Surabaya, radar96.com –
Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PW IPPNU) Jawa Timur melakukan audiensi dengan Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur, Drs. M. Musyafak Rouf, Kamis (10/9).
Audiensi tersebut menjadi bagian dari upaya PW IPPNU Jawa Timur memperkuat sinergi kelembagaan, sekaligus mendorong keterlibatan pelajar putri dan perempuan muda dalam pembangunan Jawa Timur.

Audiensi diikuti oleh jajaran PW IPPNU Jawa Timur dengan membawa sejumlah aspirasi dan program strategis organisasi, khususnya dalam bidang pendidikan, kepemudaan, kepemimpinan perempuan, literasi digital, serta pemberdayaan ekonomi pelajar.
Ketua PW IPPNU Jawa Timur, Rekanita Aprilia Nur Azizah, menyampaikan bahwa pelajar perlu dipandang bukan hanya sebagai penerima manfaat pembangunan, tetapi juga sebagai bagian dari proses pembangunan daerah.
“Pelajar hari ini adalah pemimpin masa depan. Karena itu, mereka perlu diberi ruang untuk menyampaikan aspirasi, mengembangkan kepemimpinan, meningkatkan kompetensi, dan terlibat dalam pembangunan daerah,” ujar Aprilia.
Dalam audiensi tersebut, PW IPPNU Jawa Timur memaparkan sejumlah program strategis, di antaranya IPPNU School Movement, Jatim Youth Parliament/Youth Aspiration Forum, Women Youth Leadership Program, Digital & AI Literacy for Students, serta Student Entrepreneurship Movement.
Seluruh program tersebut diarahkan pada penguatan lima ruang pengembangan pelajar, yakni Character, Leadership, Academic, Digital, dan Economic.
Salah satu program yang menjadi perhatian adalah IPPNU School Movement. Gerakan ini dikembangkan sebagai model kemitraan berkelanjutan antara organisasi pelajar dan sekolah dalam membangun ekosistem pengembangan pelajar.
Melalui program tersebut, IPPNU mendorong penguatan karakter, kepemimpinan, kemampuan akademik, literasi digital dan AI, hingga kewirausahaan pelajar.
Menanggapi pemaparan program tersebut, Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur, Drs. M. Musyafak Rouf, menyampaikan kesiapan untuk mendukung program kerja PW IPPNU Jawa Timur yang dapat disinergikan dengan DPRD Jawa Timur.
Dukungan tersebut diharapkan menjadi pintu masuk bagi penguatan kolaborasi antara DPRD Jawa Timur dan PW IPPNU dalam menghadirkan program yang relevan dengan kebutuhan pelajar dan perempuan muda.
Bapak Musyafak Rouf juga menyambut baik upaya PW IPPNU Jawa Timur dalam mendorong pelajar agar memiliki ruang untuk berkembang, berorganisasi, serta berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Kesiapan tersebut selanjutnya diharapkan dapat diwujudkan melalui sinergi program, khususnya dalam bidang pendidikan, kepemimpinan pelajar, literasi digital dan AI, pemberdayaan perempuan muda, serta kewirausahaan.
“Kami berharap DPRD Jawa Timur dapat menjadi jembatan agar suara pelajar perempuan tidak berhenti di ruang organisasi, tetapi dapat masuk menjadi bagian dari percakapan kebijakan Jawa Timur,” kata Rekanita Aprilia Nur Azizah.
Audiensi ini sekaligus menjadi langkah PW IPPNU Jawa Timur untuk membangun ekosistem partisipasi pelajar yang mempertemukan organisasi pelajar, sekolah, pemerintah, DPRD, dan pelajar dalam proses pembangunan daerah.
Melalui sinergi tersebut, PW IPPNU Jawa Timur berharap aspirasi pelajar dapat tersampaikan secara lebih terstruktur dan menjadi bagian dari upaya bersama dalam menyiapkan generasi Jawa Timur yang berkarakter, berdaya saing, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta memiliki keberanian untuk mengambil peran dalam pembangunan. (*/fpnu)



