By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Ning Imaz: Teladan itu bukan karena viral
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Ning Imaz: Teladan itu bukan karena viral
Sospol

Ning Imaz: Teladan itu bukan karena viral

06/09/2026 Sospol
SHARE

Surabaya, radar96.com – Salah seorang pengasuh Pesantren Lirboyo, Kediri, Jatim, Ning Imaz Fatimatuz Zahra (Ning Imaz) menegaskan bahwa seseorang dapat menjadi teladan itu bukan karena dia paling viral atau banyak dicari di media sosial, karena sosok viral masih bisa menyebalkan.

“Kalau karena viral itu kita masih bisa kecewa kalau tiba-tiba sosok yang viral itu menimbulkan kontroversi,” kata Ning Imaz saat tampil bersama suaminya Gus Rifqil Muslim Suyuthi (Pesantren Mambaul Hikmah Kaliwungu, Kendal, Jawa Tengah) dalam Majelis Subuh GenZI (MSG) episode ke-28 di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya (MAS), Ahad Subuh.

Di hadapan ratusan GenZI yang menghadiri MSG yang diadakan Remaja Masjid dan GenZI MAS pada setiap bulan sekali itu, Ning Imaz menjelaskan keteladanan itu tidak bisa dipaksakan, tapi diperjuangkan dalam kebiasaan baik dan kepakaran ilmu dalam diri seseorang.

“Kalau karena quote itu banyak yang nggak kenal banget. Itu pun bisa saja menjadi baik karena ada sorotan kamera, tapi kalau sendirian bisa kembali ke watak aslinya. Itu bukan teladan. Contoh teladan yang paling baik adalah akhlak Rasululloh,” katanya dalam MSG episode ke-28 yang bertema ‘Satu Teladan Sejuta Kebaikan”.

Ning Imaz mencontohkan Rosululloh itu selalu memikirkan keselamatan umatnya, nabi itu selalu peduli kepada umat. “Kalau kita sulit mencontoh akhlak Rosulullloh itu, paling tidak kasih sayangnya kepada umatnya dapat dicontoh dengan berbagi yang kita lakukan kepada orang lain,” katanya.

Selain bukan teladan, viral itu juga dapat membuat bertambah bingung, karena tidak bisa membedakan, mana yang ilmu dan mana yang bukan, saking banyaknya yang viral itu, sehingga ilmu yang menjadi ikatan batin itulah “cahaya” kebaikan. “Kalau Nabi itu ma’shum, sosok yang selalu dijaga Allah untuk selalu dalam kebaikan,” katanya.
menimbulkan kontroversi,” kata Ning Imaz saat tampil bersama suaminya Gus Rifqil Muslim Suyuthi (Pesantren Mambaul Hikmah Kaliwungu, Kendal, Jawa Tengah) dalam Majelis Subuh GenZI (MSG) episode ke-28 di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya (MAS), Ahad Subuh.

Sementara itu, pendakwah milenial Gus Rifqil dari Pesantren Mambaul Hikmah Kaliwungu, Kendal, Jateng menjelaskan salah satu ciri khas sosok yang dapat menjadi teladan adalah orang yang selalu konsisten dalam perilaku yang baik. “Kalau konsisten berarti dia baik beneran, sehingga bisa menjadi teladan,” katanya.

Untuk masa sekarang justru banyak sosok yang “jarkoni” atau cuma ujar/bicara tapi nggak ngelakoni (bukan perbuatan konsisten/kebiasaan). “Misalnya ada seorang Bapak yang melarang anaknya main HP, tapi dia sendiri ngomong begitu dengan bawa HP dan anaknya sering melihatnya main HP. Itulah jarkoni, cuma ujar, tapi nggak ngelakoni,” katanya.

Oleh karena itu, kata Gus Rifqil, teladan itu sejatinya adalah sosok yang bukan teladan bagi orang lain tapi menjadi teladan bagi diri sendiri, sehingga dari diri orang itu sendirilah yang akhirnya bisa menjadi teladan bagi orang lain, misal Nabi sudah lama dikenal sebagai “Al-Amin” hingga akhirnya bisa menjadi teladan bagi lingkungannya.

“Jadi, teladan itu memang bukan karena popularitas atau kalau di era medsos itu viral, tapi teladan itu sosok yang konsisten/istiqomah dalam melakukan kebaikan bagi dirinya sendiri, lalu ditiru atau menjadi teladan bagi orang lain hingga akhirnya kebaikan itu pun menjadi kebiasaan bagi orang itu dan orang lain,” katanya. (*/mas)

Iklan.

You Might Also Like

Wagub Ajak Mahasiswa Baru Unusa Beri Kontribusi Bangsa Mulai Saat ini

Kerja Sama Unusa-ITS, Buka Peluang Raih Dua Ijazah dalam Lima Tahun

Sebut PMII, Rektor At-Taqwa Bondowoso Ajak Mahasiswa Gabung Organisasi Ekstra

Komunitas Anak Muda Bondowoso, PEMBERSATU, bantu masyarakat jalanan

Baznas Jatim Kirim Bantuan ke NTT Bersama FoZ dan Kemenag

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Baznas Jatim Kirim Bantuan ke NTT Bersama FoZ dan Kemenag
Next Article Wajah Digital NU di Muktamar Tambakberas 2026

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Kopi Kalibaru – Banyuwangi Sabet Tiga Juara dalam kompetisi “Green Beans” di Yogyakarta
Ekraf
Wagub Ajak Mahasiswa Baru Unusa Beri Kontribusi Bangsa Mulai Saat ini
Sospol
Kerja Sama Unusa-ITS, Buka Peluang Raih Dua Ijazah dalam Lima Tahun
Sospol
Sebut PMII, Rektor At-Taqwa Bondowoso Ajak Mahasiswa Gabung Organisasi Ekstra
Sospol

You Might also Like

Sospol

Khofifah ajak warga Jatim jadikan akhlak sebagai pedoman kehidupan

05/09/2026
Sospol

Survei ARCI: Perindo 1,1 Persen di Jatim, Zazuli: Kepercayaan Ini Modal Perjuangkan Kesejahteraan

03/09/2026
Sospol

Buka PKKMB 2026, Rektor Unusa Tekankan Kerja Keras, Soft Skill dan Adab

31/08/2026
Sospol

PT Utama Lestari Indonesia Dorong SDM Konstruksi Jatim Bersertifikat, Bidik Kebutuhan Proyek Triliunan Rupiah

31/08/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?