Surabaya, radar96.com – Jamaah Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya (MAS) melaksanakan Shalat Ghaib untuk Almarhum Jenderal TNI (Purn) H Try Sutrisno selaku pendiri MAS yang dipimpin Imam Besar MAS DR HA Muzzaky Al-Hafidz MAg di ruang utama MAS, Senin (2/3) malam.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan duka cita mendalam atas nama Masyarakat Jawa Timur terkait wafatnya Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) Try Sutrisno.
“Innaa lillahi wa innaa ilaihi raaji’uun. Bagi kami di Jatim, beliau adalah putra terbaik Indonesia yang kelahiran Surabaya dan pendiri Masjid Nasional Al-Akbar. Semoga (Masjid Al-Akbar) menjadi amal jariyah beliau,” kata Gubernur Khofifah.
Menurut Khofifah, almarhum merupakan sosok prajurit sekaligus negarawan yang mengabdikan seluruh hidupnya untuk bangsa dan negara. “Beliau adalah figur pemimpin yang bersahaja, tegas, dan penuh dedikasi dalam menjaga kedaulatan negara serta membangun pemerintahan,” tuturnya.
Sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdian almarhum, Gubernur Khofifah mengajak seluruh masyarakat Jawa Timur untuk mengibarkan Bendera Merah Putih setengah tiang selama 2 hari penuh.
Hal ini sesuai dengan amanat Undang Undang nomor 24 tahun 2009 Pasal 12 ayat (5) bahwa Pengibaran bendera setengah tiang dilakukan selama 2 (dua) hari untuk mantan Presiden dan mantan Wakil Presiden yang wafat.
“Kami dari Masjid Al-Akbar juga mengibarkan bendera setelah tiang sebagai wujud penghormatan dan rasa duka cita bangsa atas wafatnya almarhum yang juga pendiri Masjid Al-Akbar dan Ketua Dewan Pembina Masjid Al-Akbar,” kata Humas MAS H Helmy M Noor.
Almarhum tercatat sebagai peletak batu pertama pembangunan masjid Al-Akbar pada 4 Agustus 1995 dan menjadi salah satu penggerak pembangunannya di tengah kondisi ekonomi nasional saat itu yang mengalami krisis moneter hingga akhirnya MAS diresmikan Presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) pada 10 November 2000 atau 26 tahun lalu. (*/mas)



