By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Sisi Lain AI yang akan Menggantikan Peran Manusia
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Sisi Lain AI yang akan Menggantikan Peran Manusia
Sospol

Sisi Lain AI yang akan Menggantikan Peran Manusia

15/12/2024
SHARE

Surabaya, radar96.com – Suasana haru mewarnai acara Wisuda XVIII Stikosa AWS yang berlangung di Dyandra Covention Hall, Jl Basuki Rahmat Surabaya, Sabtu pagi (14/12). Saat sesi pengukuhan, satu persatu para wisudawan dipanggil naik ke panggung utama. Ketika giliran nama wisudawan Bima Alif Ramadhan, yang naik ke panggung adalah ibundanya. Wisudawan dari peminatan Broadcasting angkatan 2017 itu sudah meninggal dunia pada Maret 2024 lalu karena sakit.


Almarhum Bima adalah salah satu dari 61 wisudawan yang dikukuhkan sebagai Sarjana Ilmu Komunikasi (S.I.Kom) dalam acara wisuda tersebut. Mereka terdiri dari wisudawan peminatan Broadcasting, Jurnalistik dan Public Relations.


Dari deretan kursi undangan, hadir sejumlah pejabat Provinsi Jawa Timur. Juga hadir Ketua Yayasan Pendidikan Wartawan Jawa Timur (YPWJT) yang menaungi Stikosa AWS, Imawan Mashuri beserta jajaran pengurus; anggota Dewan Pers, Sapto Anggoro, serta Dirut Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Surabaya, Fajar Arifianto Isnugroho. Ketiganya adalah alumni Stikosa AWS dan sudah malang melintang di dunia kewartawanan.


Dalam sambutannya, Ketua Stikosa AWS, Dr Jokhanan Kristiyono berpesan, sebagai institusi yang berkomitmen mencetak lulusan dengan kompetensi unggul, adaptif, dan inovatif, Stikosa AWS telah mendidik para lulusannya tidak hanya sebagai komunikator yang unggul, tetapi juga sebagai pribadi yang berintegritas dan berkontribusi nyata bagi masyarakat.


Selanjutnya Jokhanan mengatakan, di era kecerdasan buatan dan disrupsi teknologi seperti sekarang, dunia industri membutuhkan individu yang bukan hanya pintar, tetapi juga mampu beradaptasi dengan cepat, kreatif dalam mencari solusi, namun tetap berpegang teguh pada nilai-nilai etika.


Sesuai tema Wisuda XVIII tahun 2024, yakni AI dan Revolusi Komunikasi dalam Menghadapi Tantangan di Era Digital, Dr Makroen Sanjaya memberikan orasi ilmiah yang sangat menarik mengenai perkembangan AI. Makroen Sanjaya juga merupakan alumni Stikosa AWS angkatan tahun 1985. Setelah lulus, ia memulai karier sebagai wartawan di Majalah Fakta pada tahun 1986, berlanjut ke Harian Surya di Surabaya. Sepuluh tahun kemudian, mulai berkarier di dunia televisi sebagai reporter, antara lain di SCTV, Metro TV dan Rajawali TV, sambil kuliah pasca sarjana. Kini ia dosen Universitas Muhammadiyah Jakarta dan Direktur Utama TV Muhammadiyah Jakarta.


Dalam orasinya, Makroen menjelaskan perkembangan AI yang ia sebut fenomena manusia robot. Yakni sejak diperkenalkan mesin ATM pertama pada tahun 1967 oleh Bank of Barclay di Inggris. Perkembangan selanjutnya, sejak 2017 sudah diciptakan robot AI berbentuk manusia yang diberi nama Sophia. Bahkan robot AI sudah resmi menjadi warga negara Arab Saudi, lengkap dengan KTP-nya. Robot Sophia tersebut diproduksi oleh Hanson Robotics di Hongkong.


Makroen menyebut AI ibarat dua sisi mata uang. Sisi baiknya, AI sangat membantu dalam berbagai bidang pekerjaan agar lebih cepat dan efisien. Seperti malaikat, AI bisa menjawab pertanyaan apa saja dalam tempo 2-3 detik, bisa membantu kebutuhan manusia dalam berbagai bidang, sesuai perintah pengguna.
Sisi buruknya, AI seperti dajjal, bisa menciptakan kebohongan dan manipulasi yang seolah nyata. Makroen memberi contoh konten produk AI yang menggambarkan Presiden RI Prabowo Subianto dan Raffi Ahmad berjualan handuk. Sedangkan mantan Presiden Jokowi berjualan obat kuat. Menurut Makroen, konten dajjal seperti ini tidak bisa dihapus karena tidak tahu siapa pembuatnya dan dari mana asal produksinya.


“Namun sehebat-hebatnya dan secerdas-cerdasnya AI dalam menghasilkan teks, perlu genue intelligence atau kecerdasan manusia. Produk AI jangan ditelan mentah-mentah tapi harus dikaji ulang. Di masa depan, orang yang tidak cakap menggunakan AI, akan digantikan oleh orang yang cakap menggunakan AI,” ujarnya. Oleh karena itu Makroen berpesan kepada seluruh wisudawan agar menguasai AI dari sisi baiknya.
Dalam kesempatan tersebut juga diberikan beberapa penghargaan Terbaik untuk wisudawan, dosen dan tenaga kependidikan (Tendik). Terpilih wisudawan peraih IPK Tertinggi Akademik, yakni Kiki Evelin Olivia Sihaloho dengan IPK 3,92 dari peminatan Jurnalistik, Dewi Ivona Afiani IPK 3,89 Public Relations, dan Jessica Rosemelba Kaguasehi IPK 3,81 Broadcasting. Sedangkan Dwita Febby Febiola terpilih sebagai wisudawan terbaik non akademik.


Terpilih sebagai Dosen Terbaik adalah Ratna Puspita Sari, Tenaga Kependidikan Terbaik Septianto Raka Putra Pratama, serta penghargaan kepada Tenaga Kependidikan dengan masa kerja 25 tahun, yakni Imam Suwito, Sutrisno dan Nurhadi.*

Iklan.

You Might Also Like

BPP MAS Terima Sertifikat Merek “Al-Akbar Ngaji Soccer”

15.000-an Jamaah Qiyamul Lail Semarakkan Malam 21 Ramadhan di Masjid Al-Akbar

Gubernur Khofifah Saksikan Final “Marbot Soccer League” di ASC Masjid Al-Akbar

KH M Haris Munawir Terpilih sebagai Ketua MUI Kecamatan Perak

Ceramah Subuh di Masjid Al-Akbar, Menag: Jangan Salahkan Orang dari Potongan Ceramah

Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article ISNU Surabaya Gelar Workshop Cyber Security bersama ITS dan MGMP Jatim
Next Article LPBI Tulungagung Rumuskan Program untuk Kawasan Rawan Bencana

Advertisement



Berita Terbaru

BPP MAS Terima Sertifikat Merek “Al-Akbar Ngaji Soccer”
Sospol
Pertama Kali, LPTNU Award 2026 Apresiasi Ilmuwan dan Akademisi PTNU
Nahdliyyin
15.000-an Jamaah Qiyamul Lail Semarakkan Malam 21 Ramadhan di Masjid Al-Akbar
Sospol
Gubernur Khofifah Saksikan Final “Marbot Soccer League” di ASC Masjid Al-Akbar
Sospol

You Might also Like

Sospol

Prof Ali Azis: Ekspresi itu meniru Rasulullah, Ekspresi itu terapi mental

05/03/2026
Sospol

Masjid Al-Akbar Surabaya Laksanakan Shalat Ghaib untuk Almarhum Jenderal TNI (Purn) H Try Sutrisno

03/03/2026
Sospol

Iftar/Berbuka di Gaza Utara, IKA Unair Bangkalan Bagikan Donasi kepada 370 Warga Palestina

28/02/2026
Sospol

Ketua Lakpesdam PWNU Jatim: Tantangan Abad Kedua NU adalah Literasi Digital

26/02/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?