By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Barikade Gus Dur: Aksi Demo Boleh, Tapi Jangan Pecah Belah Jawa Timur
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Kultural > Barikade Gus Dur: Aksi Demo Boleh, Tapi Jangan Pecah Belah Jawa Timur
Kultural

Barikade Gus Dur: Aksi Demo Boleh, Tapi Jangan Pecah Belah Jawa Timur

26/08/2025 Kultural
SHARE

Rencana aksi demonstrasi bertajuk “Jatim Menggugat” pada 3 September 2025 yang digagas oleh aktivis M. Sholeh mendapat tanggapan serius dari kalangan Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Timur. Salah satunya datang dari Wakil Ketua Umum DPP Barikade Gus Dur, Sudarsono Rahman, atau yang akrab disapa Cak Dar.

Menurut Cak Dar, menyampaikan pendapat di muka umum merupakan hak setiap warga negara yang dijamin oleh UUD 1945 Pasal 28E ayat 3 dan diatur dalam Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998. Namun, ia menegaskan bahwa kebebasan tersebut tetap memiliki batasan hukum.

“Silakan saja melakukan aksi, karena itu hak setiap warga negara. Tapi ada syaratnya, tidak boleh anarkis, disertai kekerasan, mengancam ketertiban umum, menghasut, menghina, atau memecah belah. M. Sholeh harus menjamin itu,” ujar Cak Dar, Selasa (26/8/2025).

Lebih lanjut, ia mengingatkan agar tuntutan yang dibawa dalam demonstrasi bersifat realistis. “Misalnya, jika Gubernur melanggar sumpah atau janji jabatan, tidak melaksanakan kewajibannya, melanggar undang-undang, atau melakukan tindak pidana berat dan terorisme. Faktanya, hal-hal itu tidak ada yang dilanggar. Justru Gubernur terus bekerja untuk kepentingan rakyatnya,” tegas mantan Ketua PW IPNU Jawa Timur tersebut.

Cak Dar juga menolak adanya wacana untuk menurunkan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, secara paksa melalui aksi demonstrasi. Ia menilai hal itu tidak berdasar, apalagi Khofifah dipilih secara konstitusional oleh lebih dari 58 persen rakyat Jawa Timur.

“Jangan sampai ada kalimat ingin menurunkan Gubernur yang sudah terpilih sah secara konstitusional tanpa alasan jelas. Kalau ada yang coba-coba, tentu akan berhadapan dengan kader-kader NU. Ini bukan ancaman, tapi sekadar peringatan,” tegasnya.

Ia menutup dengan mengajak semua pihak menjaga kondusivitas Jawa Timur. “Jangan bikin gaduh. Jawa Timur sudah aman. Beri kesempatan Gubernur Khofifah–Emil untuk bekerja menyejahterakan rakyatnya sampai akhir masa jabatan,” pungkasnya.

Iklan.

You Might Also Like

Kajian Senja Al-Yasmin, Gus Mujab Ungkap 3 Alasan “Lailatulqadar” Dirahasiakan

KH A Muzakky Al Hafidz: Jika Diuji Allah Berarti Disayangi

Gus Mujab Jelaskan Lima Indikator “Kebahagiaan Sejati”

KHA Muzakky Al-Hafidz: Hidup/Umur Itu Yang Penting Bukan Panjang/Pendek, tapi Berkah dan Manfaat

Kajian Senja Al-Yasmin, Gus Mujab: QS Ad-Dhuha Ajarkan Tiga Pilar Optimisme

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Bertemu DKJT, Gus Reza: Seni juga dapat jadi sarana dekatkan diri kepada Tuhan
Next Article Pemkab Sidoarjo “Belajar” Manajemen Masjid ke BPP Masjid Al-Akbar

Advertisement



Berita Terbaru

Imam Masjid Al-Akbar: Haji adalah Miniatur Kehidupan
Sospol
Masjid Al-Akbar Surabaya Kembangkan “Bioflok Ikan” berbasis Teknologi RAS
Sospol
Perkuat Digipreneur, Al Yasmin Hadiri Rakor Rencana Pengembangan Pesantren
Sospol
Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar NU ke-35
Kolom

You Might also Like

Kultural

Kajian Senja Al-Yasmin, Prof Ali Aziz: “Al ‘Ashr” Ajarkan 4 Spirit Terbaik Isi Waktu

08/01/2026
Kultural

KH Muhammad Imam Aziz: Penerus Api Perjuangan HAM Dan Keadilan, Meskipun Sudah Tiada

16/12/2025
Kultural

Kembangkan 190 Varian Anggur, Ponpes Jatinom Blitar Calon Penerima Eco Pesantren Jatim

17/11/2025
Kultural

Pesantren Ribath Futuhatunnur Toro Gelar Maulid Nabi

21/09/2025
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?