Surabaya, radar96.com – Sebanyak 80 remaja masjid se-Jawa Timur yang tergabung dalam Perhimpunan Remaja Masjid (Prima) Dewan Masjid Indonesia (DMI) mengikuti “Pelatihan Pemberdayaan Remaja Masjid, Keuangan dan Bisnis Syariah” yang diadakan Pengurus Wilayah (PW) DMI dan Yayasan Dewan Masjid Indonesia (Demasindo) Jatim.
“Kalau saya berkunjung ke daerah, takmir masjid umumnya curhat tentang sulitnya merangkul anak-anak muda ke masjid,” kata Ketua PW DMI Jatim Dr KHM Sudjak MAg saat membuka pelatihan yang diadakan PW Prima DMI Jatim itu di Surabaya, Sabtu.

Didampingi Ketua Yayasan Demasindo Jatim Drs H Suhadi dan Ketua Umum PW Prima DMI Jatim Akhmad Ainur Roziqin, Sudjak menilai pelatihan dengan peserta remaja dan milenial ini merupakan salah satu cara merangkul anak-anak muda, apalagi di Jatim ada 52.712 masjid.

“Pelatihan ini penting, karena remaja hari ini adalah pemimpin masa depan dan kesiapan mental apapun bagi anak-anak muda itu penting. Untuk itu, masjid perlu merangkul anak-anak muda, tentu dengan acara yang sesuai minat mereka,” katanya.
Menurut dia, kegiatan untuk anak-anak mud aitu jangan hanya sholat berjamaah dan kajian/pengajian rutin, namun takmir masjid perlu merangkul anak-anak muda dan perlu memberi porsi anak-anak muda untuk berkreasi di masjid.
“Contohnya di Masjid Al-Akbar Surabaya yang merekrut remaja dan diberi tugas mengelola kegiatan berbasis anak-anak muda, seperti Majelis Subuh GenZI dengan pemberi tausiyah juga dari kalangan muda yang punya banyak follower, seperti Hanan Attaki atau Habib Jakfar. Di Al-Akbar juga ada Mini Soccer untuk olahraga dan ngaji sambil olahraga,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Sudjak mengajak anggota Prima DMI se-Jatim untuk membantu tiga program unggulan DMI Jatim dari sisi kepentingan anak muda yakni Masjid Award, UKIM (Uang Kehormatan Imam Masjid), dan Halal Center.
“Bisa saja ada Masjid Award untuk masjid kategori masjid dengan kegiatan khusus anak muda paling menarik, atau pendamping muda untuk sertifikat halal bagi UMKM dari program Halal Center, atau kreasi untuk UMKM digital,” katanya.
Pelatihan PW Prima DMI Jatim itu menampilkan tiga narasumber yakni Dr H Moch Khoirul Anwar (Dekan FEB Unesa), Dr Ir Hj Dewi Masyithoh (pengusaha), dan Setya Ardianta MM (Divisi Talenta Digital Santri/PP Digipreneur Al-Yasmin Surabaya). (*/dmi)



