Situbondo, radar96.com/NUO Jatim – Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Jawa Timur, M. Fakhrul Irfan Syah menekankan Latihan Instruktur (Latin) II yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Sabilal Muhtadin Situbondo Jawa Timur selama 4 hari pada (12-15/09/2024) hendaknya benar-benar menghasilkan kader-kader yang adaptif.
“Output yang kami inginkan untuk para kader-kader instruktur di PW IPNU Jawa Timur ini yakni bahwa kita harus lebih adaptif terhadap penerapan-penerapan skema organisasi,” ujarnya, Senin (16/09/2024).
Irfan menuturkan apa yang dibutuhkan oleh organisasi harus disiapkan oleh instruktur. Karena cakupan seorang instruktur itu seperti chef atau pramusaji. Dimana instruktur harus bisa mengelola seluruh bahan-bahan, seluruh sumber daya yang dimiliki untuk menjadikannya sumber daya organisasi.
“Pasca pelaksanaan Latin II ini, tentu dilaksanakan tindak lanjut sekaligus kita memberikan delegasi atau warisan kepada generasi yang akan datang,” terangnya.
Dia mengungkapkan bahwa PW IPNU Jawa Timur sudah memasuki masa purna atau tahun terakhir, maka ia bersama rekan-rekannya ingin mewariskan yang nantinya terus berlanjut hingga kepada generasi berikutnya.
“Kita sebagai seorang kader Nahdlatul Ulama menginginkan keberlanjutan pengembangan organisasi harus terjamin. Maka dari itu, IPNU adalah tempat peletakan pondasi utama. Jika diibaratkan sebuah bangunan, ketika pondasinya kuat Insyaallah bangunannya juga ikut kuat. Dan pondasi paling bawah Nahdlatul Ulama itu adalah IPNU,” pungkasnya. (*/NUO)
Sumber: https://jatim.nu.or.id/tapal-kuda/ketua-ipnu-jatim-tekankan-latin-ii-cetak-instruktur-yang-adaptif-oKtgu

