By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Ulama NU apresiasi Gubernur Khofifah karena berhasil tangani Covid-19 di Jatim
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Ulama NU apresiasi Gubernur Khofifah karena berhasil tangani Covid-19 di Jatim
Nahdliyyin

Ulama NU apresiasi Gubernur Khofifah karena berhasil tangani Covid-19 di Jatim

26/09/2021
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di gerai vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Mojokerto, Senin (5/7/2021). (*/hmn)
SHARE

Jakarta (Radar96.com) – Saat menghadiri Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar  Nahdlatul Ulama (Munas-Konbes NU) 2021 di Jakarta, Sabtu (25/9/2021), Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menerima banyak apresiasi dari ulama Nahdlatul Ulama (NU) karena dinilai berhasil menangani Covid-19 di Jawa Timur.

“Alhamdulillah, Provinsi Jatim menjadi Provinsi pertama di Indonesia yang sudah mencapai Level 1. Saya ucapkan selamat kepada Ibu Gubernur Khofifah,” ungkap Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Siradj dalam sambutannya, merespons hasil asesmen Kemenkes tentang situasi Covid-19 yang menempatkan Jawa Timur sebagai satu-satunya provinsi di Jawa dan Bali yang masuk ke level 1. Tak hanya itu, 25 dari 38 kabupaten/kota di Jatim, juga berstatus level 1. Sisanya, level 2.

Menurut para ulama, keberhasilan Jatim tersebut selayaknya dijadikan contoh nyata bagi daerah lain untuk terus berupaya keras menurunkan angka kasus aktif, sekaligus menekan angka kematian akibat Covid-19. “Masyarakat ditertibkan prokes, sementara pemerintah menggalakkan vaksinasi dan memperbaiki ekosistem kesehatan. Kita semua tetap harus waspada terkait potensi datangnya gelombang ketiga,” ucapnya.

Said Aqil menyebut bahwa NU akan mendukung penuh percepatan vaksinasi agar segera terbentuk Herd Immunity di Indonesia, yang dimulai dari sisi hilir. Menurutnya, pandemi hanya bisa diatasi dengan adanya sinergi dan kerjasama antara pemerintah dengan masyarakat.

Menanggapi apresiasi tersebut, Gubernur Khofifah menyampaikan terima kasih dan bersyukur. Semua capaian positif tersebut disampaikannya sebagai hasil kerjasama Pemprov Jatim bersama berbagai lembaga dan elemen masyarakat luas. Bahkan secara khusus, Gubernur Khofifah menyebut peran serta ulama dan tokoh agama pun amat penting dalam mengajak masyarakat untuk terus taat prokes dan menjalani vaksinasi Covid-19.

“Alhamdulillah, kepatuhan seluruh masyarakat Jawa Timur yang telah taat pada protokol kesehatan serta dukungan penuh oleh NU , Muhammadiyah, dan tokoh ormas keagamaan lainnya di semua lini, maka Jatim menjadi provinsi pertama yang mencapai level 1,” ucap Gubernur Khofifah.

Khofifah mengungkapkan, keberhasilannya menangani Covid-19 di Jawa Timur bukan hasil kerja dirinya. Banyak pihak yang turut andil bersama dalam upaya menurunkan angka kasus Covid-19. Termasuk diantaranya adalah Nahdlatul Ulama dan pengasuh pesantren yang dinilai Khofifah juga mengedukasi masyarakat hingga level bawah mengenai Covid-19.

“NU telah memberikan dampak yang luar biasa dalam mendorong kesadaran warga dalam penerapan protokol kesehatan, bahkan juga turut mendorong gerakan vaksinasi di Jatim. Termasuk Muhammadiyah dan ormas keagamaan lainnya. Semua telah mendukung hingga Jatim masuk pada level 1 diikuti 25 kabupaten/kota yang juga sudah level 1. Alhamdulillah dan terimakasih semuanya. Mohon semua tetap disiplin protkes dan percepat vaksinasi,” kata Khofifah.

Senada dengan itu, Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin, selaku Mustasyar PBNU menyampaikan bahwa peran ulama dan guru besar di berbagai wilayah di Indonesia sangatlah penting dalam upaya penurunan angka Covid-19 di Indonesia. Utamanya dalam menumbuhkan kesadaran publik di masa pandemi Covid-19 untuk menaati protokol kesehatan.

“Meski terjadi penurunan yang cukup signifikan, semua pihak jangan lengah dan tetap waspada atas semua kemungkinan yang akan terjadi,” katanya. (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

Sekjen Kemendiktisaintek: PTNU harus Atasi “Mismatch” Pendidikan

KHM Chizni Umar Burhan “Penjaga Rumah Arsip NU” Wafat

PWNU Jatim gagas “Gerakan NUConomic” berbasis tiga pilar pemberdayaan ekonomi warga NU ala “Nahdlatut Tujjar”

Jelang Muktamar, PWNU Jatim Usulkan “Aswaja Center” jadi Lembaga/Badan Khusus NU

PCNU Surabaya Ajak Pemerintah Eksekutif dan Legislatif Bersinergi Atasi Permasalahan Ummat

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article ISNU Jatim usulkan proliferasi Ajaran Aswaja di Pemerintahan dan Umum
Next Article PBNU Putuskan Muktamar pada 23-25 Desember 2021

Advertisement



Berita Terbaru

Sekjen Kemendiktisaintek: PTNU harus Atasi “Mismatch” Pendidikan
Nahdliyyin
120 Pelaku UMKM di Jatim Ikuti Pelatihan “Platform Marketplace” ISNU Jatim
Ekraf
Fenomena “Ghosting Berkedok Lupa: Seni Menghilang Tanpa Rasa Bersalah” dalam Perspektif Relasi Sosial dan Etika Keislaman
Kolom
KPK rekomendasikan 7 solusi cegah 8 potensi korupsi program MBG
Sospol

You Might also Like

Nahdliyyin

Rais Aam PBNU: Muktamar ke-35 NU pada tanggal 1-5 Agustus

12/04/2026
Nahdliyyin

Muskerwil di Tuban, PWNU Jatim Ingatkan Pentingnya Tradisi Silaturahmi dan Qanun Asasi

11/04/2026
Nahdliyyin

Jelang Muktamar NU, PWNU Jatim Siapkan Muskerwil di Pesantren Sunan Bejagung, Tuban

08/04/2026
Nahdliyyin

Halalbihalal, KMNU Unair: Silaturahmi jadi Jalan Kebersamaan di Tengah Gejolak Dunia

05/04/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?