By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Peduli Pasien Diabetes, Dosen FKK Unusa Raih Paten Inovasi Terapi Herbal
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Peduli Pasien Diabetes, Dosen FKK Unusa Raih Paten Inovasi Terapi Herbal
Sospol

Peduli Pasien Diabetes, Dosen FKK Unusa Raih Paten Inovasi Terapi Herbal

16/01/2026 Sospol
SHARE

Surabaya, radar96.com – Rasa nyeri dan kebas menjadi salah satu tantangan berat yang kerap dialami penderita diabetes. Berangkat dari kepedulian tersebut, dosen Fakultas Keperawatan dan Kebidanan (FKK) Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), Iis Noventi, S.Kep., Ns., M.Kep., menghadirkan inovasi Jatu Hydroterapi Herbal yang kini resmi mengantarkannya meraih sertifikat paten.

Jatu Hydroterapi Herbal sendiri merupakan komposisi herbal yang tersusun dari berbagai bahan alami, antara lain lombok merah, jinten hitam, kunyit, delingu, jahe, kayu manis, cuka apel, dan garam laut. Cara penggunaannya dilakukan dengan perendaman kaki menggunakan air es yang telah dicampur komposisi herbal tersebut.

“Penderita diabetes itu kan sering merasa tidak nyaman karena nyeri neuropati. Dari situ saya ingin membantu mencarikan solusi agar mereka bisa merasa lebih nyaman menjalani aktivitas sehari-hari,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pengembangan Jatu Hydroterapi Herbal bermula dari dukungan matching fund internal UNUSA yang diperolehnya. Dengan mengacu pada evidence-based practice, Iis kemudian meramu formulasi herbal yang dinilai aman dan potensial untuk terapi komplementer.

“Inovasi ini sudah saya daftarkan untuk paten sejak tahun 2023, tapi baru resmi mendapat sertifikat paten pada 2025,” terang Iis.

Dalam proses pengembangannya, Iis mengaku melakukan riset yang cukup panjang. Ia bahkan menelusuri bahan hingga ke Jawa Tengah, mengikuti pelatihan rempah bersama Agradaya Yogyakarta, serta berdiskusi dengan para pakar dari Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto.

“Saya melakukan eksplorasi bahan dan pengetahuan secara langsung ke berbagai daerah dan melibatkan banyak pihak. Semua proses itu dilakukan supaya racikan yang dihasilkan benar-benar tepat,” tuturnya.

Untuk membuktikan efektivitas inovasinya, Iis juga menggandeng Puskesmas Sawahan sebagai mitra dalam uji coba lapangan. Penelitian tersebut melibatkan 60 penderita diabetes yang dibagi menjadi tiga kelompok. Kelompok pertama hanya direndam dengan air dingin, kelompok kedua direndam menggunakan Jatu Hydroterapi Herbal dan air dingin, sedangkan kelompok ketiga dikombinasikan antara Jatu Hydroterapi Herbal dan senam kaki.

Hasilnya menunjukkan, kelompok yang dikombinasikan dengan senam kaki mengalami penurunan nyeri paling signifikan, disusul kelompok yang menggunakan Jatu Hydroterapi Herbal tanpa senam kaki, dan penurunan nyeri paling kecil terjadi pada kelompok yang hanya direndam air dingin.

“Kita melakukan evaluasi berkala juga, para responden menyampaikan bahwa nyeri dan rasa kebasnya berkurang setelah berendam dengan Jatu Hydroterapi Herbal. Namun hasilnya memang lebih optimal jika dikombinasikan dengan senam kaki dan dilakukan secara rutin,” katanya.

Ke depan, Iis menargetkan pengembangan inovasi ini ke level riset yang lebih tinggi. Saat ini, Jatu Hydroterapi Herbal masih berbentuk simplisia atau bahan kering. Ia berencana menggandeng mitra penelitian agar produk tersebut dapat diekstraksi dan dikomersialkan secara lebih luas.

“Rencananya ke depan produk ini bisa dijadikan obat herbal, difarmasikan, dan dibpomkan agar standarisasinya jelas,” pungkasnya. (*/Unusa)

Iklan.

You Might Also Like

LPKAN Indonesia Minta Pemerintah Moratorium Regulasi Baru Industri Hasil Tembakau

Dosen Senior Komunikasi Apresiasi Alumni STIKOSA-AWS tetap Menulis saat Purna

Muktamar NU Harus Menjadi Ruang Adu Gagasan, Bukan Adu Bohir

PDUF dan LPP MUI Jatim Matangkan Kolaborasi Pengembangan Dana Abadi Pesantren

PDUF dan LPEU MUI Jatim Jajaki Kolaborasi Program Pemberdayaan Ekonomi Umat

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Qoimam, Alumni FK Unusa Raih Gelar Magister Kesehatan di Eropa Lewat Beasiswa Erasmus Mundus
Next Article Raih Gelar Doktor, Retnawati Beri Kado Istimewa Al Azhaar Kedungwaru

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

LPKAN Indonesia Minta Pemerintah Moratorium Regulasi Baru Industri Hasil Tembakau
Sospol
Dosen Senior Komunikasi Apresiasi Alumni STIKOSA-AWS tetap Menulis saat Purna
Sospol
Negara Wajib Melindungi Rakyatnya
Kolom
Obituary John L. Esposito: Sang Pembela Wajah Moderat Islam di tengah Islamophobia
Kolom

You Might also Like

Sospol

Keunikan MPLS Al Azhaar Kedungwaru

17/07/2026
Sospol

Mahasiswa KKN UIN KHAS Jember dan Kelurahan Curahdami – Bondowoso Bersinergi Wujudkan Data Wilayah yang Akurat

13/07/2026
Sospol

Penanganan Perkara Febrie Adriansyah jadi Ujian Konsistensi Sistem Peradilan Pidana Terpadu

12/07/2026
Sospol

38 Masjid di Jatim Lolos Seleksi “Masjid Award 2026” DMI-Demasindo

12/07/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?