By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: FKPT Jatim: Siswa Sasaran Empuk Terorisme Global
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > FKPT Jatim: Siswa Sasaran Empuk Terorisme Global
Sospol

FKPT Jatim: Siswa Sasaran Empuk Terorisme Global

14/11/2024 Sospol
SHARE

Surabaya, radar96.com – Kecenderungan sikap intoleransi dan radikalisme harus dengan cepat dan tepat diatasi. Mengingat dampaknya menjadi bencana sosial, bila berujud aksi terorisme.

Pelbagai ikhtiar mitigasi, baik penanganan maupun pasca kasus, sehingga membutuhkan dana dan waktu yang cukup menyita perhatian.

“Di sinilah pentingnya pemberdayaan perempuan dan anak dalam memahami masalah intoleransi dan radikalisme. Para guru, di antaranya, harus mengingatkan kepada siswa agar selalu mewaspadai ancaman terorisme saat mengakses media sosial (medsos),” tutur Pj. Walikota Surabaya, Restu Novi Widiani.

Ia mengungkapkan masalah tersebut pada acara “Membangun Sinergitas untuk Melindungi Anak Bangsa dari Bahaya Intoleransi, dan Radikalisme” diikuti para guru SD dan SMP di wilayah Kota Surabaya, berlangsung di Gedung Sawunggaling, Pemkot Surabaya, Rabu (13/11/2024).

Acara digelar Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Timur, dibuka Pj Walikota Surabaya, Restu Novi Widiani, bersama para pembicara Prof Dr Hj Husniyatus Salamah Zainiyati (Guru besar Pendidikan Universitas Islami Negeri Sunan Ampel), Prof Dr Hj Hesti Armiwulan S, SH, MHum (Ketua FKPT Jatim, Guru besar hukum Universitas Surabaya [Ubaya]) dimoderatori Dra Hj Faridatul Hanum, MKomI (Kabid Perempuan dan Anak FKPT Jatim).

Hesti Armiwulan mengajak para guru untuk memahami persoalan ekstremisme dan radikalisme. Awalnya, semuanya berakar pada sikap intoleransi.

“Pentingnya pemahaman masalah ini bagi para pendidik, karena siswa menjadi sasaran empuk kelompok terorisme global globalisasi. Di atas permukaan terlihat aman, tetapi di bawah permukaan generasi muda selalu menjadi sasaran empuk untuk direkrut,” pesan Hesti Armiwulan, yang pernah menjadi Komisioner Komnas-HAM.

Diingatkan, akan lebih berbahaya lagi kalau tenaga pengajar, pendidik, guru, atau mentor yang terpapar, anak-anak jadi kasihan. Anak-anak yang mulai terpapar, mereka harus memiliki sikap toleransi dan inklusif,

Sementara itu, Prof Titik –panggilan akrab Husniyatus Salamah– kesadaran para guru dan tenaga pendidikan menjadi penyemangat bagi seluruh komponen bangsa yang terlibat dalam dunia pendidikan dalam memperkuat strategi membentengi generasi muda dari pengaruh sikap intoleransi, radikalisme, dan terorisme.

Di tengah kemajuan era globalisasi saat ini, dia meminta kepada seluruh guru untuk banyak belajar karena saat ini anak-anak bisa dikatakan lebih cerdas akibat selalu berinteraksi dengan dunia maya setiap saat.

Pengaruh Negatif Medsos

Pada bagian lain, Prof Hesti menjelaskan, terdapat banyak pengaruh negatif dunia maya yang bisa memancing emosi para generasi muda, terutama pelajar di lingkungan tingkat sekolah menengah.

Menurutnya, gawai yang melekat pada anak menjadi ruang propaganda yang efektif membentuk anak menjadi pribadi yang intoleran.

“Dengan maraknya dunia digital yang menguasai generasi muda, perlu strategi baru bagi seorang guru untuk dapat menanamkan nilai-nilai perdamaian dan positif melalui media sosial seperti TikTok dan Instagram, ” tuturnya.

Ditegaskan, pembahasan dan temuan penting yang terkandung dalam I-KHub BNPT Counter Terrorism and Violent Extremism Outlook tahun 2023. Analisis dalam outlook menemukan beberapa celah antara kebijakan, kerangka legal, dan kondisi yang sudah ada untuk menghadapi dinamika perkembangan potensi ancaman.

Selain itu, pentingnya fokus pada kelompok rentan seperti mantan narapidana terorisme bebas murni non-kooperatif, pentingnya pendampingan keluarga narapidana terorisme dan perhatian serius pada korban kejahatan terorisme. (*/fpnu)

Iklan.

You Might Also Like

Unusa Jajaki Kolaborasi dengan KCG Jepang untuk Transformasi Pendidikan Tinggi

Kaum Hawa IPHI Jatim Bergerak Ingin Wujudkan Program Haji Mabrur Sepanjang Hayat

Menjajaki Kolaborasi Riset Penyakit Infeksi, RC-GERID UNAIR Benchmarking ke Pusat Genom Malaysia

MUI Jatim Kolaborasi dengan Pemkot Madiun, Kembangkan Ekonomi Kreatif Santri

Pesantren se-Madura Raya Bergerak Bersama, Modernisasi Koperasi jadi Fokus Utama

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article BPP Masjid Al-Akbar Surabaya Ziarah ke Makam Cak Narto dan Gus Dur
Next Article Peringati Hari Santri, Unesa Adakan Seminar Kebangsaan

Advertisement

Iklan.

Iklan.

Iklan.

Berita Terbaru

Founder Al Yasmin Meriahkan Harlah Ke-80 Muslimat NU di Hongkong
Nahdliyyin
Unusa Jajaki Kolaborasi dengan KCG Jepang untuk Transformasi Pendidikan Tinggi
Sospol
Kaum Hawa IPHI Jatim Bergerak Ingin Wujudkan Program Haji Mabrur Sepanjang Hayat
Sospol
Saat turba, PWNU Jatim Apresiasi MWC Tambak-Bawean yang Miliki Poliklinik dan BMT potensial
Nahdliyyin

You Might also Like

Sospol

Al Yasmin Gandeng UNITOMO Perkuat Kolaborasi Pendidikan Digital

13/05/2026
Sospol

Al Yasmin dan UMAHA Kembangkan Mahasiswa Berbasis Digital Entrepreneurship

12/05/2026
Sospol

Kontroversi Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Tanggapan Pakar: Pendidikan Bukan Sekadar Menang-Kalah, Tapi Soal Kejujuran dan Keadilan

12/05/2026
Sospol

MUI Jatim Siap Edukasi Pengelolaan Dana Pesantren

12/05/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?