By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Cegah Stunting, Gubernur Khofifah terus berkeliling bagikan Zakat Produktif
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Cegah Stunting, Gubernur Khofifah terus berkeliling bagikan Zakat Produktif
Sospol

Cegah Stunting, Gubernur Khofifah terus berkeliling bagikan Zakat Produktif

16/10/2022
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di sela acara Reuni Akbar Alumni Haji Al Hikam Angkatan 1993-2022 dan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 H di Gedung Bundar Al As’ary Unisma Malang, Minggu (16/10). (*/hmn)
SHARE

Malang (Radar96.com) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berupaya memperkecil angka stunting, yang dimulai dari pemberian tambahan gizi untuk ibu hamil hinggal bantuan khusus bagi balita yang terindikasi mengalami stunting.

Hal ini karena permasalahan stunting, Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) menjadi salah satu ujung tombak dalam pembangunan SDM yang berkualitas dan berdaya saing.

“Pemprov Jatim terus bekerja keras untuk menurunkan stunting serendah-rendahnya. Pak Presiden menargetkan angka stunting 14 persen di tahun 2024, ini akan menjadi kerja keras kita semua,” ujar Gubernur Khofifah usai menyerahkan bantuan pencegahan stunting kepada 20 balita, bantuan untuk 100 ibu hamil dan zakat produktit kepda 100 pelaku usaha ultra mikro.

Pemberian bantuan tersebut dilakukan Gubernur Khofifah di sela acara Reuni Akbar Alumni Haji Al Hikam Angkatan 1993-2022 dan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 H di Gedung Bundar Al As’ary Unisma Malang, Minggu (16/10).

Berdasarkan data yang dirilis Survei Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI), target dan capaian prevalensi stunting di Jatim dari tahun 2019 hingga 2021 terus mengalami penurunan. Tercatat penurunan terjadi dari 26,86 persen pada 2019 menjadi 25,64 persen pada 2020. Kemudian menjadi 23,5 persen pada tahun 2021.

Khofifah menegaskan, penanganan stunting yang dilakukan Pemprov Jatim dengan melibatkan berbagai pihak, yakni peran serta intansi vertikal, lintas organisasi masyarakat, perguruan tinggi , organisasi profesi dan mitra non pemerintah lainnya.

Dalam penanganan stunting di Jawa Timur, terdapat dua macam intervensi, yakni intervensi spesifik (bidang kesehatan) kontribusinya sebesar 30 persen dan intervensi sensitif (bidang non kesehatan) dengan kontribusi sebesar 70 persen.

“Jadi kita terus melakukan berbagai upaya baik koordinasi lintas sektor, edukasi, konseling, dan koordinasi baik soal gizi, makanan bayi dan anak, pelaksanaan imunisasi, sampai dengan pemantauan pertumbuhan dan perkembangan balita secara rutin di posyandu,” katanya.

Edukasi dan konseling ini, lanjut Khofifah, dilakukan terkait pemberian ASI eksklusif pada bayi sampai usia 6 bulan. Kemudian setiap anak berusia 6 – 23 bulan mendapat makanan pendamping ASI, serta setiap balita dengan status gizi buruk mendapatkan penanganan tata laksana gizi buruk.

Kemudian Koordinasi lintas program dan lintas sektor terkait Tim Percepatan Penurunan Stunting terus dilakukan secara rutin.

“Imunisasi dasarq lengkap dan suplementasi berupa vitamin A dan zinc sangat penting bagi bayi dan balita. Sedangkan bagi ibu hamil kecukupan zat besi dan folat juga harus terpenuhi. Terutama pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil dan balita yang terindikasi stunting harus terus diperhatikan,” katanya.

Menurut Khofifah, penyebab stunting ini diantaranya karena asupan gizi seimbang belum terpenuhi dan penyakit infeksi berulang. Untuk itu, dalam menangani masalah stunting ini, pemberian asupan gizi seimbang dan stimulasi tumbuh kembang pada balita sangat penting.

“Tentunya dengan pemantauan pertumbuhan dan perkembangan balita secara rutin dan berkala. Untuk itu, masyarakat juga diminta untuk melakukan deteksi dini melalui pemantauan tumbuh kembang secara rutin di posyandu. Karena masyarakat juga punya peran penting untuk merespon kemudahan akses dalam partipasi kehadiran dan memanfaatkan fasilitas pelayanan di posyandu,” katanya.

Sementara itu, terkait pemberian zakat produktif, Khofifah mengatakan bahwa zakat produktif yang berasal dari Baznas Jatim ini merupakan bentuk pertanggungjawaban dari para muzakki (pemberi zakat) di Baznas Jatim kepada para mustahiq (penerima zakat).

Untuk itu, ia terus berkeliling kab/kota di Jatim untuk terus menyalurkan zakat produktif terutama untuk para pelaku usaha ultra mikro sehingga dapat digunakan sebagai bantalan ekonomiz

“Mudah-mudahan ini bisa menjadi tambahan modal usaha bagi panjenengan semua, manfaat barokah. Dan semoga panjenengan semua tidak terjerat oleh pinjaman dari rentenir,” katanya.

“Saya mengajak kita semua bergandengan tangan yang erat antar semua institusi, mari kita terus bersapa melalui format yang memberikan penguatan modal baik di pelaku ultra mikro, maupun usaha mikro,” pungkasnya. (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

MUI Sidoarjo: Hormati perbedaan Idul Adha 1444 H
LaNyalla: DPD ajukan Capres itu Rasional
Gubernur Khofifah lantik Fattah Jasin jadi Wabup Pamekasan
Gubernur Khofifah: “Indonesia Berdoa” itu penting bangun imunitas
Puan Maharani buka “G20 Parliamentary” atau P20 di Surabaya
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Sembilan Nilai Utama Gus Dur disampaikan Khofifah kepada GusDurian se-Indonesia
Next Article Gubernur Khofifah perkuat Jatim sebagai Lumbung Pangan Nasional

Advertisement

Iklan.

Iklan.

Berita Terbaru

LAZISNU PCNU Sidoarjo Dukung Dana Pembangunan Rumah Anggota Banser
Nahdliyyin
Menteri ATR/BPN Serahkan 2.532 sertipikat tanah wakaf rumah ibadah di Masjid Al-Akbar
Sospol
LPT UNAIR Targetkan Inovasi Berimpak Nasional-Global
Sospol
Ketua PWNU Jatim: Modal Utama NU adalah Silaturrahmi dan Tradisi
Nahdliyyin

You Might also Like

Sospol

Pemprov Jatim Terima Tambahan 3.525 SK PPPK, mayoritas pendidik dan nakes

21/08/2023
Sospol

Gubernur Khofifah Harapkan Bansos dan Zakat Produktif Jadi Bantalan Sosial

20/08/2023
Sospol

KPK-Pemprov Jatim adakan Bimtek Keluarga Berintegritas bagi ASN

30/08/2022
Sospol

NBI realisasikan program Bedol Santri dari NTT untuk “mondok” di Cianjur

23/08/2023
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?