By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: KPK-Pemprov Jatim adakan Bimtek Keluarga Berintegritas bagi ASN
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > KPK-Pemprov Jatim adakan Bimtek Keluarga Berintegritas bagi ASN
Sospol

KPK-Pemprov Jatim adakan Bimtek Keluarga Berintegritas bagi ASN

30/08/2022 Sospol
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI bekerjasama dengan Pemprov Jatim menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Keluarga Berintegritas bagi ASN eselon satu dan dua dan keluarga di Surabaya, Selasa (30/8). Acara itu dibuka Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. (*/hmn)
SHARE

Surabaya (Radar96.com) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI bekerjasama dengan Pemprov Jatim menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Keluarga Berintegritas bagi ASN eselon satu dan dua dan keluarga di Surabaya, Selasa (30/8).

Demi menekan peluang terjadinya tindakan korupsi maupun penyalahgunaan kewenangan, Bimtek ini tak hanya diikuti para pejabat, namun harus membawa serta pasangan masing-masing, baik istri atau suaminya. Dengan harapan keluarga akan menjadi benteng utama dalam mencegah terjadinya tindakan korupsi maupun penyalahgunaan kewenangan.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang hadir secara langsung membuka Bimtek secara khusus menyampaikan apresiasi kepada KPK RI atas penyelenggaraan Bimtek Keluarga Berintegritas.

Menurut Khofifah, Bimtek ini sangat penting sebagai langkah preventif dan edukatif anti korupsi berbasis keluarga. Dirinya juga yakin ini akan bisa mengungkit integritas masing-masing pejabat di lingkungan Pemprov Jatim.

“Ini pola yang sangat bagus. Yang laki-laki membawa istrinya dan yang perempuan membawa suaminya. Pola ini dilakukan agar sama-sama bisa saling memahami betapa pentingnya menjaga integritas berbasis keluarga untuk menghindari perilaku koruptif,” ungkap Khofifah.

Dengan tema Mewujudkan Keluarga Antikorupsi Melalui Penanaman Nilai-Nilai Integritas, Khofifah berharap kegiatan ini bisa dilakukan rutin atau berkala. Ini penting, sebab integritas dalam diri seseorang harus terus menerus dipompa dan diinjeksi demi menghindari adanya distorsi.

“Kita sebagai kepala daerah tentu berharap reguler. Kenapa? Karena integritas itu memang harus terus dipompa dan diinjeksi karena kadang ada godaan dan ujian sehingga bisa tereduksi,” ujarnya.

“Nah pola-pola seperti ini jadi bagian penting untuk mengingatkan kita semua, tentu termasuk saya sebagai kepala daerah. Penguatan ini menjadi sangat penting, karena juga mengingatkan mereka harus kerja baik , berintegritas dan tidak korupsi,” tambahnya.

Dia berharap pemberdayaan masyarakat melalui entitas terkecil (keluarga) ini mampu memperkuat integritas diseluruh ASN Pemprov Jatim. “Keluarganya kuat berintegritas, komunitasnya berintegritas, maka seluruh ASN berintegritas,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Jejaring Pendidikan KPK RI Aida Ratna Zulaiha menyampaikan bahwa dalam proses pencegahan korupsi KPK RI memiliki 3 strategi utama.

Pertama, strategi pendidikan yang dilakukan dalam rangka menanamkan nilai supaya orang tidak ingin atau tidak mau korupsi. Strategi kedua adalah strategi pencegahan dilakukan melalui upaya upaya pencegahan dan perbaikan sistem supaya orang tidak bisa korupsi.

Strategi ketiga adalah strategi penindakan dilakukan melalui proses penanganan perkara mulai dari penyelidikan penyidikan penuntutan hingga eksekusi supaya orang kemudian takut dan jera.

“Jadi kenapa KPK melakukan kegiatan pendidikan anti korupsi ini, untuk selalu mengingatkan tentang pentingnya nilai-nilai integritas agar selalu ditanamkan dan dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari sehingga sebagai bagian dari perilaku anti korupsi,” tegasnya.

Selain itu, Aida berharap bahwa dengan kegiatan bimbingan teknis keluarga berintegritas ini diharapkan dapat menumbuhkan dan melaksanakan kembali nilai-nilai integritas dalam kehidupan keluarga.

“Mengingatkan keluarga kita untuk saling mengingatkan saling peduli dan menyayangi hidup rukun, harmonis serta dapat membimbing dan membesarkan anak-anak dengan penuh kasih sayang dan menanamkan nilai-nilai moral yang baik,” tandasnya.

“Juga bagi tiap pasangan, saya berpesan untuk harus kritis pada pendapatan suami atau istri di luar gaji dan tidak menuntut secara berlebihan pada pasangan masing-masing agar terhindar dari perilaku korupsi,” pungkasnya. (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

Apatis atau Peduli? Diskusi UKSW Menguji Masa Depan Gerakan Mahasiswa

BAZNAS Bondowoso Perkuat Akses Pendidikan

PDUF MUI Jatim Gelar Doa untuk Negeri, Kobarkan Optimisme Menuju Indonesia Emas

Umaha dan YPM Gaungkan Revolusi Hijau Nusantara Melalui Karnaval Akbar 1 Muharram

Tahun Baru Islam 2026, Gubernur Khofifah Resmikan “FishTech” di Masjid Al-Akbar

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article 1.300 peserta ikuti Perkemahan Moderasi Beragama di Mojokerto
Next Article KIB Paling Solid, Akan Diuji saat Penentuan Kandidat

Advertisement


Iklan.

Berita Terbaru

Apatis atau Peduli? Diskusi UKSW Menguji Masa Depan Gerakan Mahasiswa
Sospol
BAZNAS Bondowoso Perkuat Akses Pendidikan
Sospol
SIKLUS, Inovasi Pasta Gigi Herbal Karya Pesantren Hidayatullah Surabaya
Ekraf
Dibalik angka 6 + 10 = 17 di Ranah Geopolitik
Kolom

You Might also Like

Sospol

Ciptakan Ekosistem Ilmiah, MUI Kota Probolinggo Buat Program Terobosan Kolaborasi dengan Unuja Terbitkan Jurnal Ilmiah Bereputasi

14/06/2026
Sospol

Gus Lilur Desak Dirjen Bea Cukai Dicopot

14/06/2026
Sospol

Kajian Senja Al-Yasmin, Gus Mujab Kupas Empat Level Manusia (Muslim, Mukmin, Arif, Ulul Albab)

12/06/2026
Sospol

Pengelola Masjid Islamic Center Pemprov Kaltim Lakukan “Studi Banding” ke Masjid Al-Akbar

10/06/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?