By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Survei IPNU Jatim: Generasi Digital NU Butuh Pemimpin Jujur dan Tidak Korupsi
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Milenial > Survei IPNU Jatim: Generasi Digital NU Butuh Pemimpin Jujur dan Tidak Korupsi
Milenial

Survei IPNU Jatim: Generasi Digital NU Butuh Pemimpin Jujur dan Tidak Korupsi

23/05/2023 Milenial
Ketua Majelis Alumni (MA) Ikatan Pelajar NU (IPNU) Jawa Timur HM Muzammil Syafi'i bersama peserta workshop bertajuk 'Booming Generasi Digital' yang diselenggarakan oleh MA IPNU Jawa Timur dan PW IPNU Jawa Timur bekerjasama dengan DPRD Jatim, sekaligus Halal Bi Halal, di Pasuruan, Minggu (21/5/2023). (*/pna/maipnu)
SHARE

Surabaya, Radar96.com – Hasil survei Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Jawa Timur (PW IPNU Jatim) menyatakan para milenial dan Gen Z NU yang merupakan Generasi Digital itu membutuhkan pemimpin yang mempunyai sifat jujur dan tidak korupsi pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

“Selain itu, Generasi Digital NU juga butuh pemimpin yang punya pengalaman dan kecakapan dalam memimpin, dekat dengan rakyat, punya prestasi atau capaian kerja, taat beragama, berwibawa dan cerdas, itu yang mereka butuhkan untuk calon Presiden Indonesia,” ujar Ketua PW IPNU Jatim M Fakhrul Irfan Syah dalam keterangannya di Surabaya, Selasa.

Dalam survei yang berbasis riset tentang “Trend Topik Millenial dan Gen Z 2022” itu, ia menjelaskan survei tersebut dilakukan untuk mendefinisikan minat milenial Jawa Timur terhadap isu-isu terkini terkait kegiatan politik dan keaktifan dalam media sosial.

“Riset mendalam melalui survei di kalangan milenial dan Gen Z perlu dilakukan guna mengetahui preferensi perilaku terhadap topik-topik yang diminati,” ucapnya.

Hasilnya, berdasarkan survei tentang topik yang menarik diikuti para milenial dan Gen Z pada tahun 2022 ialah topik pertama terkait ekonomi dengan hasil 19,9 persen, disusul topik teknologi dengan 16,7 persen dan pendidikan sebesar 16,5 persen.

Keempat adalah topik agama dengan 11,4 persen, sosial 10 persen, hukum 7,9 persen, politik 6,2 persen, budaya 4,2 persen, perubahan iklim 3,9 persen dan terakhir kesehatan hanya 3,3 persen.

Namun, respons terhadap topik dari tiga tertinggi, lanjutnya, ialah terkait politik dengan 43,7 persen, disusul ekonomi 21,1 persen dan hukum dengan 39,2 persen.

Selain itu, saat para koresponden yang berusia antara 15-39 tahun tersebut ditanya terkait sumber informasi yang menjadi rujukannya, hampir 82,9 persen menjawab dari media sosial.

“Sangat besar sekali peran media sosial, sedangkan berita daring hanya memperoleh 9,9 persen disusul televisi 1,5 persen, bahkan surat kabar hanya 0,4 persen,” tuturnya.

Meskipun begitu, Fakhrul menambahkan, para anak muda masih puas terhadap kinerja pemerintah dalam pengembangan anak muda saat ini.

“Yang menjawab puas sebesar 62,6 persen, yang tidak puas sebesar 28,1 persen dan yang tidak menjawab atau tidak tahu sebesar 9,3 persen,” kata Fakhrul.

Sementara itu, Ketua Majelis Alumni (MA) Ikatan Pelajar NU (IPNU) Jawa Timur HM Muzammil Syafi’i berpesan agar generasi milenial NU melek digital agar bisa eksis bersaing dengan kehidupan dengan menguasai dunia digital, namun jangan sampai dikuasai oleh Dunia Digital itu sendiri.

“Saat ini, generasi milenial sudah sangat tergantung pada digital, populasi mereka mencapai 69,38 juta atau setara dengan 25,87 persen dari total penduduk Indonesia, begitu dominan,” katanya dalam workshop bertajuk ‘Booming Generasi Digital’ di Pasuruan, pekan lalu (21/5/2023).

Dalam workshop/lokakarya yang diselenggarakan oleh MA IPNU Jawa Timur dan PW IPNU Jawa Timur bekerjasama dengan DPRD Jatim, sekaligus Halal Bi Halal itu, Buya Muzammil Syafii menjelaskan generasi milenial saat ini sangat tergantung pada dunia digital dengan populasi yang cukup dominan yakni 69,38 juta atau setara dengan 25,87 persen dari total penduduk Indonesia.

“Begitu dominan, karena itu banyak yang memanfaatkan untuk kepentingan politik, terutama di tahun politik ini, namun demikian mereka adalah generasi mendatang yang akan memimpin bangsa, karenanya perlu ada niat serius untuk memberikan ruang khusus pada mereka untuk memahami ilmu pengetahuan agar mereka tetap eksis, namun juga diberikan pendidikan agama agar selamat pada kehidupan selanjutnya,” katanya.

Kesimpulan workshop kali ini adalah bahwa digitalisasi adalah sebuah keniscyaan yang tidak bisa dibendung karena itu merupakan kebutuhan yang penggunanya saat ini sudah mencapai 200 juta di Indonesia, digital sangat bermanfaat bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan ekonomi dan lain, namun kita harus cerdas dan bijak dalam memanfaatkan digital.

“Gunakan dunia digital secara saleh, jangan sampai menjadi musibah bagi diri kita sendiri dan juga orang lain,” ucap alumni IPNU Jatim Edy M Ya’kub yang juga penulis buku ‘Kesalehan Digital’ itu. (*/pna)

Iklan.

You Might Also Like

Seorang Siswa MI Masjid Al-Akbar Surabaya Hafalkan 10 Juz Al-Qur’an

Lora Kadam Sidik: Merdeka dari FOMO itu perlu Kembali pada Kepakaran dan Jaga Pertemanan

Gerakan Seribu Buku Karya Murid Dimulai, Korwilcam Pendidikan dan Dispendik Bondowoso Perkuat Budaya Literasi

LDNU Jatim dan UNISMA Cetak 200 Da’i Gen-Z yang Moderat dan Adaptif di Era Digital

SMP Khadijah Surabaya Cetak Kader Pemimpin NU Abad Kedua lewat IPNU-IPPNU

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Harkitnas ke-115, Atlet SEA Games Kamboja terima Penghargaan Jer Basuki Mawa Beya dan Bonus dari Gubernur Khofifah
Next Article Tujuh aktivis Unair Raih Gold Award di Malaysia

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Menguatkan AHWA: Mengubah Kontestasi Menjadi Musyawarah, Mengubah Faksionalisme Menjadi Ukhuwah
Kolom
LESBUMI Serahkan Maklumat “Kembali ke Akar, Ini Pesan Kiai-Kiai PWNU Jatim
Nahdliyyin
DPP LPKAN INDONESIA: DI TENGAH TANTANGAN GLOBAL, POLRI DI BAWAH JENDERAL LISTYO SIGIT BUKTIKAN KINERJA DAN LAYAK DIDUKUNG PENUH
Sospol
Ramaikan Muktamar 35 NU, Ratusan Turots Ulama Nusantara Dipamerkan
Nahdliyyin

You Might also Like

Milenial

Polisi cilik MI At-Taqwa Bondowoso Tampil Memukau di Hari Bhayangkara ke-80

01/07/2026
Milenial

Kepada GenZI Masjid Al-Akbar Surabaya, Ustadz Syam: Ikhlas Karena Cinta Itu Dimulai dari Menjaga Hati

21/06/2026
Milenial

334 Lulusan MI At-Taqwa Bondowoso Raih Prestasi TKA di Atas Nasional dan Jatim

21/06/2026
Milenial

Wisuda Tahfidz Juz 30 Warnai Pelepasan siswa kelas 6 SD Al Islam Surabaya

18/06/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?