Bondowoso, radar96.com – Akses petani terhadap layanan konsultasi dan pendampingan kini semakin mudah. Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Bondowoso menghadirkan Mobil Klinik Pertanian yang akan memberikan pelayanan langsung di lahan, sehingga petani tidak lagi harus datang ke kantor untuk memperoleh solusi atas persoalan yang dihadapi.
Program tersebut menjadi langkah DPKP Bondowoso dalam memperkuat pelayanan publik di sektor pertanian, sekaligus memastikan setiap petani memperoleh pendampingan secara cepat dan tepat sesuai kondisi di lapangan.
Kepala DPKP Kabupaten Bondowoso, Mulyadi, mengatakan Mobil Klinik Pertanian dibangun dengan konsep jemput bola agar pelayanan pemerintah dapat menjangkau petani hingga ke desa-desa.
“Mobil Klinik Pertanian hadir dengan konsep jemput bola, sehingga petani tidak perlu meninggalkan lahannya untuk mendapatkan informasi, konsultasi, maupun rekomendasi teknis terkait usaha pertanian yang dijalankan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (28/7/2026).
Menurut Mulyadi, layanan tersebut memungkinkan petugas melihat langsung kondisi tanaman maupun lahan pertanian. Dengan demikian, setiap rekomendasi yang diberikan dapat disesuaikan dengan permasalahan yang benar-benar dihadapi petani.
Mobil Klinik Pertanian diperkuat oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) bersama Tim Teknis DPKP yang memiliki kompetensi di berbagai bidang. Kehadiran kedua unsur tersebut diharapkan mampu mempercepat penanganan persoalan yang muncul selama proses budidaya.
Petani dapat memanfaatkan layanan ini untuk berkonsultasi mengenai teknik budidaya, pemupukan, pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT), analisis kesuburan tanah, penggunaan alat dan mesin pertanian, hingga pengembangan usaha tani.
Mulyadi menjelaskan, pendampingan yang dilakukan secara langsung juga menjadi sarana transfer pengetahuan kepada petani agar mampu menerapkan teknologi dan teknik budidaya yang lebih efektif.
“Kami ingin pelayanan benar-benar hadir di tengah aktivitas petani. Dengan begitu, setiap persoalan dapat segera diidentifikasi dan diberikan solusi sesuai kebutuhan di lapangan,” katanya.
Ia menambahkan, Mobil Klinik Pertanian membawa semangat “Melayani, Mendampingi, dan Memberikan Solusi” sebagai wujud komitmen DPKP dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat tani.
Melalui inovasi tersebut, DPKP Bondowoso berharap produktivitas pertanian terus meningkat seiring semakin mudahnya akses petani terhadap layanan pendampingan. Program ini juga diharapkan memperkuat ketahanan pangan daerah serta meningkatkan kesejahteraan petani sebagai pelaku utama sektor pertanian di Kabupaten Bondowoso. (*/Rif)



