By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Mengharap Ridho Kiai dan Guru, Keluarga Korban Kembalikan Santunan untuk Kemaslahatan Pesantren
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Mengharap Ridho Kiai dan Guru, Keluarga Korban Kembalikan Santunan untuk Kemaslahatan Pesantren
Nahdliyyin

Mengharap Ridho Kiai dan Guru, Keluarga Korban Kembalikan Santunan untuk Kemaslahatan Pesantren

02/10/2025 Nahdliyyin
SHARE

Sidoarjo, radar96.com – Pesantren Al-Khoziny Buduran, Kabupaten Sidoarjo, memberikan santunan sejumlah uang tunai kepada keluarga almarhum Muhammad Sholeh bin Abdurrahman (22 tahun), salah satu korban wafat akibat musibah runtuhnya mushala pesantren putra Al-Khoziny (29/9/2025).

Sholeh merupakan santri asal Tanjung Pandan, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka.

Dewan Pengasuh Pesantren Al-Khoziny, KHR Muhammad Ubaidillah Mujib, menuturkan bahwa santunan tersebut diberikan sebagai bentuk rasa duka cita mendalam sekaligus permohonan maaf kepada keluarga korban.

“Kami turut berbela sungkawa. Semoga, almarhum Sholeh wafat dalam keadaan husnul khatimah, karena meninggal saat shalat dan dalam posisi sebagai penuntut ilmu,” tutur kiai yang akrab disapa Kiai Mamad itu, Selasa (30/9).

Namun, santunan duka serta biaya kargo pemulangan jenazah yang disampaikan pihak pesantren tersebut hanya sejenak diterima, lalu dikembalikan lagi oleh Abdul Fattah, kakak kandung korban.

Dia mengungkapkan, keluarga mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kepedulian pihak pesantren, tetapi memilih untuk tidak menerima santunan itu.

“Kami tidak mau menerima santunan itu bukan karena apa-apa, hanya ingin mendapatkan ridhonya kiai dan guru di pesantren. Semoga doa dan ridho beliau menjadi keberkahan bagi almarhum dan keluarga kami yang ditinggalkan,” ungkap Abdul Fattah dengan penuh keikhlasan.

Peristiwa ini menjadi gambaran ketulusan hubungan santri dengan kiai serta pesantren. Pihak keluarga berharap almarhum husnul khatimah, sementara keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dalam menghadapi musibah tersebut.

Sebagaimana diketahui, saat ini tim SAR gabungan masih terus berjibaku melakukan proses pencarian korban para santri yang masih tertimbun reruntuhan mushallah Pesantren Al-Khoziny Buduran.

Berdasarkan informasi terakhir yang diterima, sebanyak 120 santri sudah berhasil dievakuasi.
Tercatat, tiga santri wafat dalam musibah tersebut yakni Maulana Alfian Ibrahim, warga Kali Anyar Kulon Surabaya; Mochammad Mashudulhaq asal Surabaya; serta Muhammad Sholeh asal Bangka Belitung. (*/fpnu)

Iklan.

You Might Also Like

Kado Istimewa Hari Santri, S2 Pendidikan Dasar Unusa Raih Akreditasi Unggul

PWNU Jatim Sambut Pataka Resolusi Jihad dan Pasukan Napak Tilas Jombang-Surabaya

MWCNU Sukodono Bersama Pemerintah Kecamatan Gelar Munajat Raya Sambut Hari Santri

Berkah Peringatan HSN 2026 NU Ranting Banjarwati, Omzet Pedagang UMKM Meningkat

Hari Santri 2026, PWNU Jatim dan PCNU Surabaya Ziarah ke Makam Pencipta Lambang NU

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article LP Ma’arif NU Jatim “Bedah” Buku Bahan Ajar Aswaja Cetak Generasi Moderat-Berkarakter
Next Article Cabang IPHI se-Bangkalan Dilantik

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Kado Istimewa Hari Santri, S2 Pendidikan Dasar Unusa Raih Akreditasi Unggul
Nahdliyyin
PWNU Jatim Sambut Pataka Resolusi Jihad dan Pasukan Napak Tilas Jombang-Surabaya
Nahdliyyin
MWCNU Sukodono Bersama Pemerintah Kecamatan Gelar Munajat Raya Sambut Hari Santri
Nahdliyyin
Unusa Peringkat Pertama Kampus NU di Indonesia
Sospol

You Might also Like

Nahdliyyin

PWNU Jatim Meriahkan Hari Santri dengan “Liga HSN 2026” pada 27-31 Oktober

19/10/2026
Nahdliyyin

Ketua LWPNU Jatim Tekankan Pentingnya Kepastian Hukum dan Perlindungan Aset Wakaf NU

18/10/2026
Nahdliyyin

PBNU Kecam Serangan terhadap Warga Sipil di Timur Tengah

18/10/2026
Nahdliyyin

KH Zakariya Al Ansori Siap Pimpin PCNU Situbondo sebagai Amanah Pengabdian

17/10/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?