By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Gubernur Khofifah langsung meluncur ke Nganjuk tinjau longsor
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Gubernur Khofifah langsung meluncur ke Nganjuk tinjau longsor
Sospol

Gubernur Khofifah langsung meluncur ke Nganjuk tinjau longsor

15/02/2021
SHARE

Nganjuk (Radar96.com) – Bencana tanah longsor yang terjadi, Minggu, 14 Februari 2021 di Kab. Nganjuk mendapat perhatian Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Orang nomor satu di Jatim itu langsung meluncur ke lokasi bencana di Dusun Selopuro, Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos, Kab. Nganjuk, Senin (15/2).

Didampingi Bupati Nganjuk Novi Rahman, Danrem 081, Dandim, Kapolres Nganjuk serta beberapa Kepala Dinas Pemprov Jawa Timur, Gubernur Khofifah meninjau lokasi longsor dan menyerahkan bantuan.

Setibanya di lokasi, Gubernur Khofifah langsung mendengarkan paparan Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat terkait kronologis bencana. Gubernur pun menyerahkan sejumlah santunan kepada korban maupun masyarakat yang terdampak bencana sekaligus meninjau Dapur Umum, Posko Bencana dan Posko Kesehatan, sekaligus Pos Ante Mortem.

Gubernur Khofifah menyerahkan bantuan berupa satu ton beras, makanan anak sebanyak 200 paket, matras 200 lembar, kasur 200 lembar, kids ware 50 paket, makanan siap saji 120 paket dan selimut 50 lembar.

Tak hanya itu, juga diserahkan bantuan berupa 4 set APD, 1 unit Alkom, 120 paket lauk pauk serta 120 paket tambahan gizi. Sejumlah alat berat dan beberapa ambulans juga diterjunkan

Dalam kesempatan itu, Gubernur Khofifah membagikan sejumlah bantuan dan membagikan buku kepada anak-anak terdampak.

Kepada awak media, Gubernur Khofifah menyampaikan proses pencarian korban longsor terus dilakukan sampai ditemukan seluruh korban yang tertimbun. Untuk mempercepat pencarian, pihak kepolisian akan menerjunkan anjing pelacak.

“Saya telah berkoordinasi dengan Pak Kapolres dan ternyata sudah disiapkan anjing pelacak untuk mempercepat proses identifikasi,” ungkapnya.

Menurut Khofifah, lokasi bencana memang cukup curam. Kondisi tebing mengharuskan untuk meningkatkan kehati-hatian dan kewaspadaan.

“Utamanya alat berat dan juga dipersiapkan jalan-jalan atau akses lainnya, sehingga dapat mencapai titik tertentu agar dapat mencapai titik perkiraan korban,” terangnya.

Gubernur perempuan pertama di Jatim itu menuturkan bahwa Pemkab Nganjuk saat ini sudah memberikan edukasi kepada warganya untuk meningkatkan kewaspadaan. Itu penting dilakukan untuk mengantisipasi longsor susulan.

“Banyak warga telah diedukasi dan ditingkatkan kewaspadaannya jika sewaktu waktu terjadi intensitas hujan yang cukup tinggi,” jelasnya.

Tak hanya itu, adanya retakan tanah yang berpotensi terjadinya longsor harus diberi tanda atau warning, termasuk mengajak warga mengambil langkah evakuasi diri.

“Kita tidak bisa menduga ternyata hujan intensitas tinggi terus mengguyur wilayah ini dan akhirnya terjadi longsor. Kita semua menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban meninggal dari bencana longsor ini. Kita doakan agar warga yang telah meninggal seluruh amalnya diterima oleh Allah SWT dan seluruh khilafnya diampuni. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran, keihlasan dan ketabahan. Dan bagi yang sedang dirawat di rumah sakit semoga lekas sembuh,” katanya.

Khofifah berharap, ke depan daerah yang berada di sekitar lempengan yang berpotensi kerentanan lahan longsor perlu diwaspadai. Mengingat ini lahan Perhutani maka ia minta Bupati Nganjuk dapat mengoordinasikan untuk menyiapkan relokasi lahan terdekat yang aman.

Bupati Nganjuk Novi Rahman mengatakan, sampai saat ini proses evakuasi terus dilakukan.

Berdasarkan update Posko Lapangan warga yang menjadi korban sebanyak 21 orang.

Sampai saat ini, telah ditemukan 14 korban longsor. Dua orang ditemukan dalam keadaan selamat, sedangkan 12 diantaranya dinyatakan meninggal dunia.

Dia berjanji, proses evakuasi korban akan terus dilakukan sampai 14 hari mendatang, kemudian melakukan pembersihan puing-puing dan menyiapkan relokasi bagi masyarakat yang terdampak longsor.

Peduli Lingkungan

Sementara itu, pada saat berinteraksi dengan masyarakat dan keluarga terdampak bencana longsor, Khofifah sapaan akrabnya menyampaikan terima kasih kepada relawan yang telah membantu proses evakuasi, pengungsian, logistik serta dapur umum.

Khofifah juga mengajak semua masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar, utamanya meminimalkan bencana longsor lainnya.

Masalahnya, musibah bencana alam yang akhir-akhir ini terjadi memiliki kesamaan akibat dari lemahnya perhatian terhadap lingkungan.

Khofifah mengungkapkan bahwa bencana alam yang terjadi di Gempol Pasuruan, Bandar Kedung Mulyo Jombang dan di Ngetos Nganjuk sama-sama ada kaitannya dengan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

“Ujian ini memang cara Allah untuk mengingatkan kita semua. Ada tanah yang mungkin mulai rentan, ada sungai yang ternyata kasusnya sama, ada sampah yang nyumbat akhirnya mengakibatkan banjir,” kata Gubernur Khofifah.

Orang nomor satu di Jatim ini menekankan kepada masyarakat untuk lebih menjaga lingkungan sekitar. Karena setiap kepedulian atau abainya terhadap lingkungan akan berdampak pada kehidupan sekitar.

“Ayo kita lebih peduli dan perhatian terhadap lingkungan kita semua,” tutupnya. (*/MY)

Iklan.

You Might Also Like

Emil Dardak Apresiasi Remaja Dilibatkan dalam Kegiatan Masjid
Masjid Al-Akbar Miliki Tiga Toilet VIP Difabel
Pejabat Teras Tulungagung Hadiri Halal Bihalal dan Haul Abuya Sayyid Muhammad di Pesantren Al-Azhaar
2022, Kuota Haji Indonesia capai 100.051 Jemaah
Gubernur Khofifah lepas pelayaran RS Terapung “Ksatria Airlangga” ke Kepulauan Madura
TAGGED:banjirgubernur jatimkhofifahlongsor
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Kabupaten Madiun dan Tulungagung tercepat salurkan Dana Desa 2021
Next Article KANG JALAL SAHABAT GUS DUR

Advertisement



Berita Terbaru

Kader Muda NU Didapuk Sebagai Ketua DPW Perindo Jatim
Sospol
Gubernur Khofifah Bagikan Apem saat Megengan “Healing Ramadhan” di Masjid Al-Akbar
Sospol
“Tebuireng Institute” Serukan NU Kembali ke Qanun Asasi
Nahdliyyin
Tumbuh Pesat di Tahun Ketiga, Aset Dikelola BMTNU Sidoarjo Capai Rp 15 Miliar
Nahdliyyin

You Might also Like

Sospol

Kepada Presiden, Gubernur Khofifah laporkan penanganan Covid-19 mulai kondusif

20/08/2021
Sospol

Lima Pemain Timnas U-16 asal Jatim turut antarkan Indonesia Juara Piala AFF U-16

13/08/2022
Sospol

Masjid Al Akbar Surabaya miliki Jamaah Tartil Pensiunan

28/07/2023
Sospol

Oktober, MIW Kalsel siap berangkatkan 90 calon jamaah umroh

27/09/2022
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?