By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: IPNU Jatim Minta Kader Kawal Pilpres 2024
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > IPNU Jatim Minta Kader Kawal Pilpres 2024
Nahdliyyin

IPNU Jatim Minta Kader Kawal Pilpres 2024

30/10/2023
Ketua PW IPNU Jawa Timur M. Fakhrul Irfansyah dalam Simposium Hari Santri Nasional yang berlangsung di Pesantren Tekhnologi Al-Ma’arif Singosari Malang, Ahad (29/10/23). (*/@rena)
SHARE

Malang, Radar96.com – Dalam menghadapi situasi Pemilu yang akan berlangsung 2024, Ketua PW IPNU Jawa Timur meminta kader IPNU untuk ambil peran dan terlibat aktif dalam mengawal demokrasi.

Pandangan tersebut diungkapkan M. Fakhrul Irfansyah dalam Simposium Hari Santri Nasional yang berlangsung di Pesantren Tekhnologi Al-Ma’arif Singosari Malang, Ahad (29/10/23).

“Kader IPNU se Jawa Timur harus Cerdas dalam berpolitik dan ampil peran dalam mensukseskan pelaksanaan Pemilu dengan aman dan sejuk” Ujar Gus Irfan.

Dalam sambutanya, Ketua PW IPNU Jatim juga meminta kader IPNU untuk cermat dalam menentukan pilihan. Sebagai generasi terpelajar, dirinya menyebut Demokrasi harus dimanfaatkan IPNU dalam menciptakan kepemimpinan ideal di sejumlah daerah hingga nasional.

“Rekan-rekan IPNU se-Jawa Timur harus cermat dalam Pemilu dan pileg 2024 ini, kita tidak boleh Golput karena Demokrasi yang kita jalankan ini merupakan sarana dalam melahirkan kepemimpinan yang kita harapkan” ujarnya.

Menurut Gus Irfan, PW IPNU Jatim melakukan analisa dan kajian internal terkait pertimbangan calon presiden dalam menentukan wakil presiden beserta programnya. Hal itu yang mendasari pihaknya dalam membagi tiga poin yang dapat dijadikan pertimbangan para kader, yakni kalangan Nahdliyin, mewakili milenial dan keberpihakan gagasan santri di Jawa Timur.

“Pertama, berasal dari Nahdliyin sebagai basis pemilih terbesar dalam pilpres, kemudian mewakili Gen Z dan Millenial dan terakhir berasal dari Jawa Timur yang juga diperebutkan para calon Presiden dalam menentukan pasangannya,” terangnya.

Sebagai basis pemilih pemula terbesar, Ketua PW IPNU Jatim mengaku ketiga poin tersebut menempatkan kader IPNU di Jawa Timur sebagai basis utama yang sangat diperhitungkan, sehingga pihaknya meminta para kader bisa menyiapkan diri dalam situasi strategis tersebut.

“Kami memiliki basis pemilih pemula dengan jumlah terbesar, sehingga penting bagi kita dalam memberikan edukasi bagi kader dalam menentukan pilihannya,” katanya.

“Ini dapat dilihat saat pendaftaran Capres dan Wapres kemarin, IPNU di Jawa Timur berada dalam tiga poin tersebut. Maka kami berharap rekan-rekan IPNU se Jatim bisa cermat dan cerdas dalam berpolitik,” tandasnya.

Terkait dengan keterlibatan IPNU dalam Pilpres 2024, Magister Ilmu Politik UINSA Surabaya tersebut
tidak menampik sejumlah kader dalam memenangkan calon tertentu di sejumlah daerah, namun hal itu dilakukan secara Individu dan tetap menjaga marwah organisasi yang tidak terafiliasi pada politik praktis.

“Dalam kecenderungan tertentu hal itu sebagai hak demokrasi secara individu, namun kami tetap mengingatkan para kader tugas utama kita menjaga marwah organisasi tidak dilibatkan dalam politik praktis” tegasnya.

Pihaknya juga mengingatkan agar para kader tidak larut dalam suasana politik, PW IPNU Jatim tetap mendorong para kader untuk menghadirkan situasi politik yang damai dan demokratis, tidak melakukan ujaran kebencian dalam perbedaan pilihan serta memilih berdasarkan gagasan dan program jangka Panjang yang berpihak.

“Perintahnya tetap ambil peran dalam pilpres yang damai, terlibat aktif dalam wacana pilpres yang demokratis, memilih berdasarkan gagasan dan program jangka Panjang dan berpihak pada kepentingan nasional,” pungkasnya.

Dalam Simposium Hari Santri Nasional yang diikuti par Ketua Cabang se-Jawa Timur tersebut, turut hadir KH. Munsif Nahrowi sebagai narasumber yang merupakan Sekretaris Umum PP IPNU mendampingi Prof. KH. Tolchah Mansur yang merupakan Ketua Umum IPNU pertama. (*/@rena)

Iklan.

You Might Also Like

Pertama Kali, LPTNU Award 2026 Apresiasi Ilmuwan dan Akademisi PTNU

PW Muslimat NU Jatim: Fenomena Hilangnya Cinta Butuhkan “Karakter Pecinta”

UPZIS LAZISNU Bringinbendo Gelar Santunan Anak Yatim Rutin Tahunan

LTN PWNU Jatim: Ramadhan juga Puasa Tebar Konten Tidak Saleh

LPTNU Jatim Minta Intelektual NU Kembangkan Dakwah Berbasis Riset

Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article PW IPNU Jatim Gelar Lakut Teknokrasi Kepemimpinan
Next Article IPNU Pasuruan Adakan Santri Fest

Advertisement



Berita Terbaru

BPP MAS Terima Sertifikat Merek “Al-Akbar Ngaji Soccer”
Sospol
Pertama Kali, LPTNU Award 2026 Apresiasi Ilmuwan dan Akademisi PTNU
Nahdliyyin
15.000-an Jamaah Qiyamul Lail Semarakkan Malam 21 Ramadhan di Masjid Al-Akbar
Sospol
Gubernur Khofifah Saksikan Final “Marbot Soccer League” di ASC Masjid Al-Akbar
Sospol

You Might also Like

Nahdliyyin

Wakil Ketua Umum PP ISNU Tekankan Pentingnya “Spiritualitas Modern”

03/03/2026
Nahdliyyin

Alim Markus Bantu 1.500 Paket Sembako Ramadhan dan LAZISNU Jatim Santuni 40 Yatim

03/03/2026
Nahdliyyin

Sahur Keliling, Nyai Sinta Nuriyah Ajak Dhuafa dan Kaum Marjinal

01/03/2026
Nahdliyyin

Ketua Lesbumi PWNU Jatim: Akun Medsos masih asal “njeplak”

01/03/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?