By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Kecam Penyergapan 9 Relawan Indonesia oleh IOF, Katib PBNU Desak Pemerintah Tempuh Langkah Diplomatik Tegas
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Kecam Penyergapan 9 Relawan Indonesia oleh IOF, Katib PBNU Desak Pemerintah Tempuh Langkah Diplomatik Tegas
Nahdliyyin

Kecam Penyergapan 9 Relawan Indonesia oleh IOF, Katib PBNU Desak Pemerintah Tempuh Langkah Diplomatik Tegas

21/05/2026 Nahdliyyin
SHARE

Jakarta, radar96.com — Katib Syuriyah PBNU, KH Ahmad Tajul Mafakhir, mengecam keras tindakan pasukan Israel Occupation Forces (IOF) yang diduga menyergap dan menculik 9 warga negara Indonesia yang tergabung dalam rombongan misi kemanusiaan Sumud Flotilla.

Kesembilan WNI tersebut terdiri dari relawan kemanusiaan dan jurnalis yang sedang menjalankan misi solidaritas kemanusiaan untuk Palestina. Mereka adalah Andi Angga dari Rumah Zakat, Asad Aras dari Spirit of Aqsa, Hendro Prasetyo dari SMART 171, Herman Budianto dan Ronggo Wirasanu dari Dompet Dhuafa, serta para jurnalis Bambang Noroyono dan Thoudy Badai dari Republika, Andre Prasetyo dari Tempo, dan Rahendro Herubowo dari iNews TV.

Gus Tajul menilai tindakan tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap nilai-nilai kemanusiaan internasional.

“Kami mengecam sekeras-kerasnya tindakan brutal dan biadab dari pasukan IOF yang menyergap serta menculik relawan kemanusiaan dan jurnalis Indonesia dalam misi Sumud Flotilla. Ini bukan hanya serangan terhadap warga sipil, tetapi juga bentuk pelecehan terhadap prinsip kemanusiaan universal,” tegasnya dalam keterangan tertulis, Kamis (21/5/2026).

Ia mendesak Pemerintah Republik Indonesia agar segera mengambil langkah diplomatik yang cepat, terukur, dan tegas untuk memastikan keselamatan sekaligus pembebasan seluruh WNI yang ditahan.

“Pemerintah Indonesia harus bergerak cepat melalui jalur diplomatik internasional. Keselamatan warga negara harus menjadi prioritas utama,” ujarnya.

Menurutnya, posisi strategis Indonesia di berbagai forum internasional, termasuk dalam BOP, dapat menjadi modal diplomatik penting untuk membangun tekanan global atas insiden tersebut.

“Kedudukan Indonesia di BOP setidaknya bisa menjadi pertimbangan dan daya tawar yang kuat guna menggalang tekanan internasional terhadap tindakan represif ini,” katanya.

Gus Tajul juga menegaskan bahwa dukungan Nahdlatul Ulama terhadap perjuangan rakyat Palestina merupakan sikap historis yang tidak pernah berubah sejak masa pendirian organisasi.

“Posisi para kiai NU dari dulu tidak pernah bergeser sejengkal pun. Sejak masa kepemimpinan Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari, Nahdlatul Ulama konsisten mendukung perjuangan rakyat Palestina dan menolak segala bentuk penjajahan,” jelasnya.

Ia menambahkan, serangan terhadap misi kemanusiaan tersebut telah melukai rasa kemanusiaan dunia dan mencederai ukhuwah insaniyah.

“Serangan atas misi kemanusiaan ini jelas melukai ukhuwah insaniyah. Karena itu, dunia internasional tidak boleh diam menghadapi tindakan semacam ini,” ungkapnya.

Di akhir pernyataannya, Gus Tajul mengajak seluruh masyarakat Indonesia, khususnya warga Nahdliyin, untuk terus mendoakan keselamatan para relawan dan jurnalis Indonesia yang menjadi korban dalam insiden tersebut.

“Mari rapatkan barisan dan panjatkan doa terbaik untuk keselamatan saudara-saudara kita,” pungkasnya. (*/fpnu)

Iklan.

You Might Also Like

Menag Nasaruddin Umar dan KH Imam Jazuli Bertemu Jelang Muktamar ke-35

PCNU Surabaya turba ke MWCNU Mulyorejo yang rantingnya miliki Mobil Ambulans

PCNU Surabaya: Jadikan Demokrasi Ruang Mencari Solusi, Bukan Menyebar Kebencian

Sambut Dies Natalis ke-13 Unusa Luncurkan Sekolah Manajemen dan Kesehatan Berkelanjutan

Pesantren Krapak Mayong Muliakan Anak Yatim di Hari Asyuro

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Kuliah Tamu di FISIP UNAIR, Akademisi AS: Menulis Itu Bukan Buat Pamer Kepintaran
Next Article Resmi, Cirebon Raya Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Muktamar ke-35 NU

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Menag Nasaruddin Umar dan KH Imam Jazuli Bertemu Jelang Muktamar ke-35
Nahdliyyin
Santunan dan Petualangan Sejarah, Pengalaman Baru Anak Yatim di Malang
Sospol
PCNU Surabaya turba ke MWCNU Mulyorejo yang rantingnya miliki Mobil Ambulans
Nahdliyyin
OTORITAS KEULAMAAN NAHDLATUL ULAMA
Kolom

You Might also Like

Nahdliyyin

Unusa Tembus Tiga Besar Nasional untuk SDG Kesehatan

25/06/2026
Nahdliyyin

Presiden Minta Dukungan NU Atasi Kebocoran 346 Miliar Dolar AS ke Luar Negeri

24/06/2026
Nahdliyyin

Kritik Kapitalisme Global, ISNU Ingatkan Pentingnya Kemandirian Ekonomi Internasional

21/06/2026
Nahdliyyin

PBNU Segera Tetapkan Tuan Rumah Muktamar ke-35 dalam Munas-Konbes

21/06/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?