Jakarta, Radar96.com – PENGAMAT politik Pangi Syarwi Chaniago mengatakan, KIB belum memiliki ‘lem perekat’ sehingga para Parpol anggotanya, Golkar, PAN dan PPP, belum bisa satu suara tentang Capres-Cawapres mereka.
“Jadi saya melihat KIB sejauh ini tidak punya lem perekat koalisi, lem perekat koalisi itu adalah kandidasi, sementara sejauh ini KIB belum mendeklarasikan calon presiden dan wakil presiden dari 3 Parpol ini, baik Golkar, PPP maupun PAN,” ujar Pangi, yang juga CEO & Founder Voxpol research and consulting, hari ini (27/02/23).
Karena itulah, ‘bola liar’ Capres-Cawapres dari Parpol anggota KIB mengarah ke banyak nama. Para Ketua Umum pun mengincar posisi tersebut, namun masih sebatas Cawapres. ”Sejauh ini belum ada Capres-Cawapres potensial dari kader KIB, positioning mereka baru Cawapres. Tentu partai di koalisi KIB juga melihat potensi dan kans menang.” sebut Pangi.
Menurut Pangi, Golkar akan tetap mengusung Ketum Airlangga sebagai Capres, karena pengalaman dia sebagai pejabat negara dan politikus. Bahkan, Ketum Airlangga kerap didorong sebagai Capres KIB. “Namun dua partai lagi tentu sedang berupaya mengusung kader partai mereka, “ kata Pangi.
Sebelumnya Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan menyebut nama pasangan Capres-Cawapres PAN adalah Ganjar Pranowo-Erick Thohir. “Itu bagian dari strategi, mendukung yang kira-kira pasangan Capres Cawapres yang bakal menang.” tandas Pangi.
Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan (Zulhas) menyodorkan nama Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Menteri BUMN Erick Thohir ke Presiden Joko Widodo saat pidato pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemenangan Pemilu 2024 dan Workshop di Kota Semarang, Jawa Tengah. Zulhas juga menyebut keduanya populer di PAN.
Peluang Airlangga
Sementara itu, pengamat politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio menilai hal itu menjadi penguat bahwa Koalisi Indonesia Bersatu merupakan koalisi yang dibentuk untuk mengusung Ganjar Pranowo.
“Ya kan kalau dari Rakornas PAN semakin jelas itu prediksinya bahwa memang KIB ini dibentuk untuk menyelamatkan Ganjar,” terang sosok yang akrab disapa Hensat.
Pendiri Lembaga Survei KedaiKOPI itu juga menyebut Ganjar sempat ditantang PAN untuk berani memutuskan maju dari partai berlambang matahari. “Dan kemarin Ganjar ditantang oleh PAN, berani gak nyapres dari PAN meski meninggalkan PDIP,” tegasnya.
Oleh sebab itu, menurut Hensat, Ganjar saat ini dalam kondisi punya kepercayaan diri sekaligus cemas. “Percaya diri karena dicalonkan oleh PAN, tapi deg-degan kalau PDIP juga marah,” sambungnya.
Jika Ganjar diprediksi mulus berada di KIB, maka lain halnya dengan Erick Thohir. Menteri BUMN itu dinilai akan berat untuk bersaing dalam perebutan posisi Cawapres di KIB. Karena Erick akan menghadapi Airlangga Hartarto yang merupakan Ketua Umum Golkar.
“Ya susah ya, karena AH kan pemegang tiket. Jadi kalau berhadap-hadapan sama Erick Thohir itu agak berat. Kecuali ada tawaran-tawaran yang menggiurkan buat Golkar,” pungkas Hensat.(***)



