By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Haul Masyayikh dan Tasyakur Khotmil Qur’an ke-2, Kemenag Probolinggo Tegaskan Ruh Qur’ani dan Sanad Keilmuan Pesantren
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Haul Masyayikh dan Tasyakur Khotmil Qur’an ke-2, Kemenag Probolinggo Tegaskan Ruh Qur’ani dan Sanad Keilmuan Pesantren
Sospol

Haul Masyayikh dan Tasyakur Khotmil Qur’an ke-2, Kemenag Probolinggo Tegaskan Ruh Qur’ani dan Sanad Keilmuan Pesantren

13/04/2026
SHARE

Probolinggo, radar96.com — Nuansa religius yang khidmat dan penuh keberkahan menyelimuti kegiatan Dzikirul Haul Masyayikh dan Tasyakur Khotmil Qur’an Bil Hifdzi ke-2 yang digelar di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadi’in Lil-Qur’an, Blado Wetan, Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (11/4/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, di antaranya perwakilan Bupati Probolinggo, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo Dr. H. Samsur, Wakil Tanfidziyah PWNU Jawa Timur KH. M. Balya Firjaun Barlaman, Nyai Hj. Nur Hanna Zamzami (Pengasuh PP Al-Baqarah Lirboyo Kediri), para pengasuh pondok pesantren, tokoh agama, serta wali santri.

Kehadiran Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo dalam kegiatan tersebut turut didampingi oleh Kasi PD Pontren yang mengikuti seluruh rangkaian acara dengan penuh khidmat.

Dalam sambutannya, Pengasuh Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadi’in Lil-Qur’an menyampaikan pesan reflektif melalui kisah seorang lelaki tua yang menanam pohon puluhan tahun lalu. Pohon tersebut kini tumbuh besar, berbuah lebat, dan memberikan manfaat bagi banyak orang.

Kisah tersebut menjadi perumpamaan perjuangan orang tua dalam mendidik anak. “Putra-putri yang dititipkan di pesantren memang dibimbing oleh para pengasuh, namun pahala dan keberkahan akan tetap mengalir kepada orang tua. Bahkan, kebahagiaan terbesar adalah ketika anak-anak tersebut kelak mendoakan dan menziarahi orang tuanya dengan lantunan Al-Qur’an,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Tanfidziyah PWNU Jawa Timur, KH. M. Balya Firjaun Barlaman, menegaskan bahwa keutamaan seseorang di sisi Rasulullah SAW tidak diukur dari kekayaan, jabatan, maupun kehebatan semata, melainkan dari seberapa banyak ia bersholawat.

“Orang yang paling berhak mendapatkan syafaat Rasulullah SAW adalah yang paling banyak bersholawat. Inilah bentuk keadilan Allah SWT sekaligus keutamaan yang harus kita amalkan,” tegasnya.

Selain itu, beliau juga menyinggung pentingnya menjaga sanad keilmuan dalam tradisi pesantren. Menurutnya, keilmuan Islam memiliki mata rantai yang jelas dan bersambung hingga kepada Rasulullah SAW, sehingga harus dijaga keberlanjutannya.

“Sanad keilmuan adalah kekuatan pesantren. Dari sanad, ilmu menjadi berkah, terjaga kemurniannya, dan tidak terputus dari sumber aslinya,” imbuhnya.

Ia juga memberikan motivasi kepada para santri penghafal Al-Qur’an agar terus istiqamah. Menurutnya, meskipun Al-Qur’an terdiri dari 30 juz, namun keistimewaannya adalah tidak pernah menimbulkan rasa bosan bagi para pembacanya.

“Al-Qur’an diturunkan untuk dibaca. Dengan pembiasaan, seseorang akan mampu menghafalnya dengan sendirinya. Banyak ulama terdahulu hafal Al-Qur’an karena kedekatan mereka dengan mushaf,” jelasnya.

Dalam arahannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo, Dr. H. Samsur, S.Ag., M.Pd.I, menegaskan bahwa Al-Qur’an dan pesantren merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan.

“Al-Qur’an dan pesantren jangan sampai terpisahkan. Ruh hakiki yang harus melekat dalam jiwa santri adalah nilai-nilai Al-Qur’an itu sendiri,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat peran pesantren sebagai pusat pendidikan yang tidak hanya mencetak generasi cerdas, tetapi juga berakhlak mulia dan berjiwa Qur’ani, serta mampu menjaga kemurnian ajaran Islam melalui tradisi keilmuan yang bersanad.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan lantunan dzikir yang menambah kekhusyukan suasana, sekaligus menjadi wujud rasa syukur atas capaian para santri dalam menyelesaikan hafalan Al-Qur’an.


ditambahi, tadi hadir juga Kepala Kemenhaj Kota Probolinggo Dr. Didik Heriadi yang sebelumnya menjabat Kasi PD Pontren Kab. Probolinggo, Mantan Kasi PD Pontren Kota Probolinggo HM. Taufik, Ketua FKUB Kota Probolinggo Prof. Dr. Muhammad Sulthan Dosen UINSA Surabaya

Iklan.

You Might Also Like

Halal Bihalal dan Rapat Koordinasi Komisi Pendidikan MUI Jatim Perkuat Kaderisasi Ulama dan Respon Isu Strategis Pendidikan

Biro Kesra Setdaprov Jatim dan DMI Siapkan UKIM 2026 untuk 9.000 Imam Masjid

Wadah Komunikasi dan Koordinasi Dapur MBG Terbentuk di Surabaya

Pelantikan Pengurus Cabang JKSN se-Banten Perkuat Organisasi dan Peran Ulama

Siswa SMA Khadijah Surabaya Tembus Rusia lewat Beasiswa “Russian Government Scholarship”

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article PCNU Surabaya Ajak Pemerintah Eksekutif dan Legislatif Bersinergi Atasi Permasalahan Ummat
Next Article Jelang Muktamar, PWNU Jatim Usulkan “Aswaja Center” jadi Lembaga/Badan Khusus NU

Advertisement



Berita Terbaru

Petani Tembakau Madura Keluarkan Tritura
Ekraf
KHM Chizni Umar Burhan “Penjaga Rumah Arsip NU” Wafat
Nahdliyyin
PWNU Jatim gagas “Gerakan NUConomic” berbasis tiga pilar pemberdayaan ekonomi warga NU ala “Nahdlatut Tujjar”
Nahdliyyin
Jelang Muktamar, PWNU Jatim Usulkan “Aswaja Center” jadi Lembaga/Badan Khusus NU
Nahdliyyin

You Might also Like

Sospol

Pelantikan PMII Airlangga, Wujudkan Semangat Kolaborasi Pendayagunaan Kader Islam Rohmatan Lil Alamin

30/03/2026
Sospol

Khutbah Jumat Syawal di Masjid Al-Akbar, Prof Mas’ud Said: Kemuliaan Tertinggi adalah Istiqomah pasca-Ramadhan

27/03/2026
Sospol

Khutbah Idul Fitri di Masjid Al-Akbar, Prof Ali Azis: Jadilah “Muslim Berdampak” Pasca Ramadhan

21/03/2026
Sospol

Gubernur Jatim Saksikan Rampak Bedug dan Takbir Idul Fitri di Masjid Al-Akbar Surabaya

20/03/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?