By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Perpaduan Antara Seniman visioner dan Tersetruktur
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Kolom > Perpaduan Antara Seniman visioner dan Tersetruktur
Kolom

Perpaduan Antara Seniman visioner dan Tersetruktur

25/12/2025 Kolom
SHARE

Oleh Nonot Sukrasmono*)

Perpaduan antara seniman visioner dan manajerial yang terstruktur menciptakan sosok yang luar biasa efektif dan menginspirasi.

Di dunia korporat yang serba cepat, sering kali ada dikotomi tajam antara “pikiran kreatif” dan “eksekutif yang logis”. Namun, ada sosok yang mendobrak batasan ini sebut saja Galih Jati

Galih bukanlah manajer biasa yang terpaku pada spreadsheet dan grafik. Ia adalah seorang seniman sejati—seorang pelukis abstrak yang karyanya memancarkan emosi mentah dan narasi yang mendalam. Bagi Galih jati, kanvas adalah tempat ia melarikan diri, sebuah ruang di mana intuisi dan ekspresi menguasai segalanya.

Namun, di balik jubah senimannya, Galih adalah manajerial yang profesional dengan rekam jejak yang solid. Di perusahaan konsultan kreatif ternama, ia memegang posisi sebagai Direktur Proyek Senior. Perannya menuntut ketajaman analisis, perencanaan strategis, dan kemampuan memimpin tim lintas disiplin.

Bagaimana ia menyeimbangkan kedua dunia yang kontras ini?

Di studio, Galih membiarkan kekacauan kreatif merajalela. Ia bereksperimen dengan warna dan tekstur, membebaskan diri dari aturan. Di kantor, ia menerapkan pendekatan yang sama sekali berbeda: disiplin yang ketat, komunikasi yang jernih, dan fokus tanpa henti pada pencapaian tujuan.

Justru perpaduan inilah yang menjadikannya unik.

Sifat senimannya memberinya perspektif yang segar dalam memecahkan masalah bisnis. Ketika timnya menghadapi hambatan, Galih tidak hanya melihat data; ia mencari pola yang tersembunyi, menggunakan pemikiran lateral yang seringkali menghasilkan solusi inovatif. Ia memahami bahwa “desain” bukan hanya tentang estetika, tetapi juga tentang pengalaman pengguna dan koneksi emosional—prinsip yang ia terapkan baik pada lukisannya maupun pada strategi merek kliennya.

Sifat manajerialnya yang profesional memberikan struktur pada proses kreatif. Ia tahu persis bagaimana mengubah ide-ide brilian menjadi rencana kerja yang dapat ditindaklanjuti. Ia menetapkan tenggat waktu yang realistis, mengelola anggaran dengan cermat, dan memastikan setiap proyek selesai tepat waktu dan sesuai standar kualitas tertinggi. Kemampuannya untuk mengartikulasikan visinya dengan jelas membuat semua pemangku kepentingan, dari desainer hingga CEO, berada di halaman yang sama.

Bagi Galih, seni dan manajemen bukanlah dua hal yang terpisah, melainkan dua sisi dari mata uang yang sama: keduanya membutuhkan dedikasi, visi, dan kemampuan untuk mewujudkan ide menjadi kenyataan yang nyata.

Galih Jati adalah bukti hidup bahwa seseorang bisa menjadi sangat terstruktur dan sangat ekspresif secara bersamaan. Ia menginspirasi timnya untuk tidak takut berpikir di luar kotak, sambil memastikan kotak itu sendiri memiliki fondasi yang kokoh. Ia adalah maestro strategi dan palet cat, seorang profesional sejati dengan proses berkesenian yang matang,  malang memintang di dunia organisasi dengan jiwa seorang seniman.

oleh : Nonot Sukrasmono, tokoh seniman, pelukis, dan praktisi budaya di Jatim

Iklan.

You Might Also Like

Memperbaiki atau Merusak NU?

Kesaksian: PENGAJIAN RUTIN PWNU JATIM ZAMAN DULU DAN SEKARANG

Kader Intelektual Muslim ala Khofifah Indar Parawansa Panen Prestasi di Kampus Al Azhar Kairo Mesir

Fenomena Lilur dan Ujian Etika Komunikasi Nahdliyyin

Saat Jamaah Sendiri Ikut Menyalahkan NU

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article PCNU se-Madura Raya Apresiasi PWNU Jatim Ajak Jaga Keteduhan, PWNU Apresiasi Program Sapa Ranting di Madura
Next Article Islah, Kiai Miftach dan Gus Yahya Sepakat Gelar Muktamar Bersama

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

12 Perubahan Penting AD/ART NU Hasil Muktamar Ke-35 Disosialisasikan
Nahdliyyin
IPPNU Jatim Gandeng MUI Cetak Daiyah Pelajar di Era Digital
Milenial
NU Care-LAZISNU Jatim Buka Pelatihan Vokasi Teknisi AC Bagi Santri/Kader
Nahdliyyin
Ketua SC Halaqah Kebangsaan Qanun Asasi: “Tudingan Politisasi Adalah Fitnah Besar, Sangat Tidak Etis Mencatut Nama IKAPETE!”
Nahdliyyin

You Might also Like

Kolom

NUku, NUmu, dan NUnya Hadratussyaikh

17/09/2026
Kolom

Menanamkan Integritas di Koridor Sekolah

17/09/2026
Kolom

MENGENANG H. ABDUL MUID (ABA MUID)

16/09/2026
Kolom

Merayakan Al-Qur’an, Menghidupkannya

13/09/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?