Bondowoso, radar96.com – Peringatan Juni Bulan Bung Karno di Kabupaten Bondowoso dinilai bukan sekadar agenda mengenang jasa Proklamator Republik Indonesia, melainkan menjadi momentum membumikan nilai-nilai ideologi Bung Karno melalui berbagai kegiatan yang langsung menyentuh masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Bidang DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Rudi Afianto, M.Pd, saat menghadiri penutupan rangkaian Juni Bulan Bung Karno yang digelar DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bondowoso di halaman Kantor DPC PDI Perjuangan Bondowoso, Sabtu (27/6/2026).
Menurut Rudi, rangkaian kegiatan yang dilaksanakan DPC PDI Perjuangan Bondowoso menunjukkan bahwa ideologi partai diwujudkan melalui aksi-aksi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, bukan berhenti pada kegiatan seremonial.
“Apa yang dilakukan DPC PDI Perjuangan Bondowoso mempertegas bahwa PDI Perjuangan merupakan partai yang pro-rakyat. Momentum Bulan Bung Karno diisi dengan kegiatan-kegiatan positif yang mencerminkan kedekatan partai dengan masyarakat,” ujarnya.
Ia mencontohkan penyelenggaraan Liga Kampung Bung Karno sebagai bentuk pembinaan generasi muda melalui olahraga yang dekat dengan kehidupan masyarakat.
“Jangan hanya melihat kata ‘kampung’-nya. Saya berharap dari kompetisi ini lahir pemain-pemain sepak bola nasional asal Bondowoso. Sepak bola menjadi olahraga yang paling digemari masyarakat dan menjadi salah satu cara partai hadir di tengah rakyat,” katanya.
Selain olahraga, Rudi menjelaskan bahwa di berbagai daerah di Jawa Timur, Bulan Bung Karno juga diperingati melalui kegiatan penghijauan, penanaman mangrove, pelestarian lingkungan, hingga gerakan ketahanan pangan sebagai implementasi nilai perjuangan Bung Karno.
“Ketika ada pihak yang sibuk berbicara mengenai kekuasaan, PDI Perjuangan memilih hadir melalui kegiatan yang memberi manfaat bagi masyarakat. Inilah semangat yang terus kami jaga,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh kader menjadikan bulan Juni sebagai momentum merefleksikan ajaran Trisakti Bung Karno, yakni berdaulat dalam politik, berdikari dalam ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan.
Dalam kesempatan tersebut, Rudi turut mengundang masyarakat Bondowoso untuk berpartisipasi pada “Soekarno Run Jawa Timur” di Banyuwangi pada Agustus mendatang. Kegiatan tersebut akan diikuti peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur dengan total hadiah puluhan juta rupiah.
Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bondowoso, Sinung Sudrajad, S.Sos, menegaskan bahwa Bulan Bung Karno memiliki makna historis karena memuat tiga peristiwa penting bangsa, yakni Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni, Hari Lahir Bung Karno pada 6 Juni, dan Hari Wafat Bung Karno pada 21 Juni.
Menurutnya, seluruh rangkaian kegiatan yang dilaksanakan DPC PDI Perjuangan Bondowoso merupakan bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai perjuangan Bung Karno yang diwujudkan melalui semangat gotong royong.
“Yang harus kita warisi adalah ideologinya, kita warisi apinya, bukan kita warisi abunya. Perjalanan bangsa ke depan harus tetap berpijak pada nilai-nilai yang telah diwariskan Bung Karno,” ujar Sinung.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus, anggota Fraksi PDI Perjuangan, PAC, kader, sponsor, dan masyarakat yang telah bergotong royong menyukseskan seluruh rangkaian Bulan Bung Karno 2026.
Di akhir sambutannya, Rudi Afianto menyampaikan pesan filosofis kepada Sinung Sudrajad. Menurutnya, nama “Sinung Sudrajad” mengandung makna seseorang yang dianugerahi amanah dan kedudukan yang baik. Ia berharap amanah tersebut dipersembahkan untuk membesarkan PDI Perjuangan sekaligus mengabdi kepada masyarakat Kabupaten Bondowoso.
Melalui rangkaian Bulan Bung Karno 2026, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bondowoso menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan nilai-nilai perjuangan Bung Karno melalui kegiatan yang menyentuh kepentingan masyarakat, memperkuat gotong royong, serta membangun kesadaran ideologis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. (*/Rif)



