By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Lesbumi PWNU Jatim Ingatkan Nafas Sufistik Sambut Muktamar Kebudayaan Nusantara 2025
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Lesbumi PWNU Jatim Ingatkan Nafas Sufistik Sambut Muktamar Kebudayaan Nusantara 2025
Nahdliyyin

Lesbumi PWNU Jatim Ingatkan Nafas Sufistik Sambut Muktamar Kebudayaan Nusantara 2025

29/01/2025 Nahdliyyin
SHARE

Surabaya, radar96.com – Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) PWNU Jatim mengingatkan Nafas Sufistik menyambut Lokakarya Pra-Muktamar Kebudayaan Nusantara 2025 di Wonopringgo, Pekalongan, 28-29 Januari 2025, menjelang Muktamar Kebudayaan Nusantara 2025 oleh Lesbumi PBNU.

Ketua Lesbumi PWNU Jatim, Riadi Ngasiran, dalam keterangan tertulis yang diterima di Surabaya, Rabu, mengingatkan “Nafas Sufistik” terkait pentingnya menengok sekaligus mempertimbangkan tradisi estetika Nusantara yang berakar pada nafas dan nilai-nilai sufistik.

“Kita bisa menilik kembali karya-karya sastra, suluk hingga puisi sebagai ekspresi yang telah berurat-berakar di bumi Nusantara. Suluk Wijil Sunan Bonang, tetembangan Sunan Kalijaga, hingga perdebatan Hamzah Fansuri dan Abdurrauf Singkily, terkait pelbagai ekspresi spiritual. Semuanya berakar pada nilai-nilai sufistik,” kata Riadi.

Menurut Riadi Ngasiran, Muktamar Kebudayaan Nusantara 2025 oleh Lesbumi PBNU hendaknya mendorong lembaga Kebudayaan NU itu untuk lebih memperhatikan pelbagai bentuk ekspresi seni di masyarakat yang berakar pada sufistik itu.

“Memang di masa lalu seni menjadi daya dorong untuk menarik perhatian masyarakat secara luas dalam mengembangkan dakwah. Namun, kini seni bisa menjadi wasilah untuk lebih mengajarkan pada nilai-nilai kebaikan dan menyebarkan nilai-nilai itu di bumi,” tuturnya.

Oleh karena itu, dirinya saat ini melakukan rihlah ilmiyah di Turki yang merupakan negeri Penyair Sufi Maulana Jalaluddin Rumi, untuk menguatkan karakter seniman Muslim, yang melekat sikap dan aktualisasi diri secara jernih dan sublim, dengan menghasilkan karya sastra yang transenden, serta ekspresi kesenian lain yang lebih menekankan pada kesadaran religiusitas.

Saat ini ekspresi budaya yang ditunjukkan lewat kesenian tradisional di masyarakat masih tetap memperoleh dukungan. Hal itu menjadikan tradisi kesenian terus hidup dan menjadi ruang ekspresi di tengah perubahan.

Esais dan aktivis gerakan kebudayaan itu menambahkan kebudayaan menjadi pengikat dan perekat masyarakat, khususnya umat Islam dari gempuran informasi dan paham-paham lain yang justru menjauhkan umat Islam dari masa lalunya.

“Bila politik cenderung memisah, maka Kebudayaan menjadi perekatnya. Kita harus selalu memperhatikan pesan Hadratussyaikh KH Muhammad Hasyim Asy’ari dalam Muqaddimah Qanun Asasi Nahdlatul Ulama, untuk menjaga keutuhan dan persatuan di tengah perubahan dan kemajuan,” tuturnya.

Dalam Muqaddimah Qanun Asasi NU, KHM Hasyim Asy’ari, menandaskan: “Sesungguhnya, sikap sosial, saling tolong-menolong, menjaga persatuan, kasih sayang dengan sesama adalah fakta yang tiada seorang pun tidak mengetahui manfaatnya. Bagaimana mau menolak, bahkan Rasulullah SAW pun pernah bersabda: ‘Kuasa Allah bersama jamaah (persatuan). Maka dari itu, berpisah dari jamaah (persatuan), merupakan pintu masuk bagi setan-setan untuk memangsanya sebagaimana serigala yang memangsa kambing yang terpisah dari rombongannya’.”

Pesan KHM Hasyim Asy’ari itu tetap harus menjadi perhatian para aktivis Lesbumi NU. “Lesbumi Nahdlatul Ulama mengemban tugas menjaga nilai Islam ala Ahlussunnah waljamaah dan mengembangkan Kebudayaan Nusantara yang khas meneduhkan dan membahagiakan,” ujar Riadi Ngasiran. (*/fpnu)

Iklan.

You Might Also Like

Sambut Dies Natalis ke-13 Unusa Luncurkan Sekolah Manajemen dan Kesehatan Berkelanjutan

Pesantren Krapak Mayong Muliakan Anak Yatim di Hari Asyuro

Unusa Tembus Tiga Besar Nasional untuk SDG Kesehatan

Presiden Minta Dukungan NU Atasi Kebocoran 346 Miliar Dolar AS ke Luar Negeri

Kritik Kapitalisme Global, ISNU Ingatkan Pentingnya Kemandirian Ekonomi Internasional

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Sambut Harlah 102 NU, MWC Jatirejo-Mojokerto Kunjungi Museum NU
Next Article IPNU Jatim Luncurkan Program Digital dan “Green Movement”

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

PDIP Jatim: Bulan Bung Karno Momentum Bumikan Ideologi Lewat Kerja Nyata
Uncategorized
“Liga Kampung Bung Karno” Disiapkan PDIP Bondowoso Jadi Kawah Candradimuka Pesepak Bola Muda
Sospol
Sambut Dies Natalis ke-13 Unusa Luncurkan Sekolah Manajemen dan Kesehatan Berkelanjutan
Nahdliyyin
Pesantren Krapak Mayong Muliakan Anak Yatim di Hari Asyuro
Nahdliyyin

You Might also Like

Nahdliyyin

PBNU Segera Tetapkan Tuan Rumah Muktamar ke-35 dalam Munas-Konbes

21/06/2026
Nahdliyyin

Semarakkan Munas-Konbes NU, ISNU Jawa Timur Gelar Halaqoh Nasional di UIT

19/06/2026
Nahdliyyin

NBI Usulkan Duet Kiai Alim dan Intelektual Muda Pimpin PBNU 2026-2031 

18/06/2026
Nahdliyyin

PWNU Jatim Siap Sukseskan Munas-Konbes NU di Ploso, Kediri

16/06/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?