By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Hari Lansia Nasional, Gubernur Khofifah: Sayangi Lansia
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Hari Lansia Nasional, Gubernur Khofifah: Sayangi Lansia
Sospol

Hari Lansia Nasional, Gubernur Khofifah: Sayangi Lansia

29/05/2022 Sospol
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Lansia. (*/hmn)
SHARE

Malang (Radar96.com) – Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) diperingati setiap tanggal 29 Mei, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak segenap lapisan masyarakat untuk menyayangi para lanjut usia (lansia).

Khofifah mengajak masyarakat luas untuk menjaga kesejahteraan, kebahagiaan serta melindungi lansia. “Saat ini, khususnya menjaga dan melindungi lansia dari beberapa penyakit menular seperti Covid-19. Hal ini sejalan dengan tema peringatan HLUN tahun 2022 ini yakni, ‘Lansia Sehat, Indonesia Kuat,” jelasnya usai menghadiri pelantikan PC Muslimat NU Kota Malang di Aula KH. Abdurrahman Wahid UNISMA Malang (29/5).

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Lansia. (*/hmn)

Salah satunya dengan menjaga dan melindungi para lansia, terutama yang ada di lingkungan terdekat kita , agar kesehatannya terjaga dan tidak terpapar dari penyakit menular seperti Covid-19. Sebab mereka merupakan kelompok yang rentan terhadap penularan Covid-19. Begitu pula kesejahteraan lansia.

“Meskipun pandemi Covid-19 saat ini keadaannya terus melandai, namun saya mengajak seluruh masyarakat untuk turut menjaga dan melindungi para lansia dari risiko terpapar virus. Bagi kaum muda untuk ikut menjaga jangan sampai kita menjadi carrier (pembawa virus) bagi mereka yang lansia. Poinnya saling menjaga dan melindungi,” kata Khofifah.

Ia mengatakan, salah satu upaya yang dilakukan untuk menjaga dan melindungi para lansia dari terpapar virus Covid-19 adalah dengan vaksinasi. Berdasarkan data dari Dashboard SI Satu Data Covid-19 KCPEN (Kontrol Tower Vaksin) per (27/5), capaian target vaksinasi dosis lansia di Jatim untuk dosis 1 mencapai 77,51%, dosis 2 mencapai 64,15%, dan dosis 3 mencapai 14.78%.

“Dari 38 kabupaten/kota di Jatim, sebagian besar dosis keduanya telah mencapai lebih dari 60 persen. Namun ada 11 kabupaten/kota yang dosis dua masih di bawah 60 persen. Untuk itu, mohon bagi 11 kabupaten/kota ini dipercepat lagi dosis keduanya,” katanya.

Adapun 11 kabupaten/kota yang vaksis dosis kedua bagi lansianya masih di bawah 60% yakni Kabupaten Jember, Kabupaten Madiun, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Jombang, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Kediri, Kabupaten Malang, Kabupaten Lumajang, dan Kota Probolinggo.

Mantan Menteri Sosial ini mengungkapkan bahwa keluarga atau lingkungan terdekat menjadi tempat persemaian dan sumber kebahagiaan serta kesejahteraan bagi para lansia.

Untuk itu, Pemprov Jawa Timur memiliki prigram PKH Plus yang dikhususnya bagi lansia kurang mampu dan lansia yang rentan. Khofifah juga mengajak masyarakat untuk membangun dan menciptakan kebahagiaan di tengah-tengah keluarga, terutama bila di dalam keluarga tersebut ada lansia. Dengan adanya kebahagiaan tersebut, diharapkan menambah semangat dan kedamaian di hati para lansia.

“Tidak hanya yang ada di tengah keluarga, bagi para lansia yang berada di panti sosial pun demikian. Teman-teman dan petugas di panti adalah keluarga mereka. Bagaimana mereka saling menghormati dan menyayangi satu dengan yang lain. Karena pada dasarnya kedamaian dan rasa sayang inilah yang membuat hati menjadi lebih tenang,” ungkapnya.

Sementara itu, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim, Angka Harapan Hidup (AHH) di Provinsi Jatim terus meningkat dari tahun ke tahun. Peningkatan AHH Provinsi Jatim ini tercatat sejak tahun 2019 yakni 71,18 tahun, tahun 2020 yakni 71,30 tahun, dan pada tahun 2021 yakni 71,38 tahun.

AHH ini merupakan alat untuk mengevaluasi kinerja pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan penduduk pada umumnya, dan meningkatkan derajat kesehatan pada khususnya.

Angka Harapan Hidup yang rendah di suatu daerah harus diikuti dengan program pembangunan kesehatan, dan program sosial lainnya termasuk kesehatan lingkungan, kecukupan gizi dan kalori termasuk program pemberantasan kemiskinan.

“Semakin meningkatnya Angka Harapan Hidup di Jatim ini menandakan bahwa pelayanan kesehatan yang disediakan pemerintah untuk masyarakat terutama lansia telah terakses dengan baik. Harapan kami tentunya Angka Harapan Hidup di Jatim ini semakin meningkat setiap tahunnya,” katanya.

Pemprov Jatim sendiri terus mendorong peningkatan kualitas layanan bagi lansia. Salah satunya melalui Unit Pelaksana Teknis Pelayanan Sosial Tresna Werdha (UPT PSTW) Dinas Sosial Jatim. UPT PSTW ini tersebar di 7 kabupaten/kota di Jatim. Yakni Jember, Pasuruan, Blitar, Jombang, Magetan, Banyuwangi dan Bondowoso.

“Tentunya UPT PSTW Dinsos Jatim yang ada di berbagai wilayah ini terus berupaya memberikan layanan bagi para lansia. Mulai dari pemeriksaan kesehatan, perawatan kebersihan diri dan lingkungan, pemberian santunan dan sembako, makanan tambahan, sampai dengan bimbingan sosial dan mental. Tidak hanya bagi lansia yang ada di UPT tersebut, tapi juga di wilayah sekitarnya,” kata Khofifah.

Ia berharap kepedulian masyarakat terhadap lansia meningkat, terutama terhadap lansia di dalam keluarga. “Apabila kepedulian meningkat, maka jumlah lansia terlantar bisa dikurangi. Karena lansia tersebut bisa kembali ke keluarga mereka masing-masing,” pungkasnya. (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

PW JKSN Gorontalo Resmi Dilantik, Usung Misi Kemandirian Umat

Imam Masjid Al-Akbar: Haji adalah Miniatur Kehidupan

Masjid Al-Akbar Surabaya Kembangkan “Bioflok Ikan” berbasis Teknologi RAS

Perkuat Digipreneur, Al Yasmin Hadiri Rakor Rencana Pengembangan Pesantren

Sowan Rektor, Pesantren Digipreneur Al Yasmin Perkuat Kolaborasi dengan UPN “Veteran” Jawa Timur

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article PWNU Jatim kritisi pengangkatan Anggota TNI/Polri sebagai Pj Kepala Daerah
Next Article PBNU canangkan 10 Juta Pohon dan Santripreneur

Advertisement



Berita Terbaru

Cetak 35 Juru Sembelih Halal Halal, ISNU Jatim Perkuat Sektor Hulu Industri Halal
Nahdliyyin
PW JKSN Gorontalo Resmi Dilantik, Usung Misi Kemandirian Umat
Sospol
Waketum PP ISNU Prof Mas’ud Said Lantik 95 Pengurus Baru ISNU Blitar
Nahdliyyin
Imam Masjid Al-Akbar: Haji adalah Miniatur Kehidupan
Sospol

You Might also Like

Sospol

Hari Puisi Nasional, Unusa Luncurkan Buku Puisi Karya Dosen dan Hadirkan Sejumlah Tokoh Sastra

28/04/2026
Sospol

Pemkot dan Kemenag Surabaya bentuk Pondok Pesantren Tangguh Bencana

27/04/2026
Sospol

Jangan Lompat Urutan, Institut Sarinah Ingatkan DPR Jaga Integritas Seleksi Pimpinan Ombudsman

25/04/2026
Sospol

Komisaris Polisi itu Kini Lulus Sarjana Akuntansi di Unusa

22/04/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?