Surabaya, radar96.com – Sebanyak 39 mahasiswa asing dari Malaysia, Prancis, Jerman, India, dan Belanda yang menjadi peserta program pertukaran pelajar dari Kantor Hubungan Internasional ITS Surabaya mengunjungi Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya (MAS), Kamis.
“Arsitektur masjid ini besar, bagus, dan dirawat dengan baik, saya merasakan banyak energi positif, karena spiritualitasnya sangat terasa,” kata mahasiswi asal India, Vanshika, didampingi supervisor dari ITS, Azki.

Menurut Azki, puluhan mahasiswa asing dari berbagai negara itu datang ke ITS Surabaya untuk pertukaran mahasiswa sejak 1-2 minggu lalu dan mereka akan belajar di ITS dalam berbagai jurusan selama 1 semester.
“Itu merupakan program kerja sama ITS dengan berbagai universitas di luar negeri yang selalu datang pada setiap semester baru. Untuk pertama kalinya, kami kenalkan mereka dengan Kota Surabaya melalui city tour, diantaranya ke Masjid Al-Akbar,” katanya.

Kedatangan puluhan mahasiswa asing itu diterima oleh Kepala Urusan Wisata Religi MAS Anas Choiri dan tim. “Terima kasih atas kunjungannya, kami merasa terhormat dengan kunjungan ini. Masjid Al-Akbar merupakan masjid terbesar kedua di Indonesia,” katanya.
Sambil mengajak para mahasiswa asing itu masuk ke ruang utama dan keluar ke Kawasan Air Mancur, Anas Choiri menjelaskan Masjid Al-Akbar yang dibangun tahun 1995 dan baru selesai pembangunannya pada tahun 2000 itu memiliki dua filosofi.
“Masjid Al-Akbar memiliki dua filosofi yakni Islam dan nasional. Kubah besar ada lima buah yang melambangkan Rukun Islam dan kubah kecil ada enam buah yang melambangkan Rukun Iman. Lima kubah besar juga melambangkan Pancasila dengan lima sila,” katanya.
Sementara itu, filosofi nasional terdapat pada mihrab di ruang utama setinggi 17 meter, Bintang bersudut delapan di dinding utama, dan pintu berjumlah 45 buah yang semuanya melambangkan 17 Agustus 1945 atau tanggal proklamasi kemerdekaan Indonesia.
“Selain bangunan utama, kami juga memiliki sejumlah taman yang mengesankan Masjid Al-Akbar bukan hanya tempat ibadah, karena memiliki sekolahan dari TK hingga STAI, juga ada beberapa taman dan Menara 99m untuk melihat Surabaya dari lantai atas menara,” katanya. (*/mas)



