Kota Batu (Radar96.com) – Gelaran “Jatim Kominfo Festival (JKF) 2022” yang dipusatkan di Balai Kota Among Tani Kota Batu dan dibuka langsung oleh Gubernur Khofifah Indar Parawansa pada Senin (25/7) berlangsung hingga Kamis (28/7/2022).
Dalam festival untuk mengakselerasi transformasi digital di Jatim ini, digelar pameran kemajuan dan digitalisasi yang dilakukan oleh setiap pemda, baik kabupaten maupun kota Se Jawa Timur. Tidak hanya itu, festival ini juga diramaikan dengan forum maupun workshop teknologi informasi, serta pertunjukan seni.
Secara khusus, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa ajang ini sengaja mengangkat tema “Optimis Jatim Bangkit dengan Akselerasi Transformasi Digital” agar menjadi tonggak kemajuan Jawa Timur, khususnya dalam penyelenggaraan pemerintahan maupun dalam pemberian layanan publik.
Gubernur Khofifah juga mengatakan, plan of action dalam mengakselerasi transformasi digital perlu menjadi perhatian, termasuk bagaimana digitalisasi tetap harus mampu menjaga dan mengawal NKRI.
“Konten-konten inspiratif yang mampu membangun produktivitas, semangat, dan pemikiran yang positif harus terus ditingkatkan. Semoga kita semua bisa menjaga sinergisitas dari seluruh elemen strategis di Jawa Timur,” ujarnya.
Ia juga memaparkan bahwa Jatim kini tengah membangun Satu Data Jatim. Yang akan menjadikan kesatuan data di Jawa Timur untuk meningkatkan kinerja, menambah produktivitas, dan efektivitas program yang tujuannya untuk menyejahterakan warga masyarakat Jawa Timur.
“Saya rasa Jatim Kominfo Festival ini akan menjadi pendorong dan penyemangat aplikasi transformasi digital di seluruh daerah di Jatim untuk meningkatkan produktivitas, efektivitas dan transpransi dalam penyelenggaraan pemerintahan,” tegas Khofifah.
“Tak hanya itu, dengan adanya basis digital, maka layanan publik bisa diakses lebih cepat, pengaduan dan masukan bisa tersampaikan dengan baik. Dan bisa dilakukan dimanapun dan kapanpun,” pungkasnya.
Di sisi lain, Kepala Diskominfo Jatim, Hudiyono mengatakan, JKF 2022 diharapkan mampu menjadi etalase berbagai kemajuan di bidang informasi dan komunikasi publik di berbagai daerah di Jawa Timur.
“Seperti pemerataan dan perluasan akses digital bagi seluruh lapisan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur jaringan dan penguatan aplikasi,” kata Hudiyono.
Beberapa kegiatan digelar dalam 4 hari dilangsungkannya JKF seperti Forum Statistisi, Forum Infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), Forum Walidata, Workshop Kehumasan, Workshop Literasi Digital, Workshop Jatim Smart Innovation, Workshop Smart Communication Product, Workshop Relawan TIK, dan Sosialisasi Pembinaan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM).
Ada juga Bimbingan Teknis (Bimtek) Website Kim.id, Rapat Koordinasi Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional – Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (SP4N LAPOR!), Pameran Teknologi dari Diskominfo Provinsi Jatim dan Kabupaten/Kota se-Jatim, Bazaar UMKM, serta Pertunjukan Rakyat (Pertura) seni dan budaya lokal Jatim.
Tak kalah menarik, kegiatan ini juga dimeriahkan oleh beberapa artis seperti Wiwik Sagita, Imron Sadewa, dan Dewi Rere. Jadi selain mengedukasi, JKF 2022 juga menghibur masyarakat Jawa Timur dan Kota Batu khususnya. (*/hmn)



