By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Selamanya Saya Santri, Al Azhaar Menjawab Zaman dengan Ilmu dan Khidmat
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Selamanya Saya Santri, Al Azhaar Menjawab Zaman dengan Ilmu dan Khidmat
Sospol

Selamanya Saya Santri, Al Azhaar Menjawab Zaman dengan Ilmu dan Khidmat

22/10/2025 Sospol
SHARE

Tulungagung, radar96.com – Di bawah langit pagi yang cerah pagi tadi, halaman utama Pesantren Al Azhaar Kedungwaru, Tulungagung dipenuhi gelombang putih-putih bersarung dan berpeci. Rabu (22/10/25) bukan hari biasa. Itu adalah Hari Santri Nasional (HSN). Hari di mana sejarah, khidmat, dan cita-cita bangsa berpadu dalam Resolusi Jihad Hadratusy Syaikh Hasyim Asy’ari.

Para santri berdiri tegak, bersiap menyambut tamu upacara Hari Santri Nasional, yaitu perwakilan kecamatan, perwakilan Polsek, Babinsa, Kepala Desa Rejoagung, Kepala Desa Kedungwaru, Dewan Syuro Pesantren Al Azhaar Kedungwaru, dan para guru serta para komite sekolah. Mereka bukan sekadar hadirin, tapi saksi atas semangat yang tak pernah padam, yaitu semangat santri menjaga negeri. Dalam tekad mengabadikan.

Tema HSN tahun ini adalah “santri siaga jiwa raga berkhidmat menjaga negeri”. Sebuah seruan yang bukan hanya slogan, tapi panggilan jiwa. Dalam amanahnya, KH Imam Mawardi Ridlwan menggemakan pesan Abuya Sayyid Muhammad Alawi Al Maliki Al Hasani: maa zilta tholiban. “Kalian semua selamanya adalah santri,” ujar beliau. Karena itu para santri harus berikrar “maa ziltu tholiban” (saya adalah santri selamanya).

“Tugas utamanya adalah menjaga eksistensi bangsa, mengabdi, dan membela negeri,” amanah Abah Imam.

Lebih lanjut Abah Imam menegaskan, Hari Santri Nasional lahir dari semangat Resolusi Jihad KH Hasyim Asy’ari, sebuah fatwa yang menggerakkan rakyat melawan penjajah. Maka, menjadi santri bukan hanya belajar fiqh dan nahwu, tapi juga menanamkan akhlak, ilmu, dan khidmat sebagai benteng bangsa.

Acara semakin khidmat saat KH Lukman Hakim, Pengasuh Ribath Al Azhaar Rejoagung Tulungagung memimpin tahlil untuk Walisongo, pendiri NU dan pendiri Muhammadiyah, para Presiden RI yang telah wafat, serta para pejuang Pesantren Al Azhaar. Doa-doa mengalir, menghubungkan masa lalu yang mulia dengan masa depan yang penuh harapan. Tahlil sebagai tradisi Ahlussunnah Waljama’ah. Usai tahlil dilanjutkan dengan potong tumpeng oleh Abah Imam yang diberikan kepada para tamu undangan.

Suasana pun berubah menjadi meriah saat paduan suara santri menggemakan Yalal Wathon, lagu HSN yang dikumandangkan sebelum pembina upacara meninggalkan lapangan. Seusai upacara HSN dilanjutkan dengan menggemakan lagu-lagu perjuangan. Bukan sekadar nyanyian, tapi gema cinta tanah air yang tumbuh dari hati yang berkhidmat.

Penampilan para santri sangat baik di akhir HSN. Mereka menunjukkan kemampuan beladiri, berpidato, dan tari zafin sebagai ciri santri.

Iklan.

You Might Also Like

Imam Masjid Al-Akbar: Haji adalah Miniatur Kehidupan

Masjid Al-Akbar Surabaya Kembangkan “Bioflok Ikan” berbasis Teknologi RAS

Perkuat Digipreneur, Al Yasmin Hadiri Rakor Rencana Pengembangan Pesantren

Sowan Rektor, Pesantren Digipreneur Al Yasmin Perkuat Kolaborasi dengan UPN “Veteran” Jawa Timur

Hari Puisi Nasional, Unusa Luncurkan Buku Puisi Karya Dosen dan Hadirkan Sejumlah Tokoh Sastra

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Gelar Upacara Hari Santri, Kobarkan Semangat Santri untuk Peradaban Dunia
Next Article Pesantren Tambakberas Keluarkan Manifesto Santri

Advertisement



Berita Terbaru

Waketum PP ISNU Prof Mas’ud Said Lantik 95 Pengurus Baru ISNU Blitar
Nahdliyyin
Imam Masjid Al-Akbar: Haji adalah Miniatur Kehidupan
Sospol
Masjid Al-Akbar Surabaya Kembangkan “Bioflok Ikan” berbasis Teknologi RAS
Sospol
Perkuat Digipreneur, Al Yasmin Hadiri Rakor Rencana Pengembangan Pesantren
Sospol

You Might also Like

Sospol

Pemkot dan Kemenag Surabaya bentuk Pondok Pesantren Tangguh Bencana

27/04/2026
Sospol

Jangan Lompat Urutan, Institut Sarinah Ingatkan DPR Jaga Integritas Seleksi Pimpinan Ombudsman

25/04/2026
Sospol

Komisaris Polisi itu Kini Lulus Sarjana Akuntansi di Unusa

22/04/2026
Sospol

Gubernur Khofifah dan Wakil Dubes Mesir bahas “sister province” di Masjid Al-Akbar

20/04/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?