By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Gubernur Khofifah: Tanggungjawab dan Moral jadi Benteng cegah korupsi
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Gubernur Khofifah: Tanggungjawab dan Moral jadi Benteng cegah korupsi
Sospol

Gubernur Khofifah: Tanggungjawab dan Moral jadi Benteng cegah korupsi

14/12/2021
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dalam puncak peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) Tahun 2021 di Pondok Pesantren Bumi Sholawat, Sidoarjo, Senin (13/12). (*/hmn)
SHARE

Sidoarjo (Radar96.com) – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyebut tanggung jawab dan moral menjadi benteng utama untuk mencegah tindakan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

“Semakin tanggung jawab didukung kekuatan moral, maka semakin kuat pula benteng tersebut menahan godaan untuk menghindari perilaku menyimpang,” katanya dalam puncak peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) Tahun 2021 di Pondok Pesantren Bumi Sholawat, Sidoarjo, Senin (13/12).

Ia menyampaikan rasa terima kasih karena Hakordia tahun ini diselenggarakan di Pondok Pesantren (Ponpes) yang terbukti mampu mendidik para santri memiliki integritas, akhlak dan moral untuk membangun nilai nilai kejujuran, baik dalam bertindak maupun bersikap.

Selain itu, Pesantren Bumi Sholawat memiliki kekuatan jaringan nasional dan internasional. Menurut Khofifah, pendidikan maupun ajaran di Ponpes telah memberikan resonansi yang sangat kuat dan luar biasa dalam membangun seluruh sikap, tindakan dan perilaku yang dikemas dalam pengajian-pengajian produktif.

“Kami bersyukur di Ponpes Bumi Sholawat setiap Senin rutin menyelenggarakan pengajian yang dihadiri oleh para pejabat di semua tingkatan baik eksekutif, legislatif dan intelektual serta masyarakat umum dengan memberi pencerahan luar biasa. Semoga pengajian tersebut bisa membentuk akhlak dan moral para pejabat dan birokrat kita terhindar dari tindak korupsi,” tegasnya.

Menurutnya, ponpes telah memberikan penguatan dan contoh strategis dalam membentuk mental dan perilaku santri yang hebat. Maka, jajaran dari para birokrat untuk bersama sama melaksanakan tugas dengan baik dan tidak terlibat tindak pidana korupsi.

Gubernur perempuan pertama di Jatim itu menyebut, bahwa Korupsi banyak terjadi akibat kesempatan hingga adanya penyimpangan akhlak maupun moral. Meskipun, rambu-rambu aturan penegakan hukum secara berlapis telah dibuat.

“Kalau kita teguh terhadap amanat dan mandat yang diberikan kepada kita dengan penuh akuntabilitas dan tanggung jawab, insyaallah kita bisa menjalankan amanat itu dengan baik. Hal itu berarti pula kita tidak melakukan hal yang dilarang oleh regulasi serta tuntunan agama kita. Ditambah lagi telah banyak pengawasan yang dilakukan di internal dan eksternal,” paparnya.

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah juga menyerahkan penghargaan kepada dua pelajar asal SMKN 4 Surabaya yang berhasil mendapatkan Juara 1 dan 3 dalam kompetisi Festival Cegah Korupsi berupa video animasi yang digelar oleh Irjen Kemendikbudristek RI. Kedua pelajar tersebut adalah Anissa Rafa Fajar dan Alyalla Rindu Cantika.

Sementara itu, Ketua KPK RI Komjen Pol (Purn) Firly Bahuri dalam sambutannya secara virtual menyampaikan pencegahan tindak korupsi sudah sepatutnya pemerintah daerah mengambil peran untuk bersatu padu memberantas korupsi disemua lini.

Firli mengakui, perilaku korupsi masih sering dijumpai meskipun peraturan perundang undang dan aturan lain sudah ada dan di sahkan namun budaya korupsi masih kerap terjadi. Untuk itu, kebersamaan memberantas korupsi harus dilakukan oleh setiap masyarakat.

Menurutnya, keterbukaan, transparansi dan akuntabilitas sangat dibutuhkan untuk mencegah terjadinya korupsi oleh para koruptor.

“Saya memberikan apresiasi kepada Gubernur Jatim yang telah menyelenggarakan kegiatan ini dan bersama sama berkomitmen untuk memberantas korupsi. Kami berharap, semangat dan komitmen untuk menjaga bangsa dan negara dari praktek praktek Korupsi,” ungkapnya.

Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor Ali dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga atas dipilihnya Ponpes sebagai representatif penanganan anti korupsi.

“Alhamdulillah Ibu Gubernur percaya bahwa Ponpes adalah tempat yang paling cocok untuk menerapkan pendidikan anti korupsi. Sebuah keharusan memang anti korupsi dilakukan tidak hanya di muaranya saja,” paparnya

Selaku Pimpinan Ponpes Bumi Sholawat KH Agoes Ali Mashuri menyampaikan bahwa korupsi ini harus dilakukan pencegahan. Karena korupsi adalah bentuk dari penyimpangan moral.

“Karena kedua hal tersebut tidak bisa dihitung. Maka pencegahan harus dilakukan dengan kesadaran diri. Tolong ini diingat, Jika anda tidak menyibukkan diri pada kebenaran, pasti anda disibukan kebatilan,” tuturnya.

Pelaksanaan Hakordia Tahun 2021 Jawa Timur dihadiri oleh Wakapolda Jatim, Kasko Armada, Bupati Sidoarjo beserta seluruh Forpimda Kab. Sidoarjo. (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

Dwi Astutik: Stunting Jadi Tantangan Besar Prabowo Wujudkan Indonesia Emas 2045
Aries Agung Paewai gantikan Wahid Wahyudi jadi Kadisdik Jatim
Gubernur Khofifah terima Penghargaan Karya Bhakti Satpol PP dari Mendagri
Sarasehan Penutup Hari Santri 2024 PWNU Jatim di ITS, Prof Kacung: Resolusi Jihad Punya Kontribusi pada Nama ITS
Indonesia Juara pada Laga Terakhir Indonesia Masters Super 100 Ganda Campuran Indonesia vs Thailand
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Pemprov Jatim Kembangkan “Jatim Bejo” (Belanja Online) lewat Virtual Account
Next Article Islam, Agama yang Moderat sejak awal

Advertisement

Iklan.

Iklan.

Berita Terbaru

Unesa dan Lakpesdam PWNU Jatim Berkolaborasi Riset dan Penguatan SDM
Nahdliyyin
Persiapkan Remaja Tangguh, LKK PWNU Jatim Gelar CKG dan BRUS di Ponpes
Nahdliyyin
Meneguhkan Supremasi Syuriyah: Menjaga Marwah Organisasi Ulama.
Nahdliyyin
Ketua KI Jatim Mantapkan Kolaborasi Keterbukaan Informasi ke PWI dan SMSI
Sospol

You Might also Like

Sospol

Desa Wisata Aeng Tong-Tong Sumenep diakui UNESCO miliki Mpu Keris terbanyak di Dunia

23/06/2022
Sospol

Gubernur Khofifah cek ketersediaan Oksigen ke Pabrik/Distributor

11/07/2021
Sospol

Gubernur Khofifah Raih Penghargaan Inspirator Gerakan Vokasi Jawa Timur

06/05/2023
Sospol

Bawaslu Surabaya Luncurkan “Cangkruk Pengawasan” pada 31 titik Warung Kopi

24/10/2024
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?