Bondowoso, radar96.com – Sebanyak 334 siswa mengikuti Haflah Takhtim As-Sanah Ad-Dirosiyah MI At-Taqwa Bondowoso Tahun Pelajaran 2025-2026 Angkatan XXVII di At-Taqwa Islamic Center (AIC) Bondowoso, Minggu (21/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum istimewa bagi para siswa yang telah menuntaskan pendidikan dasar di lingkungan MI At-Taqwa Bondowoso. Selain menjadi ajang pelepasan peserta didik, haflah juga menjadi sarana refleksi atas perjalanan pendidikan yang telah ditempuh selama enam tahun.
Kepala MI At-Taqwa Bondowoso, Ust. H. Mohammad Zakariyah, S.Pd.I., mengungkapkan bahwa para lulusan akan melanjutkan pendidikan ke berbagai lembaga, baik pondok pesantren, madrasah tsanawiyah maupun sekolah umum.
Ia berharap para siswa tetap menjaga nilai-nilai agama yang selama ini menjadi pondasi utama pendidikan di MI At-Taqwa Bondowoso.
“Anak-anak sekalian, sebentar lagi kalian akan lepas dari MI At-Taqwa. Ada yang saya tanya tadi, sekitar 30 persen mondok dan 60 persen ada yang lanjut ke MTs, baik MTs At-Taqwa maupun MTs negeri, atau tidak sampai 5 persen itu ada yang masuk SMP. Dimanapun kalian berada mudah-mudahan menjadi mercusuar dimana-mana di lingkungan kalian berada,” ujarnya.
Ia juga menitipkan sejumlah pesan kepada para siswa agar tetap istiqamah menjalankan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari.
“Silakan masuk sekolah mana saja, tapi sekali lagi tetap satu dijaga. Jangan sekali-kali meninggalkan sholat, dua tetap bacalah Al-Qur’an, yang ketiga tolong jangan lupa sholawatnya, yang keempat jangan berani ke orang tua berbakti ke ayah dan ibu, yang terakhir jangan lupa doakan dan ingat kami ustadz/ustadzah kalian yang selama enam tahun bahkan juga di TK. Dimanapun kalian berada jangan lupakan, dan jangan lupa bawa serta dalam doa-doa kalian,” pesannya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso, Dr. H. Moh. Ali Masyhur, S.Ag., M.H.I., menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan yang telah mendampingi proses pendidikan para siswa hingga mencapai tahap kelulusan.
Ia mengajak para wisudawan untuk selalu mengingat jasa para guru yang selama ini memberikan ilmu, perhatian, dan kasih sayang.
“Anak-anakku semuanya lihat di depan ini guru-guru kalian yang setiap hari membersamai kalian semua. Doakan dengan penuh kesabaran. Bapak ibu yang ada di depan kita semua ini adalah beliau-beliau para asatidz asatidzah yang njenengan percaya untuk menitipkan amanah besar njenengan untuk produksi kader-kader militan yang akan diraih oleh kita bersama nanti,” katanya.
Menurut dia, hubungan emosional antara guru dan peserta didik merupakan bagian penting dari keberhasilan pendidikan di madrasah.
“Anak-anakku lihat para guru-guru njenengan semuanya. Ananda semua ini bukan anak kandungnya, tapi betapa besar rasa kasih sayang dan cinta dari para guru-guru kepada ananda semuanya. Sekarang, ananda semua pakai toga yang sangat luar biasa, insyaallah tangan-tangan dingin dari para asatidz asatidzah mendoakan,” ujarnya.
Ali Masyhur menegaskan bahwa madrasah memiliki peran besar dalam melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlakul karimah.
“Di madrasah ini itu semua kalian dapat. Tentu kami akan menghantarkan semuanya intelektualitas, akhlakul karimah, menjadi generasi yang beradab, bermartabat dan memberikan manfaat,” tuturnya.
Ia juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh asatidz dan asatidzah atas dedikasi yang telah diberikan dalam mendidik para siswa.
“Secara khusus kepada para asatidz dan asatidzah kami apresiasi penghormatan dan terima kasih setulus-tulusnya atas segala dedikasi, kesabaran dan pengorbanan dalam mendidik putra-putri kami. Keberhasilan putra-putri kami hari ini adalah buah dari keteladanan, doa dan sinergi pendidikan yang telah dibangun bersama,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso juga menyampaikan capaian akademik MI At-Taqwa Bondowoso berdasarkan hasil Tes Kompetensi Akademik (TKA) yang menunjukkan prestasi membanggakan.
Untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia, rata-rata nasional berada pada angka 59,13, sedangkan MI At-Taqwa Bondowoso berhasil meraih nilai rata-rata 73,31. Angka tersebut juga melampaui rata-rata Provinsi Jawa Timur yang berada pada angka 60,77.
Sementara untuk mata pelajaran Matematika, rata-rata nasional tercatat 42,44, sedangkan MI At-Taqwa Bondowoso memperoleh nilai rata-rata 54,42. Capaian tersebut juga berada di atas rata-rata Provinsi Jawa Timur yang mencapai 44,74.
“Alhamdulillah, berdasarkan hasil Tes Kompetensi Akademik (TKA), MIS At-Taqwa berhasil meraih nilai di atas rata-rata nasional maupun rata-rata Provinsi Jawa Timur,” kata Ali Masyhur.
Beliau menjelaskan bahwa capaian tersebut menunjukkan kualitas pembelajaran di MI At-Taqwa Bondowoso mampu menghasilkan prestasi akademik yang melampaui standar rata-rata nasional dan Jawa Timur.
Menurutnya, hasil tersebut merupakan indikator keberhasilan sinergi antara peserta didik, guru, kepala madrasah, wali murid, serta seluruh pemangku kepentingan dalam membangun budaya belajar yang unggul dan berkelanjutan.
Dengan diwisudanya 334 lulusan Angkatan XXVII, MI At-Taqwa Bondowoso berharap para alumni mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, menjaga tradisi keilmuan dan akhlakul karimah yang telah diajarkan di madrasah, serta tumbuh menjadi generasi yang berprestasi, beradab, dan memberikan manfaat bagi masyarakat, agama, dan bangsa. (*/Rif)



