By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Teh Tarik, Langkah Nyata Pesantren Al Jauhar Bangun Basis Ekonomi
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Ekraf > Teh Tarik, Langkah Nyata Pesantren Al Jauhar Bangun Basis Ekonomi
Ekraf

Teh Tarik, Langkah Nyata Pesantren Al Jauhar Bangun Basis Ekonomi

07/07/2026 Ekraf
SHARE

Probolinggo, radar96.com – Semangat membangun kemandirian ekonomi berbasis pesantren terus tumbuh di Pondok Pesantren Al Jauhar yang beralamat di Dusun Timbangan RT/RW 015/003, Desa Kropak, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo. Selain menjadi lembaga pendidikan Islam yang berfokus pada pembinaan ilmu agama dan akhlak santri, pesantren ini juga aktif mengembangkan berbagai unit usaha produktif sebagai upaya menciptakan sumber ekonomi yang berkelanjutan. Melalui dukungan Program One Pesantren One Product (OPOP) Jawa Timur, Pesantren Al Jauhar semakin optimis mengembangkan potensi kewirausahaan pesantren. Salah satu produk yang kini menjadi daya tarik sekaligus andalan adalah Teh Tarik Jelly Trily, minuman kekinian yang diproduksi langsung oleh para santri dengan standar mutu yang telah terjamin.

Sejak awal berdiri, Pondok Pesantren Al Jauhar memiliki komitmen untuk mencetak generasi yang tidak hanya memiliki bekal ilmu keagamaan, tetapi juga mampu mandiri secara ekonomi. Semangat tersebut diwujudkan melalui berbagai aktivitas yang memadukan pendidikan, pembinaan karakter, serta pengembangan keterampilan kewirausahaan bagi para santri. Pesantren meyakini bahwa santri harus memiliki kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk dalam mengelola usaha yang produktif dan bernilai ekonomi. Dengan konsep tersebut, lingkungan pesantren tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang belajar untuk membangun jiwa entrepreneur yang berlandaskan nilai-nilai keislaman.

Komitmen tersebut semakin diperkuat setelah pesantren ini bergabung dalam Program OPOP Jawa Timur pada tahun 2026. Keikutsertaan dalam program ini menjadi langkah strategis untuk memperluas pengembangan usaha pesantren melalui pendampingan, pelatihan, dan penguatan kelembagaan ekonomi. OPOP menjadi wadah yang mempertemukan pesantren dengan berbagai peluang pengembangan bisnis sehingga produk yang dihasilkan mampu memiliki daya saing yang lebih tinggi. Tidak hanya fokus pada peningkatan omzet, pesantren juga berupaya membangun sistem usaha yang profesional agar manfaatnya dapat dirasakan oleh santri maupun masyarakat di sekitarnya.

Salah satu unit usaha unggulan yang saat ini dikembangkan adalah Teh Tarik Jelly Trily, sebuah usaha waralaba minuman yang telah dijalankan sejak 1 November 2023. Seluruh bahan baku dipasok langsung dari pusat, sementara proses produksinya dilakukan di lingkungan pondok dengan melibatkan tenaga santri aktif sebagai bagian dari pembelajaran kewirausahaan. Produk ini telah mengantongi sertifikasi BPOM, Halal, serta HAKI, sehingga memberikan jaminan kualitas dan keamanan bagi konsumen. Minuman ini dipasarkan dengan harga yang terjangkau, yakni Rp6.000 per cup, sehingga dapat dinikmati oleh berbagai kalangan masyarakat. Selain mengembangkan usaha minuman, Pondok Pesantren Al Jauhar juga memberdayakan para wali santri melalui produksi kerupuk ikan jenggelek dan kerupuk ikan cumi-cumi dengan merek Abahqo, sebagai bentuk kolaborasi ekonomi yang memberikan manfaat lebih luas bagi keluarga santri dan masyarakat sekitar.

Pengurus Pondok Pesantren Al Jauhar, Gus Yasin, berharap kehadiran OPOP Jawa Timur dapat terus memberikan pendampingan yang berkelanjutan bagi perkembangan usaha pesantren. Menurutnya, tantangan terbesar yang dihadapi pelaku usaha pesantren saat ini bukan hanya pada proses produksi, tetapi juga penguatan pemasaran, legalitas, dan tata kelola usaha yang profesional. “Kami berharap OPOP Jawa Timur terus mendampingi pesantren melalui pelatihan di bidang marketing, membantu proses legalitas produk-produk pesantren, serta memberikan pembinaan berkoperasi yang baik dan benar. Dengan begitu, usaha pesantren dapat berkembang lebih pesat, memiliki daya saing yang tinggi, dan mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi santri maupun masyarakat,” ujar Gus Yasin.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris OPOP Jawa Timur, Gus Ghofirin, memberikan apresiasi atas kesungguhan Pondok Pesantren Al Jauhar dalam membangun ekosistem ekonomi berbasis pesantren. Menurutnya, usaha yang dikembangkan Al Jauhar menunjukkan bahwa pesantren mampu menghadirkan produk yang berkualitas sekaligus membuka ruang pemberdayaan bagi santri dan wali santri. “Apa yang dilakukan Pondok Pesantren Al Jauhar merupakan contoh nyata bagaimana pesantren mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi umat. OPOP Jawa Timur akan terus berkomitmen memberikan pendampingan, mulai dari penguatan koperasi, peningkatan kualitas produk, strategi pemasaran, hingga perluasan jaringan pasar agar produk-produk pesantren semakin dikenal dan mampu bersaing di tingkat yang lebih luas,” ungkap Gus Ghofirin pada Selasa (7/7/26).

Keberhasilan mengembangkan Teh Tarik Jelly Trily dan produk Abahqo menjadi bukti bahwa pesantren mampu bertransformasi menjadi pusat pemberdayaan ekonomi yang melibatkan banyak pihak. Masyarakat yang ingin menikmati produk-produk unggulan Pondok Pesantren Al Jauhar dapat langsung berkunjung ke alamat di atas atau melakukan pemesanan melalui nomor 0822-3385-9371.

Selain itu, Pondok Pesantren Al Jauhar juga membuka kesempatan reseller bagi pondok pesantren lain yang ingin ikut mengembangkan usaha Teh Tarik Jelly Trily, dengan fasilitas showcase gratis yang disediakan sebagai bentuk dukungan pengembangan jaringan pemasaran antar-pesantren. Melalui dukungan masyarakat dan kolaborasi antarpesantren terhadap produk lokal pesantren, diharapkan semangat kemandirian ekonomi yang diusung Program OPOP Jawa Timur dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang semakin luas bagi pesantren, santri, serta masyarakat.

Iklan.

You Might Also Like

Airlangga Business Community/ABC: Perubahan Kebijakan Publik Harus Dibaca Sebagai Terbukanya Peluang Bisnis

Dari Warung hingga Toko Pakaian, Mia Andalkan Layanan BRI Jalankan Usahanya di Bondowoso

BRI Bondowoso Perluas Layanan hingga Desa, BRILink Agen Wringin Layani Transaksi Warga

Kopi “Tujuh Bidadari” Bondowoso Tembus Malaysia

Jadi Mitra BRI sejak 2018, BRILink Cahaya Bintang Layani Warga Jebung Kidul, Bondowoso

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Menag Nasaruddin Umar dan KH Imam Jazuli Bertemu Jelang Muktamar ke-35
Next Article 310 Guru SD dan SMP Ikuti Pelatihan AI di Unusa

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Memperbaiki atau Merusak NU?
Kolom Opini
Soal Kondisi NU, Prof Mas’ud Said: Jangan Ada Perpecahan dan Lima Elemen Potensial Ini Harus Dirangkul
Nahdliyyin
Ketua PW Ikapete Jatim: Agenda di MPR RI Murni Khidmat Alumni, Bebas Politik Praktis
Nahdliyyin
Aliansi BEM Situbondo Desak BK DPRD Buka Penanganan Kasus Dugaan Narkoba Oknum Legislator
Sospol

You Might also Like

Ekraf

Hari Pelanggan Nasional 2026, Manajemen BRI Bondowoso Sapa Nasabah dan Beri Apresiasi

15/09/2026
Ekraf

Kopi Kalibaru – Banyuwangi Sabet Tiga Juara dalam kompetisi “Green Beans” di Yogyakarta

07/09/2026
Ekraf

Noe Letto Nikmati Kopi Bondowoso, Festival Jadi Panggung Promosi Komoditas Lokal

01/09/2026
Ekraf

Bondowoso Digital Days (BDD) 2026 ditutup, 5.452 Transaksi QRIS Tercatat dengan Omzet Rp783,1 Juta

28/07/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?