By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Pandangan/Sikap Gus Dur (KH Abdurrahman Wahid) untuk Kader berKarakter Gus Dur:
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Gus File > Pandangan/Sikap Gus Dur (KH Abdurrahman Wahid) untuk Kader berKarakter Gus Dur:
Gus File

Pandangan/Sikap Gus Dur (KH Abdurrahman Wahid) untuk Kader berKarakter Gus Dur:

11/09/2022 Gus File
Salah satu pandangan/sikap Gus Dur yang tertulis di dinding di Kampung Peneleh, Surabaya (*)
SHARE
  1. “Orang yang masih terganggu dengan hinaan dan pujian manusia, dia masih hamba yang amatiran”
  2. “Tidak penting apapun agama atau sukumu. Kalau kamu bisa melakukan sesuatu yang baik untuk orang lain, orang tidak tanya apa agamamu”
  3. “Semakin tinggi ilmu seseorang, maka semakin tinggi toleransinya”
  4. “Agama mengajarkan pesan-pesan damai. Tapi ekstremis akan memutar balikkannya. Kita butuh Agama yang ramah, bukan Agama yang marah”
  5. “Perbedaan itu fitrah. Dan ia harus diletakkan dalam prinsip kemanusiaan yang universal”
  6. “Memuliakan manusia berarti memuliakan Penciptanya. Merendahkan dan menistakan manusia berarti merendahkan dan menistakan Penciptanya”
  7. “Esensi Agama tidak terletak pada pakaian yang dikenakan, melainkan pada akhlak yang dilakukannya”
  8. “Jika kamu memusuhi orang yang berbeda agama dengan kamu, berarti yang kamu per-Tuhan-kan itu bukan Allah, tapi Agama. Jika kamu menjauhi orang yang melanggar moral, berarti yang kamu per-Tuhan-kan bukan Allah, tapi moral. Per-Tuhan-kanlah Allah, bukan yang lainnya. Dan pembuktian bahwa kamu memper-Tuhan-kan Allah, maka kamu harus menerima semua makhluk, karena begitulah Allah”
  9. “Sebenar apapun tingkahmu, sebaik apapun perilaku hidupmu, kebencian dari orang lain itu pasti ada. Jadi jangan terlalu diambil pusing. Terus saja jalan”
  10. “Perbedaan dalam berbagai hal termasuk aliran dan agama, sebaiknya diterima karena itu bukan sesuatu masalah”
  11. “Tuhan tidak perlu dibela, karena Dia sudah Maha segalanya. Belalah mereka yang diperlakukan tidak adil”
  12. “Menyesali nasib tidak akan mengubah keadaan, Terus berkarya dan bekerjalah yang membuat kita berharga”
  13. “Kepemimpinan yang baik dapat membawa hasil yang baik tanpa perlu menumpahkan darah”
  14. “Tidak ada jabatan di dunia ini yang perlu dipertahankan mati-matian”
  15. “Marilah kita bangun bangsa dan kita hindarkan pertikaian yang sering terjadi dalam sejarah.
    Inilah esensi tugas kesejarahan kita, yang tidak boleh kita lupakan sama sekali”
  16. “Jangan hanya berhenti (pada) mencintai Agama, tapi Agama-kanlah Cinta”
  17. “Saya tidak peduli, mau popularitas saya hancur, difitnah, dicacimaki, atau dituduh apapun, tapi bangsa dan negara ini harus diselamatkan dari perpecahan”

(Sumber : KH Abdurrahman Wahid — dari berbagai sumber)

Iklan.

You Might Also Like

KHR Azaim Ibrahimy: Ketenangan Hati Dimulai dari Dzikir

23 Tahun, Istri Gus Dur Berkeliling Membersamai Dhuafa dan Kaum Marginal

Gus Dur

Etika Politik Gus Dur

“Amanat Ciganjur” Ingatkan Pemilu 2024 Tak Sekadar Berebut Kuasa

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article NU Lampung bantah terkait dengan Gedung “Lampung Nahdiyin Center”
Next Article Hadapi Krisis Dunia, Gubernur Khofifah minta CPNS lipatgandakan Inovasi dan Kreatifitas

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Sambut Dies Natalis ke-13 Unusa Luncurkan Sekolah Manajemen dan Kesehatan Berkelanjutan
Nahdliyyin
Pesantren Krapak Mayong Muliakan Anak Yatim di Hari Asyuro
Nahdliyyin
MENGURUS NU: ANTARA KHIDMAH DAN LIVELIHOOD
Uncategorized
Festival Muharram 2026 di Bondowoso Putar Ekonomi Rp3 Miliar ke UMKM dan Industri Halal
Ekraf

You Might also Like

Gus File

Gus Dur dan Jejak Perayaan Imlek di Indonesia

22/01/2023
Gus File

GUS DUR DAN MAULID YESUS KRISTUS

25/12/2022
Gus File

Denny Cak Nan dan 5 Gus Manggung Bareng dalam Konser Akhir Tahun di Unesa

16/11/2022
Gus File

Alissa Wahid Raih Penghargaan NPPVA dari Jepang

31/10/2022
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?