangun budaya hukum yang preventif. Kami berharap kepengurusan Korwil Jawa Timur dan Cabang Surabaya mampu menjadi motor penggerak edukasi, konsultasi, dan advokasi hukum kesehatan yang profesional, independen, serta memberikan manfaat nyata bagi rumah sakit, tenaga kesehatan, dan masyarakat. Semoga amanah ini dijalankan dengan penuh integritas dan semangat kolaborasi,” ujar Purwanto.
Sebagai Ketua Korwil Jawa Timur yang baru dilantik, dr Hidayatullah, SpN menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan Pengurus Pusat Kohkarssi. Menurutnya, kepengurusan baru akan berfokus membangun sinergi lintas profesi untuk meningkatkan pemahaman hukum kesehatan sekaligus memberikan pendampingan yang profesional kepada seluruh pemangku kepentingan.
“Hukum kesehatan tidak boleh hanya dipahami sebagai instrumen untuk menyelesaikan sengketa. Lebih dari itu, hukum harus menjadi fondasi yang melindungi tenaga kesehatan, memperkuat tata kelola rumah sakit, dan memberikan rasa aman bagi masyarakat sebagai penerima layanan. Karena itu, Kohkarssi Jawa Timur akan kami bangun sebagai organisasi yang aktif memberikan edukasi, pendampingan, dan advokasi berbasis kolaborasi. Kami ingin hadir sebelum masalah muncul, melalui upaya pencegahan, peningkatan literasi hukum, dan penguatan tata kelola yang baik. Inilah komitmen kami untuk mewujudkan pelayanan kesehatan yang profesional, berintegritas, dan berkeadilan,” tutur dr Dayat, sapaan akrabnya, yang juga Rektor Umaha Sidoarjo.
Ia menambahkan, Jawa Timur memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pengembangan hukum kesehatan di Indonesia melalui kolaborasi antara dunia akademik, praktisi hukum, dan institusi pelayanan kesehatan.
Selain prosesi pelantikan, kegiatan juga menjadi ajang silaturahmi dan konsolidasi nasional antara pengurus pusat dengan jajaran pengurus daerah. Diskusi yang berlangsung membahas berbagai isu strategis, mulai dari implementasi regulasi kesehatan, penyelesaian sengketa medis, perlindungan tenaga kesehatan, tata kelola rumah sakit, hingga penguatan literasi hukum di lingkungan fasilitas pelayanan kesehatan.
Dengan dikukuhkannya kepengurusan baru, Kohkarssi optimistis dapat memperluas peran organisasi sebagai mitra strategis dalam mendukung transformasi sistem kesehatan nasional. Kehadiran Korwil Jawa Timur dan Cabang Surabaya diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam memberikan solusi hukum yang profesional, edukatif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.
Pelantikan ini sekaligus menjadi penegasan komitmen Kohkarssi untuk terus membangun ekosistem hukum kesehatan yang adaptif, kolaboratif, dan berintegritas, sehingga mampu mendukung terwujudnya pelayanan kesehatan Indonesia yang semakin berkualitas, aman, dan memberikan kepastian hukum bagi seluruh masyarakat.



