By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: PBNU minta Kedubes Inggris hormati Budaya dan Agama di Indonesia terkait Bendera LGBT
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > PBNU minta Kedubes Inggris hormati Budaya dan Agama di Indonesia terkait Bendera LGBT
Nahdliyyin

PBNU minta Kedubes Inggris hormati Budaya dan Agama di Indonesia terkait Bendera LGBT

23/05/2022 Nahdliyyin
Ilustrasi -LGBT. (*/NUO)
SHARE

Jakarta (Radar96.com) – Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) H Fahrur Rozi (Gus Fahrur) meminta Kedubes Inggris yang merupakan perpanjangan tangan Pemerintah Inggris, hendaknya menghormati budaya dan agama di Indonesia yang punya nilai dan aturan berbeda dengan negaranya perihal LGBT.

“Mereka hendaknya menghormati nilai budaya, agama, dan kepercayaan yang berlaku di Indonesia,” kata Gus Fahrur tentang sikap Kedubes Inggris di Jakarta yang mengibarkan bendera Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT), Jumat (20/5/2022).

Ia menyatakan pengibaran yang dilakukan di dalam lokasi Kedubes itu tidak akan menjadi polemik jika tidak dipublikasikan melalui akun resmi medis sosial Kedubes, sehingga kini menjadi perdebatan, karena masyarakat Indonesia menentang pergerakan tersebut.

“Sebagai tamu di Indonesia selayaknya mereka menghormati tata krama dan budaya lokal yang sampai saat ini menolak LGBT,” ucapnya.

Bangsa Indonesia memiliki falsafah Pancasila yang sangat menghormati nilai-nilai ajaran agama dan tidak ada satu agama pun dari enam agama yang diakui Indonesia menolerir praktik LGBT.

“Sebagai penyimpangan seksual pelakunya perlu dibimbing dan diobati jika diperlukan agar kembali ke fitrah manusia secara normal,” kata pengasuh Pesantren An-Nur, Bululawang, Malang, Jatim itu.

Sementara itu, Rais Syuriyah PBNU KH Cholil Nafis menganggap bahwa LGBT adalah ketidaknormalan yang harus diobati, bukan dibiarkan dengan dalih toleransi. Ia lantas mengajak agar umat Islam tidak ikut menyiarkan pasangan LGBT.

“Meskipun itu bawaan lahir (tetapi) bukan itu kodratnya. Manusia itu yang normal adalah laki berpasangan dengan perempuan, begitu juga sebaliknya. Janganlah kita ikut menyiarkan pasangan LGBT ini,” ungkap Kiai Cholil dalam cuitannya di Twitter, beberapa hari yang lalu.

Ia menjelaskan, ada seseorang yang memang terlahir dengan kelamin ganda atau bahkan tidak berkelamin. Ada pula orang yang berkelamin satu tetapi orientasi seksnya berlawanan dan ada yang memang kelaminnya normal sebagai laki-laki tetapi karena ikut-ikutan menjadi berlagak seperti perempuan.

“Semua itu dalam Islam harus dikembalikan pada jenis kelamin yang sebenarnya,” tegas pengasuh Pondok Pesantren Cendekia Amanah, Depok, Jawa Barat ini. (*)

Iklan.

You Might Also Like

Sowan PCNU Kota Surabaya, PKS Siap Wujudkan Tokoh NU sebagai Nama Jalan di Surabaya

Menag Nasaruddin Umar dan KH Imam Jazuli Bertemu Jelang Muktamar ke-35

PCNU Surabaya turba ke MWCNU Mulyorejo yang rantingnya miliki Mobil Ambulans

PCNU Surabaya: Jadikan Demokrasi Ruang Mencari Solusi, Bukan Menyebar Kebencian

Sambut Dies Natalis ke-13 Unusa Luncurkan Sekolah Manajemen dan Kesehatan Berkelanjutan

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article MA IPNU se-Jatim: PKPT IPNU-IPPNU masih diperlukan
Next Article HUT ke-729 Surabaya, Gubernur Khofifah-Walikota Surabaya “Nguleg” Rujak di Cobek Raksasa

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Cegah Diabetes dan Hipertensi, Mahasiswa KKN UIN KHAS Jember Gelar Pemeriksaan Kesehatan Lansia
Sospol
Nasim Khan DPR RI Minta Transformasi PTPN Berpihak pada Karyawan dan Industri Hilir
Sospol
Pengamanan Piodalan di Pura Mandara Giri Semeru Agung Berjalan Aman dan Lancar
Uncategorized
Sowan PCNU Kota Surabaya, PKS Siap Wujudkan Tokoh NU sebagai Nama Jalan di Surabaya
Nahdliyyin

You Might also Like

Nahdliyyin

Pesantren Krapak Mayong Muliakan Anak Yatim di Hari Asyuro

27/06/2026
Nahdliyyin

Unusa Tembus Tiga Besar Nasional untuk SDG Kesehatan

25/06/2026
Nahdliyyin

Presiden Minta Dukungan NU Atasi Kebocoran 346 Miliar Dolar AS ke Luar Negeri

24/06/2026
Nahdliyyin

Kritik Kapitalisme Global, ISNU Ingatkan Pentingnya Kemandirian Ekonomi Internasional

21/06/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?