By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Gubernur Khofifah minta Bupati dan Wabup Pacitan fokus Pertanian, Perikanan, Wisata dan Pendidikan Vokasi
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Gubernur Khofifah minta Bupati dan Wabup Pacitan fokus Pertanian, Perikanan, Wisata dan Pendidikan Vokasi
Sospol

Gubernur Khofifah minta Bupati dan Wabup Pacitan fokus Pertanian, Perikanan, Wisata dan Pendidikan Vokasi

07/05/2021
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menghadiri serah terima jabatan (sertijab) Bupati/Wabup Pacitan di Pendopo Kab Pacitan, Jumat (7/5/2021). (*/hmn)
SHARE

Pacitan (Radar96.com) – Setelah melantik secara resmi Bupati dan Wakil Bupati Pacitan (26/4), kini Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri prosesi serah terima jabatan (Sertijab) Bupati dan Wakil Bupati Pacitan terpilih di Pendopo Kabupaten Pacitan, Jumat (7/5) pagi.

Secara khusus, Gubernur Khofifah meminta kepada Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji dan Wakil Bupati Pacitan Gagarin untuk fokus pada penguatan di sektor pertanian, perikanan, wisata, serta SDM, utamanya di sektor pendidikan vokasi.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menghadiri serah terima jabatan (sertijab) Bupati/Wabup Pacitan di Pendopo Kab Pacitan, Jumat (7/5/2021). (*/hmn)

“Saya menyampaikan apresiasi, karena Pak Bupati yang sudah menyampaikan dengan detail. Hari ini sektor pertanian sangat butuh beradaptasi dengan teknologi pertanian begitu juga dengan sektor perikanan. Bagaimana menguatkan nilai tambah nelayan itu juga penting,” harapnya.

Khofifah, sapaan lekatnya pun memaparkan bagaimana sektor pertanian terus tumbuh positif, utamanya dalam jenis tanaman padi meskipun dalam keadaan pandemi.

Berdasarkan data BPS tercatat produksi padi di Jawa Timur tahun 2020 sebanyak 9.944.538 ton Gabah Kering Giling (GKG) naik 363.6000 ton atau 3,97 persen.

Dengan capaian itu, maka Provinsi Jatim menjadi penyumbang 18,2 persen produksi padi nasional sekaligus tertinggi di Indonesia.

“Kita juga pastikan nilai tukar petani dan nilai tukar nelayan juga tumbuh positif saat pandemi covid-19. Saat ini market pasar ikan ke luar negeri juga cukup besar . Oleh karena itu, kita berharap adanya penguatan hilirisasi,” ungkap Khofifah.

Terkait peningkatan nilai tambah tersebut, Khofifah menegaskan bahwa hal itu bisa dikaitkan dengan langkah petik, olah, kemas, dan jual.

“Kalau misalnya program ini ketemu dengan format teknologi yang tepat. Format petik, olah, kemas, jual bisa diterapkan untuk meningkatkan nilai tambah petani dan nelayan lebih signifikan lagi ,” paparnya.

Penekanan di sektor pertanian ini, sebut Khofifah, juga merujuk pada struktur utama perekonomian di Kab. Pacitan pada 2020 dimana bidang pertanian, kehutanan dan perikanan berada di posisi pertama yaitu sebesar 28,59 persen. Angka tersebut tumbuh sebesar 3,80 persen dari 2020. Maka dari itu Pemkab Pacitan diharap bisa memanfaatkan keunggulan tersebut mengingat sektor pertanian dinilai tidak terlalu terpengaruh pandemi Covid-19.

Selanjutnya, di posisi kedua terdapat sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor sebesar 17,28 persen. Lalu disusul sektor kontruksi sebesar 9,39 persen.

“Di sektor ini diharapkan bisa dilakukan penguatan di bidang pendidikan vokasinya,” ujarnya.

Gubernur Khofifah menyebut, pendidikan vokasi dinilai bisa menjadi kunci utama kemajuan SDM di Kab. Pacitan.

“Selain itu, penguatan pendidikan vokasi juga sangat penting. Utamanya dalam digitalisasi sistemnya. Format-format yang bisa mensinergikan semuanya saya rasa semakin terbuka. Sehingga nantinya, pendidikan vokasi ini bisa menjadi unsur penguatan utamanya dalam bidang skill yang bisa membawa percepatan kemajuan Pacitan kedepannya,” imbuhnya.

Mantan Menteri Sosial RI itu juga memberikan dukungan penuh kepada Bupati Indrata dan Wakil Bupati Gagarin terhadap program yang akan diambil untuk memajukan Kab. Pacitan dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Indeks Gini Kab. Pacitan dari 2019-2020 menunjukan penurunan ratio. Tercatat pada 2019 berada pada 0,371 persen dan turun menjadi 0,325 persen pada 2020. Itu artinya ketimpangan sosial di Pacitan makin kecil. Hal itu juga berseiring dengan rendahnya Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kab. Pacitan sebesar 2,02 persen. Ini merupakan TPT terkecil se Jatim.

Masih dalam paparannya, Khofifah juga menjelaskan soal bagaimana pentingnya penguatan daya beli masyarakat. Karena pada dasarnya perekonomian di Jatim terkontribusi oleh konsumsi masyarakat sebesar 60,04 persen.

Tak hanya kepada Bupati dan Wakil Bupati Pacitan terpilih, Gubernur Khofifah juga meminta kerja keras Tim Penggerak PKK Kabupaten Pacitan dalam hal penanganan stunting.

Masalahnya, menurut bulan timbang pada Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (E-PPGBM) per Agustus 2020, prevalensi stunting Kab. Pacitan berada pada angka 34,47. Sementara angka tersebut masih jauh di atas rata-rata Jawa Timur yang berada pada angka 26,86.

Melihat kondisi itu, Khofifah meminta perlu adanya perhatian khusus. Kendati soal Angka Kematian Ibu dan Bayi (AKI dan AKB) Kab. Pacitan terpantau rendah dari daerah lainnya.

“Stunting di Pacitan ini yang harus dijadikan PR (Pekerjaan Rumah). Ikannya pacitan luar biasa, bisa jadi supply gizi yang bagus bagi masyarakat,” pesan Gubernur Khofifah.

Sementara itu, Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji mengatakan, proses pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Pacitan pada 28 April 2021 menjadi titik awal pengabdiannya kepada masyarakat Pacitan.

“Pengabdian seorang pemimpin kepada masyarakatnya seperti pengabdian yang dicontohkan oleh pemimpin sebelumnya yakni dengan prinsip mengutamakan rakyat,” ungkapnya.

Bupati Indrata berharap dan berkomitmen untuk berikhtiar melayani masyarakat. Ia tidak menginginkan keinginan tersebut hanya sebatas semboyan semata.

“Akan tetapi menjadi sebuah semangat bekerja bagi kepentingan masyarakat sekaligus sebagai pengingat dalam sebuah kebijakan yang akan diambil rakyatlah harus diutamakan,” ujarnya.

Tantangan ke depan, lanjut Indrata yakni masih tingginya angka kemiskinan sebesar 14.54 persen pada 2020. Dimana angka tersebut diatas rata-rata provinsi Jatim yaitu 11.09 persen pada Maret 2020. Untuk itu, Pemkab Pacitan akan berupaya menghadirkan kebijakan yang mampu memenuhi basic need dan kebutuhan dasar masyarakat Kab. Pacitan.

“Perlu lompatan-lompatan besar untuk mengejar ketertinggalan Pacitan dari kabupaten/kota lainnya. Bukan lagi birokrasi bekerja dengan pola-pola linier, monoton dan terjebak pada zona nyaman. Saatnya Pacitan bangkit lebih baik dengan perhatian dan dukungan dari Ibu Gubernur terhadap seluruh program-program dan kegiatan yang telah direncanakan,” tutupnya. (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

BPP MAS Terima Sertifikat Merek “Al-Akbar Ngaji Soccer”

15.000-an Jamaah Qiyamul Lail Semarakkan Malam 21 Ramadhan di Masjid Al-Akbar

Gubernur Khofifah Saksikan Final “Marbot Soccer League” di ASC Masjid Al-Akbar

KH M Haris Munawir Terpilih sebagai Ketua MUI Kecamatan Perak

Ceramah Subuh di Masjid Al-Akbar, Menag: Jangan Salahkan Orang dari Potongan Ceramah

Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Gus Nadirsyah Hosen luruskan maksud “Hukum Masuk Gereja” dari KH Hasyim Asy’ari
Next Article NU Care-Lazisnu Jatim bagikan 100 paket sembako dan masker medis pada pengojek online

Advertisement



Berita Terbaru

BPP MAS Terima Sertifikat Merek “Al-Akbar Ngaji Soccer”
Sospol
Pertama Kali, LPTNU Award 2026 Apresiasi Ilmuwan dan Akademisi PTNU
Nahdliyyin
15.000-an Jamaah Qiyamul Lail Semarakkan Malam 21 Ramadhan di Masjid Al-Akbar
Sospol
Gubernur Khofifah Saksikan Final “Marbot Soccer League” di ASC Masjid Al-Akbar
Sospol

You Might also Like

Sospol

Prof Ali Azis: Ekspresi itu meniru Rasulullah, Ekspresi itu terapi mental

05/03/2026
Sospol

Masjid Al-Akbar Surabaya Laksanakan Shalat Ghaib untuk Almarhum Jenderal TNI (Purn) H Try Sutrisno

03/03/2026
Sospol

Iftar/Berbuka di Gaza Utara, IKA Unair Bangkalan Bagikan Donasi kepada 370 Warga Palestina

28/02/2026
Sospol

Ketua Lakpesdam PWNU Jatim: Tantangan Abad Kedua NU adalah Literasi Digital

26/02/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?