By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Ketua PWNU Jatim Pertanyakan “Isra’ Mi’raj” oleh HTI
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Uncategorized > Ketua PWNU Jatim Pertanyakan “Isra’ Mi’raj” oleh HTI
Uncategorized

Ketua PWNU Jatim Pertanyakan “Isra’ Mi’raj” oleh HTI

04/02/2025 Uncategorized
KH Abdul Hakim Mahfudz
SHARE

Surabaya, radar96.com – Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur KH Abdul Hakim Mahfudz (Kyai Kikin) mempertanyakan acara keagamaan “Isra’ Mi’raj” yang diadakan organisasi terlarang Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dengan mengerahkan massa di beberapa daerah.

“Peringatan Isra’ Mi’raj itu momentum mengenang kembali perjalanan Rasulullah SAW dari Mekkah ke Sidlratul Muntaha. Kalau peristiwa yang begitu sakral digunakan hanya untuk pengerahan massa itu justru tidak memperkuat keimanan, melainkan politis,” katanya di Surabaya, Selasa.

Kyai Kikin menilai banyak ibrah/hikmah yang terkandung dalam peristiwa yang seharusnya bisa menguatkan iman kepada Allah SWT, bukan dengan pengerahan massa, apalagi HTI itu organisasi terlarang berdasarkan Perppu Nomor 2 Tahun 2017 tentang Ormas yang telah disahkan menjadi UU Nomor 16 Tahun 2017.

“Sayang sekali kalau peristiwa sakral hanya digunakan pengerahan massa, apalagi HTI adalah organisasi terlarang, jadi segala bentuk aktivitas yang membawa atribut, simbol, maupun gagasan HTI adalah bertentangan dengan hukum di Indonesia,” katanya.

Pengasuh Pesantren Tebuireng, Jombang, Jatim itu menambahkan HTI sebagai pendukung khilafah merupakan gerakan anti-NKRI, meskipun mereka mengatasnamakan solidaritas untuk Palestina atau isu lainnya, karena itu aparat penegak hukum harus bertindak tegas.

Sementara itu, Ketua Lembaga Dakwah (LD) PWNU Jawa Timur Dr KH Syukron Djazilan Badri menyatakan pihaknya membuka program pesantren mualaf di Kantor PWNU Jawa Timur mulai 11 Februari 2025, untuk menguatkan nilai-nilai Islam Aswaja An-Nahdliyah, sekaligus bimbingan ibadah keseharian kepada para mualaf, serta menangkal radikalisasi seperti dilakukan HTI.

Setelah tahap pertama di Kantor LD PWNU Jawa Timur itu, kata dosen agama di Unusa itu, tahap berikutnya akan ditawarkan ke pesantren-pesanren di wilayah Jawa Timur dengan bekerja sama LD PCNU se-Jawa Timur.

“Kami juga akan menawarkan kepada LAZISNU sebagai mitra kerjasama untuk berperan memberikan modal bila para mualaf membutuhkan, sehingga kekuatan agama dan ekonomi akan dapat menangkal radikalisasi,” ujarnya.

Ia menambahkan HTI mengklaim mereka mengikuti Rasulullah dalam mendirikan Khilafah, padahal Rasulullah tidak pernah mendirikan Khilafah, tapi Daulah Nabawiyah. “HTI juga suka kudeta, padahal empat Sahabat Nabi selalu menegakkan musyawarah, lalu baiat,” katanya. (*/fpnu)

Iklan.

You Might Also Like

Semarak Pawai Ta’aruf Tahun Baru Islam, Suarakan Gerakan Bersih Lingkungan

7 Mahasiswa Unusa Lulus di Taiwan, Rektor Sampaikan Sambutan Wisuda

Puluhan biksu dari empat negara singgahi Masjid Al-Akbar Surabaya dalam perjalanan spiritual IWFP

Konversi Energi Kedua Republik Indonesia: Amanat Penderitaan Rakyat Madura

Tim Perumus PWNU Jatim Tuntaskan Materi Muskerwil dan Materi Usulan Munas NU

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article LD PWNU Jatim Persiapkan Buka Pesantren Mualaf Awal Bulan Ini
Next Article Sambut Ramadhan, Masjid Al-Akbar Surabaya Siapkan “Sparkling Ramadhan 1446 H”

Advertisement


Iklan.

Berita Terbaru

Diskominfo Bondowoso Pastikan Konektivitas Digital Pemerintahan Semakin Optimal
Sospol
Bondowoso Tingkatkan Produktivitas Tebu Melalui Program Bongkar Ratoon
Sospol
NBI Usulkan Duet Kiai Alim dan Intelektual Muda Pimpin PBNU 2026-2031 
Nahdliyyin
KHR Achmad Azaim Ibrahimy: Muharram, Momentum Menata Hati dan Menguatkan Ukhuwah
Sospol

You Might also Like

Uncategorized

Konsul Tiongkok Surabaya salurkan 200 Paket Ramadhan ke PWNU Jatim

13/03/2026
Uncategorized

Muslimat NU Hidupkan Nuzulul Quran dengan Berbagi Takjil kepada Masyarakat

09/03/2026
Uncategorized

448 Marbot dari 32 Masjid se-Jatim Ikuti Liga Marbot di ASC Masjid Al-Akbar

02/03/2026
Uncategorized

Napak Tilas Isyaroh Pendirian NU 2026, PCNU Surabaya: Teguhkan Ingatan Sejarah

04/01/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?