By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Tim ISNU dukung percepatan Jatim jadi “Halal Center Indonesia”
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Tim ISNU dukung percepatan Jatim jadi “Halal Center Indonesia”
Nahdliyyin

Tim ISNU dukung percepatan Jatim jadi “Halal Center Indonesia”

20/03/2022 Nahdliyyin
Tim ISNU Jawa Timur terus mendukung percepatan Provinsi Jawa Timur menjadi "Halal Center (Pusat Halal) Indonesia" melalui Pelatihan Pendamping Proses Produk Halal (PPH) yang dilakukan di Malang, Madiun, Lamongan, Surabaya, hingga akhirnya di Bojonegoro dengan 100 orang pendamping PPH mengikuti pelatihan di Aula SMA Negeri Model Terpadu Bojonegoro, Minggu (20/3/2022). (*/isnujtm).
SHARE

Bojonegoro (Radar96.com) – Tim ISNU Jawa Timur terus mendukung percepatan Provinsi Jawa Timur menjadi “Halal Center (Pusat Halal) Indonesia” melalui Pelatihan Pendamping Proses Produk Halal (PPH) yang dilakukan di Malang, Madiun, Lamongan, Surabaya, hingga akhirnya di Bojonegoro dan seterusnya di seluruh Jatim.

Di Bojonegoro, sebanyak 100 orang pendamping PPH dari Bojonegoro mengikuti pelatihan di Aula SMA Negeri Model Terpadu Bojonegoro, Minggu (20/3/2022), yang berlangsung selama dua hari untuk melatih mereka menjadi pendamping Usaha Mikro dan Kecil guna mendapatkan sertifikasi halal melalui jalur “self declare” (pernyataan mandiri).

Tim ISNU Jawa Timur terus mendukung percepatan Provinsi Jawa Timur menjadi “Halal Center (Pusat Halal) Indonesia” melalui Pelatihan Pendamping Proses Produk Halal (PPH) yang dilakukan di Malang, Madiun, Lamongan, Surabaya, hingga akhirnya di Bojonegoro dengan 100 orang pendamping PPH mengikuti pelatihan di Aula SMA Negeri Model Terpadu Bojonegoro, Minggu (20/3/2022). (*/isnujtm).

Dalam acara yang juga dihadiri Ketua PC ISNU Bojonegoro Dr Yogi Prana Izza itu, Ketua PW ISNU Jatim Prof HM Mas’ud Said, menyatakan, pelatihan ini merupakan upaya untuk meng-upgrade pengetahuan dan keterampilan para pendamping yang dari awalnya tidak tahu menjadi paham dan ahli.

“Oleh karena itu para pendamping harus bersungguh-sungguh. Sebab, persoalan halal haram perlu penguasaan materi yang mumpuni dan pemahaman menyeluruh sehingga masyarakat khususnya umat Islam benar-benar mendapatkan suguhan halal dari produk-produk yang disertifikasi”, paparnya.

Alumni program doktoral Flinders University Australia ini menjelaskan, baik Gubernur Jawa Timur maupun Bupati Bojonegoro sudah sepemahaman terkait dengan pengarusutamaan isu-isu halal dalam kegiatan perekonomian masyarakat. Tujuannya agar keinginan provinsi Jawa Timur menjadi halal center Indonesia didukung sepenuhnya ole masyarakat Bojonegoro.

“Saya ini tiga tahun menjadi Ketua Dewan Riset Kabupaten Bojonegoro, dan saya bukan orang asing di Bojonegoro. Antara Bu Khofifah dan Bu Ana Muawanah sudah saling mendukung terkait isu ini. Nanti pencapaian Pusat Halal Jawa Timur bisa lebih cepat, karena Presiden dan Wapres juga mendukung sepenuhnya,” katanya.

Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah mendukung penuh pelatihan yang diselenggarakan ISNU Jatim ini. Ia menjelaskan semenjak pandemi berakhir perekonomian masyarakat Bojonegoro berangsur-angsur membaik dan naik terus, termasuk sektor pertanian dan industri pengolahan, bahkan mengalami kenaikan yang signifikan.

Bupati Anna Muawanah optimistis perkembangan perekonomian Bojonegoro dan Jawa Timur akan terus membaik. Beberapa hal yang dilakukannya untuk mendukung upaya itu adalah dengan memperluas perekekonomian.

Bidang halal, menurut Bupati Ana, menjadi sumber ekonomi baru yang bisa menggerakkan perekonomian masyarakat. Meski posisi Indonesia saat ini di peringkat ke-4 di industri halal global. Namun ia melihat justru hal ini menjadi potency sekaligus peluang bagi kabupaten Bojonegoro untuk mengisinya dengan meningkatkan industri halal.

“Tahun lalu IPM kami mengalami kenaikan 0,55 persen yang itu menjadi terbaik keempat se-Jawa Timur. Tentu hal ini juga menjadi modal kami untuk mengakselerasi industri halal di Jawa Timur,” ujar Bupati yang bergelar Doktor Manajemen Lingkungan dari Universitas Negeri Jakarta ini.

Kasi Bimas Kemenag Bojonegoro, Dr. Abdullah Hafidz menjelaskan, selain umat Islam, produk-produk halal juga ditujukan kepada masyarakat non-muslim. Kemenag Bojonegoro akan menindaklanjuti program-program yang diinisiasi ISNU terkait isu halal melalui penyuluh-penyuluh halal yang ada di masing-masing kecamatan.

Ia mengakui saat ini masih banyak produk-produk yang belum bersertifikat halal, bukan hanya makanan, melainkan juga kosmetik, fashion, obat-obatan dan sebagainya. Menurutnya, isu halal harus di-masif-kan kepada masyarakat sehingga Bojonegoro bisa menjadi pusat halal di Jawa Timur.

“Jika yang dikonsumsi bukan makanan halal, maka kemungkinan hidup susah itu semakin besar. Oleh karena itu, kami siap mendukung. Kami punya satgas halal juga yang bisa bergerak dengan penyuluh-penyuluh,” pungkasnya. (*/pna)

Iklan.

You Might Also Like

Delegasi BARMM Mindanao-Filipina Adakan “Studi Banding” Pendidikan ke PWNU Jatim

Gus Kikin tekankan pentingnya sanad keilmuan dan semangat persatuan

LDNU Jatim Adakan Dzikir Akbar untuk Doakan Muktamar Ke-35 NU dan Indonesia

PWNU dan PCNU se-Jatim Usulkan 16 Nama AHWA yang Pilih Rais Aam

PWNU Jatim Tugaskan KH Abdul Hakim Mahfudz jadi calon Ketua Umum PBNU 2026-2031

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Muslimat IPHI Surabaya Gelar Pengajian Rutin Perdana
Next Article Mario Aji lolos MotoGP Mandalika di kelas Moto3 GP, Gubernur Khofifah ucapkan Selamat

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Demasindo-DMI Jatim: Tahun 2026 ada 37 kegiatan DMI untuk Masjid
Sospol
Gerakan Seribu Buku Karya Murid Dimulai, Korwilcam Pendidikan dan Dispendik Bondowoso Perkuat Budaya Literasi
Milenial
LDNU Jatim dan UNISMA Cetak 200 Da’i Gen-Z yang Moderat dan Adaptif di Era Digital
Milenial
Harmonisasi Dua Kutub Tradisi
Kolom

You Might also Like

Nahdliyyin

Jelang Muktamar NU ke-35, ISHARI gelari KHA Wahab Hasbullah sebagai “Bapak ISHARI”

20/07/2026
Nahdliyyin

Lengkapi Istighotsah Kubro dengan Aksi Sosial Santuni 84 Anak Yatim

19/07/2026
Nahdliyyin

Ketua PCNU Sidoarjo Ingatkan Amanah dan Niat Pengabdian di NU

19/07/2026
Nahdliyyin

KH Yusuf Hasyim Penuhi Syarat sebagai Pahlawan Nasional

16/07/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?