Pasuruan, Radar96.com/NUO – Ketua Pimpinan Wilayah (PW) IPNU Jawa Timur M. Fakhrul Irfan Syah menyampaikan hasil riset tentang minat Milenial dan Generasi Z pada Enterpreneur, kepada Menteri BUMN Erick Thohir dalam Rakernas IPNU di Pasuruan, Jatim, 11-13 Agustus 2023.
“Pak Erick Thohir hadir dalam Dialog Kompetisi Pelajar bertajuk ‘IPNU : Cikal Bakal Harapan Bangsa’ Bersama Menteri BUMN Erick Thohir dalam rangkaian Konbes dan Rakernas IPNU yang diadakan PP IPNU di Taman Budaya Candra Wilwatikta, Pasuruan, Jatim, 11-13 Agustus 2023,” kata Irfan Syah di Pasuruan, Minggu.
Dalam dialog itu, Irfan Syah sempat menyampaikan hasil riset yang dilakukan oleh tim Student Research Centre (SRC) IPNU Jawa Timur yang menemukan sebuah data bahwa mayoritas Millenial dan Gen Z di Jawa Timur ingin menjadi Enterpreneur.
“Dalam data tersebut, kami menemukan sebuah data bahwa secara mayoritas Millenial dan Gen Z Jawa Timur tertarik menjadi Enterpreneur dengan persentase 28,5 persen, disusul dengan PNS 17,5 persen, Industri Kreatif 17,1 persen, profesional 10,6 persen, pegawai swasta 5 persen dan Petani 2,1 persen,” katanya.
Hasil itu langsung ditanggapi langsung oleh Menteri BUMN Erick Thohir dengan menyampaikan bahwa salah satu faktor yang membuat di Singapura terdapat banyak pekerjaan adalah karena faktor minat masyarakatnya yang mayoritas menjadi Enterpreneur.
“Survei untuk Asia, Indonesia masih kalah dengan Singapura sehingga disana banyak sekali lapangan pekerjaan,” kata Irfan Syah, mengutip Menteri BUMN tersebut.
Sementara itu, Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan Caswiyono Rusydie Cw pada acara Student Culture Fest di Pasuruan (12/8/2023) menyatakan IPNU sebagai badan otonom Nahdlatul Ulama bertugas menangani segmen pelajar, yang mempersiapkan kader-kader NU yang inovatif dan adaptif menghadapi perubahan zaman yang sangat cepat.
“IPNU dan gerakan pelajar Indonesia saat ini menghadapi dua tantangan besar, yaitu bonus demografi dan revolusi industri. IPNU juga harus tampil menjadi motor pengembangan kompetensi kaum muda menghadapi perkembangan teknologi dan perubahan pasar kerja yang dinamis,” katanya.
Ia juga mengingatkan, IPNU didirikan bukan semata-mata sebagai tempat berkumpulnya anak-anak muda, melainkan sebagai wadah kaderisasi dan gerakan pelajar. Sebagai organ kaderisasi, IPNU bertugas mencetak kader-kader pemimpin masa depan di semua sektor dan lini kehidupan.
“Saat ini sudah banyak talenta-talenta unggul yang lahir dari IPNU. Organisasi pelajar NU ini telah melahirkan banyak pemimpin di berbagai bidang, seperti politik, pemerintahan, ekonomi, kebudayaan, pendidikan, dan lain-lain. Ke depan IPNU harus lebih banyak lagi memproduksi kader bertalenta masa depan,” katanya. (*/NUO)



