Surabaya, radar96.com – Masjid Nasional Al Akbar Surabaya (MAS) memiliki Majelis Jamaah Tartil Bakda Subuh (JTBS) “Ar Raudlah” MAS yang beranggotakan para pensiunan, baik pensiunan instansi negeri maupun swasta, namun juga anggota kalangan muda yang istiqomah sholat subuh di MAS.
“Majelis Ar Raudlah yang dibimbing oleh KH Abdul Hamid Abdullah itu sudah berdiri tahun 2003 atau tiga tahun setelah Masjid Al Akbar diresmikan oleh Presiden Ke-4 KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur),” kata Ketua JTBS Ar Raudlah, H Heri Santoso, dalam keterangannya di Surabaya, Jumat.

Selain belajar baca tartil Al Qur’an pada setiap Senin-Sabtu, Majelis JTBS juga memiliki program rutinan tiap hari Jumat dengan materi bergantian, yakni membaca Surat Yasin, Al Waqi’ah, Al Mulk dan Al Kahfi, membaca dhiba’, Membaca Surah Ar Rahman, Al Waqiah, Al Mulk dan istighotsah dihari Sabtu.
Tidak hanya itu, Majelis JTBS Ar Raudlah juga memiliki program olahraga, wisata, sosial dan Umroh
Dalam kesempatan itu, jamaah yang tergabung dalam Majelis JTBS Ar Raudlah, H Hariadi Purwanto, mengaku bahagia karena bisa istiqomah mengikuti kegiataan Subuhan di Masjid Nasional Al Akbar. Selain itu, bisa istiqomah jamaah sholat, mereka juga mendapatkan kepuasan spiritual.
Sementara itu, Jamaah JTBS Ar Raudlah yang lain, Hj Endang Tjahya Gunawan berharap dirinya selalu cinta Al Qur’an. “Dengan mengiktuti JTBS, saya sangat ingin agar selalu membaca dan mendengar bacaan Al Qur’an hingga akhir hayat,” ujar Bu Gun, panggilan akrabnya.
Mengenai aktivitas para pensiunan di MAS itu, Humas Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, H Helmy M Noor, berharap inovasi Masjid Nasional Al Akbar Surabaya dengan Majelis Tartil Bakda Subuh ini bisa direplikasi oleh masjid lain di seluruh Nusantara.
“Sudah 20 tahun lebih, JTBS menghidupi syair subuh di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya. Semoga jamaah makin bertambah banyak dan bisa direplikasi oleh masjid lainnya,” kata Helmy.
Selain Majelis JTBS Ar Raudlah yang menaungi pensiunan, Masjid Al Akbar juga memiliki Majelis Subuh GenZI (MSG) yang diadakan setiap hari Minggu pada minggu pertama dalam setiap bulan. MSG sudah menghadirkan sejumlah ustadz milenial, diantaranya ustadz Hannan Attaki (Juni), Kadam Sidik (Juli), dan Haneen Akira (Agustus). (*/mas)



